41 Tahun Bukan Sekadar Angka, Temu Kangen SNAKMA/SPP/SMK-PP Negeri Kupang Satukan Kembali Mereka yang Pernah Berjuang Bersama

- Redaksi

Minggu, 6 September 2026 - 22:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : John Henuk Editor : Redaksi
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

onlinentt.com-Kupang | Waktu boleh terus berjalan, generasi boleh silih berganti, namun kenangan dan ikatan persaudaraan yang lahir dari sebuah tempat pengabdian tidak mudah hilang begitu saja.

 

Suasana penuh keakraban dan nostalgia mewarnai kegiatan temu kangen keluarga besar SNAKMA/SPP/SMK-PP Negeri Kupang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Kegiatan tersebut menjadi momentum istimewa untuk mengenang perjalanan panjang selama 41 tahun yang telah dilewati bersama.

 

Temu kangen ini mempertemukan para mantan guru, mantan pegawai serta alumni lintas angkatan dalam sebuah ruang kebersamaan.

 

Mereka kembali bertemu, bercengkerama dan mengenang berbagai cerita perjalanan masa lalu yang pernah menjadi bagian penting dalam kehidupan masing-masing.

 

Bagi sebagian peserta, pertemuan tersebut bukan sekadar agenda berkumpul.

 

Lebih dari itu, temu kangen menjadi kesempatan untuk kembali membuka lembaran kenangan tentang masa-masa ketika mereka bersama-sama mengabdikan diri, belajar, bekerja dan tumbuh dalam lingkungan pendidikan SNAKMA/SPP/SMK-PP Negeri Kupang.

Baca Juga :  Dua Husin Bertemu Bupati Rote Ndao, Berdiskusi, Berkolaborasi dan Tukar Gagasan Dalam Semangat Kebersamaan

 

Ada tawa yang kembali hadir, ada cerita lama yang kembali dikenang, serta ada rasa haru ketika para sahabat dan keluarga besar yang telah lama tidak berjumpa akhirnya dapat duduk bersama dalam suasana penuh kekeluargaan.

 

Perjalanan selama 41 tahun tentu bukan waktu yang singkat. Di dalamnya tersimpan berbagai cerita, perjuangan, keberhasilan, tantangan hingga perubahan zaman yang telah dilewati bersama.

 

Para alumni yang dahulu menimba ilmu kini telah menjalani berbagai profesi dan pengabdian di tengah masyarakat. Demikian pula para guru dan pegawai yang pernah menjadi bagian dari perjalanan lembaga pendidikan tersebut telah meninggalkan jejak pengabdian yang tidak mudah dilupakan.

Baca Juga :  Menikmati Segarnya Pagi di Kolam Kanda Raja, Destinasi Rekreasi Nyaman di Sanggaoen

 

Momentum temu kangen ini sekaligus menjadi pengingat bahwa hubungan kekeluargaan yang dibangun selama berada di lingkungan SNAKMA/SPP/SMK-PP Negeri Kupang tidak berhenti ketika seseorang menyelesaikan masa pendidikan maupun tugas pengabdiannya.

 

Semangat kebersamaan tersebut dirangkum dalam sebuah tekad bersama: “Satu Tekad, Satu Aksi, Satu Tujuan — SNAKMA/SPP/SMK-PP Negeri Kupang Tetap Bersama.”

 

Kalimat tersebut bukan sekadar slogan, melainkan menjadi simbol semangat untuk terus menjaga persaudaraan, memperkuat komunikasi dan membangun kontribusi bersama bagi kemajuan almamater.

 

Temu kangen juga menjadi ruang untuk mempertemukan berbagai generasi.

 

Alumni lintas angkatan dapat saling mengenal, berbagi pengalaman dan mempererat kembali tali persaudaraan yang mungkin sempat renggang karena jarak dan kesibukan masing-masing.

