Sebuah goresan Kecil Untuk Sang Pemimpin Yang Terlahir dari Rahim Perih

- Redaksi

Kamis, 29 Januari 2026 - 08:29 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Johanes Henuk Editor : redaksi
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

onlinentt.com-Rote Ndao-Puluhan tahun telah berlalu tapi ada kisah yang masih membekas di sebuah negeri kecil yang terisolasi oleh perkembangan zaman.

 

Kala itu, mentari terkesan enggan menyapa bumi, terdengar sebuah langkah kecil berderap mengikuti waktu tanpa tuntutan moril.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Ditinggal pergi oleh orang orang yang menghadirkannya, dunia terasa kosong, tersisa hanya tanya yang tak terjawab dan perih yang slalu menyayat hati.

 

Sosoknya tak dianggap. Figurnya tak dihargai. Selalu mendapat sapaan yatim piatu, bagi mereka yang merasa iba.

Baca Juga :  Sehubungan Berita onlinentt.com, "Bantuan Kepada Warga Terdampak Badai Seroja oleh Yayasan WVI dan Pemdes Papela Diduga Salah Sasaran dan Terkesan Sangat Rahasia", Begini Klarifikasi Yayasan WVI

 

Namun di dada, api semangat enggan padam berupa doa yang setiap waktu terangkat dalam setiap tarikan nafas tak berucap.

Sering di kedalaman malam dingin dilalui tanpa belaian kedua sosok yang telah pergi.

Rindu terkadang terlalu kuat menjelma menjadi air mata. Tetapi sunyi kerap menguatkan dan mengajarkan tentang keteguhan, bahwa air mata adalah impian ntuk meraih cita-cita.

Waktu itu, meski usia masih terbilang kanak kanak namun tiidak ada belas kasihan yang diminta dari orang-orang yang mengasuhnya. Yang ada hanya tekad yang membara bercampur emosi mengikuti berjalannya kehidupan.

Baca Juga :  Episode VIII, Menapaki Sejarah Pohon Lontar Versi Orang Rote Ti

Dia belajar dari hantaman angin kepada beringin muda yang berakar menembus tanah, walau tanpa bimbingan moril; tetap berjuang, menambal dan menyulam harapan dari untaian sobekan yang melebar.

Rembulan yang berdarah seakan menangis melihat sosoknya yang tertatih karena tiada pundak untuk bersandar dan dada untuk menelungkupkan harapan. Hanya bumi yang seakan membisu menghitung setiap keluh dan piluh yang menetes.

Tak terasa waktu begitu cepat berputar, tahun pun berganti dan tak seorang pun menyangka perih, piluh dan kepahitan itu menjelma dan memberi makna bagi sebuah negeri.

Baca Juga :  Gubernur Minta Kepala Daerah Upaya Keras Cegah Peningkatan Kematian Pasien Covid-19

Anak yatim piatu itu, kini berdiri tegak menjadi sosok seorang pemimpin di negeri seribu kisah.

Datang dari ketiadaan dan kekurangan, dirinya sangat tahu dan paham akan kekurangan, lapar dan terinjak.

Segudang harap dan impian di pundaknya, dia bagai cahaya lilin di tengah kegelapan.

Pemimpin muda berkarakter yang terlahir dari sejuta perih. Anak Yatim piatu yang menjadi tameng dari setiap insan di negeri seribu kisah yang hadir penuh damai dari luka yang telah disembuhkan. *

 

Berita Terkait

Saat Air Mata Jatuh, Paulus Henuk Hadir Membawa Doa: Penghiburan Bagi Keluarga Henry John Mesach
Empati Seorang Pemimpin: Paulus Henuk Menguatkan Keluarga Sekda Rote Ndao dalam Masa Dukacita
Kolaborasi Ilmiah dan Tata Kelola Kolaboratif, Bupati Paulus Henuk Perkuat Strategi Pengentasan Kemiskinan dan Stunting di Rote Ndao
Dari Silaturahmi Menuju Penguatan Sinergi, Bupati Paulus Henuk Sambut Kepala Kantor Pertanahan yang Baru
Bupati Paulus Henuk Perjuangkan Dukungan Pusat, Rote Ndao Bidik Percepatan Rehabilitasi Pascabencana dan Industri Garam Nasional
Evaluasi Triwulan III, Bupati Paulus Henuk Dorong OPD Percepat Realisasi Program dan Perkuat Kualitas Pelayanan Publik
Bangun Mimpi dari Pulau Selatan: Bupati Paulus Henuk Antar 20 Putra-Putri Rote Ndao Raih Pendidikan Berkualitas Lewat Program ADEM 2026
Dari Rumah Jabatan, Bupati Paulus Henuk Matangkan Rencana Pengembangan Energi Berkelanjutan

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 05:51 WITA

Festival Rote Malole 2026 Jadi Ruang Hidupkan Warisan Budaya Rote Ndao

Kamis, 13 Agustus 2026 - 06:42 WITA

Halo #SobATRBPN, Kementerian ATR/BPN terus bertransformasi untuk menghadirkan pelayanan pertanahan yang lebih cepat, aman, dan modern.

Selasa, 11 Agustus 2026 - 15:59 WITA

Dari Oebatu Letekik, Suara Rakyat Menjadi Peta Perjuangan Melkianus Haning

Kamis, 6 Agustus 2026 - 06:01 WITA

Dari Kupang untuk Rote Ndao: Paulus Henuk Kawal Agenda Pertanahan Demi Masa Depan Pembangunan Daerah

Senin, 27 Juli 2026 - 21:04 WITA

Bupati Paulus Henuk Lepas Kepergian ASN Dinas Perhubungan, Tegaskan Pengabdian Tak Pernah Berakhir oleh Waktu

Senin, 27 Juli 2026 - 20:57 WITA

Bupati Paulus Henuk Matangkan Agenda Reformasi Birokrasi, Pengisian Jabatan Strategis Jadi Prioritas Agustus 2026

Senin, 27 Juli 2026 - 20:48 WITA

Bangun Pendidikan Berbasis Kolaborasi, Bupati Paulus Henuk Siapkan Forum Peningkatan Kapasitas Guru dan Kepala Sekolah

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:43 WITA

Kolaborasi Ilmu dan Pemerintahan, Bupati Paulus Henuk Sambut Pengabdian Undana untuk Percepat Pembangunan Berbasis Potensi Lokal

Berita Terbaru