Migel Heret Beama, S.Pd, Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Rote Ndao
onlinentt.com-Rote Ndao- Kepada lebih kurang 80 orang warga masyarakat yang hadir di pertemuan resesnya, di Dusun Ampano Desa Oenggae Kecamatan Pantai Baru, Minggu, (07/09/2025), pada Pukul 18.00 wita, Migel Heret Beama, S.Pd, Ketua Komisi lll DRPD Rote Ndao, meminta agar masyarakat Kecamatan Pantai Baru, khususnya Dusun Ampano Desa Oenggae, mendukung dan berdoa buat Bupati dan Wakil Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, SH, dan Apremoi Dudelusi Dethan.
Pasalnya, di era kepemimpinan kedua orang nomer satu dan dua ini, telah menunjukan kemajuan bagi Rote Ndao ke depannya. Misalnya, dari “mengamen”, pada beberapa kementerian di Jakarta, telah bergulir sejumlah triliun rupiah ke Kabupaten Rote Ndao.
“Salah satunya, tambak garam yang berskala nasional dan termasuk salah satu terbesar di asia tenggara,” pungkas Migel Heret Beama, yang mendapat tepuk tangan dari Imam Masjid Al-rahman Oenggae, Laode Maeling, Kepala Desa Oenggae, Amirul Kasopa, pengurus Masjid dan lebih kurang 80 orang Umat Muslimin dan Muslimah yang hadir di reses tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain itu, Migel juga menyampaikan pembangunan tambak garam ini akan merekrut lebih kurang 26 ribu orang tenaga kerja dengan gaji yang sangat menjanjikan, di mana akan sesuai Uang Makan Regional, (UMR).
“Dan sudah pasti anak-anak Rote Ndao akan terakomodir dengan gaji lebih kurang dua jutaan,” sebut dia.
Dikatakan pula, dengan adanya efiensi anggaran Dana Alokasi Umum, (DAU), Kabupaten Rote Ndao oleh pemerintah pusat, membuat sejumlah pelayanan pembangunan infrastruktur tidak terlayani secara tuntas. Hal ini tentu, sambung Migel, sebagai Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, berencana atas nama masyarakat melakukan peminjaman uang ke Bank NTT, sebanyak 100 millyard. Namun melalui sejumlah pertimbangan, Bupati Henuk baru mengajukan 30 millyard rupiah.
“Jumlah sebanyak 30 millyard itu sebagai kompensasi dari pada 55 milllyard yang telah diefisiensi oleh pemerintah pusat. Nanti dari dana ini akan dipergunakan untuk pelayanan pembangunan infrastruktur dan lainnya,”ucapnya.
Masih diteruskan Migel, sesuai penjelasan Bupati kepada DPRD, pengembaliannya, (cicilan), akan dilakukan selama masa kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati tetapi setelah diajukan baru-baru ini, sebagian DPRD menolak. Alasannya, bila dipaksakan dalam sidang perubahan anggaran maka dengan limid waktu pekerjaan fiaik tidak mencukupi. Apalagi, kini sudah menjelang musim penghujan. Oleh karena itu, baru akan diajukan nanti pada sidang anggaran induk,” urainya.
Mengakhiri pernyataannya, Migel Heret, juga meminta masyarakat setempat untuk mendoakan rencana Bupati dan Wakil Bupati Rote Ndao itu, agar ketika diajukan ke DPRD dalam sidang anggaran induk Tahun 2026, dapat berjalan lancar.
Halaman : 1 2 Selanjutnya











p



