Baca Juga :  Bupati Yosef Lede: Duka Flores Adalah Duka Kita, Persaudaraan NTT Harus Terus Dijaga

 

41 tahun perjalanan akhirnya mempertemukan kembali mereka dalam satu suasana.

 

Hari itu, tidak ada sekat antara mantan guru, mantan pegawai maupun alumni. Semua hadir sebagai satu keluarga besar yang memiliki cerita dan sejarah yang sama.

 

Dari pertemuan sederhana tersebut lahir kembali sebuah pesan penting: sejauh apa pun langkah kaki membawa pergi, tempat di mana seseorang pernah belajar, mengabdi dan tumbuh akan selalu memiliki ruang tersendiri di dalam kenangan.

 

Dan bagi keluarga besar SNAKMA/SPP/SMK-PP Negeri Kupang, 41 tahun bukanlah akhir dari sebuah perjalanan, melainkan bagian dari sejarah panjang yang terus diwariskan dari satu generasi kepada generasi berikutnya.*

Berita Terkait

Bupati Yosef Lede: Duka Flores Adalah Duka Kita, Persaudaraan NTT Harus Terus Dijaga
Jejak Sang Perintis, Muhammad Aksa Isa dan Fondasi Panjang SMA Negeri 1 Lobalain
Dari Lontar ke Masa Depan, Bupati Paulus Henuk Dorong Pemuda Rote Ndao Jadi Agen Perubahan
Menikmati Segarnya Pagi di Kolam Kanda Raja, Destinasi Rekreasi Nyaman di Sanggaoen
Jejak Kasih Tak Pernah Hilang, Bupati Paulus Henuk Hadiri Upacara Perpindahan Tulang Belulang Almarhum Johanis Feoh di Busalangga
Validasi Desil Jadi Fokus Pemkab Rote Ndao, Bupati Paulus Henuk Dorong Akurasi Data untuk Perkuat Perlindungan Sosial
Hati Seorang Ibu untuk Anak Negeri, Bunda PAUD Rote Ndao Awali Kunjungan Perdana Tanamkan PHBS Sejak Dini
Lepas dengan Hormat, Hargai Pengabdian: Bupati Paulus Henuk Tegaskan Purna Bakti adalah Warisan Keteladanan

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 02:49 WITA

Bupati Paulus Henuk Buka Ruang Kolaborasi Bersama BGBL, Perkuat Pendidikan di Rote Ndao

Rabu, 26 Agustus 2026 - 03:59 WITA

Dari Ruang Kelas ke Rumah Jabatan, Relawan Rote Ndao Mengajar Bagikan Cerita Inspiratif

Senin, 24 Agustus 2026 - 22:24 WITA

Dari SMA Negeri 1 Lobalain Jemput Mimpi, Mai Fali dan Rote Mengajar Hadir Menyalakan Inspirasi Generasi Muda

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 00:57 WITA

Rote Ndao Mengajar 2026 Ajak Warga Ba’a Jadi Host Family, Buka Ruang Kolaborasi untuk Pendidikan Anak Rote Ndao

Selasa, 11 Agustus 2026 - 07:10 WITA

Dari Jakarta untuk Nusa Lontar: Paulus Henuk Ajak Ketua Yayasan Pendidikan Astra Hadir di Rote Mengajar

Senin, 10 Agustus 2026 - 23:53 WITA

Semangat Kemerdekaan Dihidupkan di SMAN 1 Lobalain, Dari Lomba Tumbuh Karakter dan Percaya Diri Siswa

Kamis, 30 Juli 2026 - 03:56 WITA

Satukan Gagasan dari Kupang, Paulus Henuk Matangkan Langkah Besar Program Rote Mengajar

Selasa, 28 Juli 2026 - 22:17 WITA

Rote Ndao Siapkan Putra Daerah Menjadi Tenaga Profesional di Kawasan Industri Garam Nasional

Berita Terbaru

Lintas Nusa

Disdik Rote Ndao Sepi Pegawai dan Pengunjung, Ada Apa?

Jumat, 4 Sep 2026 - 09:47 WITA