“Yang lebih parah itu pak, sebelah barat jembatan Buntal, itu persis seperti kubangan kerbau, sehingga banyak kendaraan roda dua maupun roda empat yang terpeleset dan tertanam akibat lumpur dan licin pak¸ “ paparnya.
Ruas jalan tersebut¸ kata Yohanes¸ menjadi jalur alternatif menuju Ruteng¸ ibukota Kabupaten Manggarai yang sudah lama mengalami kerusakan dan belum dibaiki. Khususnya dimusim hujan antara Januari hingga April¸ tidak terlihat bagian mana yang berlubang dan mana yang tidak karena tertutup air dan lumpur.
Yohanes berharap, Pemerintah Daerah (Dinas PUPR NTT¸ red) memperhatikan pengerjaan jalan tersebut. “Setidaknya datang meng-cross check langsung ke lapangan¸ agar tahu kondisi jalan di kampung sini¸ karena akses jalan juga mempengaruhi perekonomian warga¸” ujarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara itu¸ Direktur PT. Bina CitraTeknik (BCT)¸ Kosmas Heng yang dikonfirmasi tim media ini melalui pesan WhatsApp/WA dan pesan short message service (SMS) pada Rabu (20/01/2021)¸ meyakinkan bahwa proyek tersebut dapat dituntaskan (diselesaikan¸ red) tepat waktu. “Siap pa, bisa….(bisa dituntaskan¸ red).

Ikuti Kami
Subscribe































