onlinentt.com – Rote Ndao | Pemerintah Kabupaten Rote Ndao terus membuka ruang kolaborasi lintas sektor dalam mendorong pengembangan potensi daerah, khususnya sektor pariwisata yang menjadi salah satu kekuatan strategis daerah kepulauan tersebut.
Upaya itu salah satunya diwujudkan melalui Focus Group Discussion (FGD) bersama Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Nusa Tenggara Timur (Prov-NTT) yang membahas peran bidang transmigrasi dalam mendukung penyelenggaraan kepariwisataan di Kabupaten Rote Ndao.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk melihat lebih jauh keterkaitan antara pembangunan kawasan transmigrasi dengan pengembangan destinasi wisata, pemberdayaan masyarakat serta penguatan ekonomi lokal.
Dalam diskusi, perhatian diarahkan pada bagaimana kebijakan dan program transmigrasi tidak hanya dipandang dari aspek penataan kawasan dan kependudukan, tetapi juga dapat memberikan kontribusi terhadap pembangunan sektor pariwisata.
Potensi wisata Rote Ndao yang tersebar di berbagai wilayah membutuhkan dukungan infrastruktur, sumber daya manusia, pemberdayaan masyarakat serta tata kelola kawasan yang terintegrasi.
Karena itu, sinergi antarperangkat daerah dan pemangku kepentingan menjadi bagian penting dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
Melalui FGD tersebut, berbagai masukan dan pandangan diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus penguatan dalam pelaksanaan program pemerintah daerah ke depan.
Kolaborasi antara pemerintah daerah dan BPK RI Perwakilan NTT juga menjadi bagian dari upaya memastikan setiap kebijakan dan program pembangunan dilaksanakan secara efektif, transparan serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Bagi Kabupaten Rote Ndao, pengembangan pariwisata tidak semata-mata berkaitan dengan peningkatan jumlah kunjungan wisatawan.
Lebih dari itu, sektor pariwisata diharapkan mampu menciptakan peluang ekonomi baru, membuka lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat hingga ke wilayah perdesaan.
Dengan adanya pembahasan mengenai keterkaitan transmigrasi dan kepariwisataan ini, Pemkab Rote Ndao diharapkan dapat terus memperkuat pola pembangunan yang mengintegrasikan berbagai sektor.
“Dari kawasan transmigrasi menuju penguatan ekonomi lokal dan pariwisata,” menjadi semangat yang dapat dikembangkan untuk menjadikan potensi wilayah sebagai kekuatan pembangunan daerah.
FGD bersama BPK RI Perwakilan NTT pun diharapkan tidak berhenti sebagai forum diskusi, tetapi dapat menghasilkan rekomendasi yang konstruktif bagi penyempurnaan program dan kebijakan pembangunan Kabupaten Rote Ndao ke depan.*




















