onlinentt.com – Rote Ndao – Pemerintah Kabupaten Rote Ndao terus memperkuat langkah strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) lokal yang kompeten guna mendukung pengembangan Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN) di Kabupaten Rote Ndao.
Komitmen tersebut ditunjukkan melalui pertemuan lanjutan bersama Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, SH, sebagai tindak lanjut atas rapat sebelumnya antara Pemerintah Kabupaten Rote Ndao dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia (KKP-RI).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pertemuan tersebut membahas persiapan pelaksanaan pendidikan dan pelatihan (diklat) bagi calon tenaga kerja bersertifikat yang akan diprioritaskan bagi alumni Program Nautika Kapal Penangkap Ikan (NKPI) dan APAT SMK Negeri 1 Lobalain.
Program ini menjadi salah satu langkah nyata Pemerintah Kabupaten Rote Ndao dalam memastikan masyarakat lokal memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia industri. Dengan bekal pelatihan dan sertifikasi, para lulusan diharapkan mampu mengisi berbagai peluang kerja yang akan terbuka seiring berkembangnya K-SIGN di Rote Ndao.
Bupati Paulus Henuk menegaskan bahwa pembangunan kawasan industri garam nasional harus memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, terutama generasi muda Rote Ndao. Karena itu, penyiapan tenaga kerja lokal menjadi prioritas agar putra-putri daerah tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga menjadi pelaku utama dalam pembangunan sektor industri garam.
Selain meningkatkan keterampilan teknis, program diklat dan sertifikasi ini diharapkan mampu menciptakan SDM yang profesional, disiplin, dan memiliki daya saing tinggi sesuai standar kompetensi yang dibutuhkan industri kelautan dan perikanan.
Melalui kolaborasi yang erat antara Pemerintah Kabupaten Rote Ndao, KKP-RI, dan SMK Negeri 1 Lobalain, diharapkan proses penyiapan tenaga kerja dapat berjalan optimal sehingga ketika K-SIGN mulai beroperasi, kebutuhan tenaga kerja dapat dipenuhi oleh sumber daya manusia lokal yang telah memiliki kompetensi dan sertifikasi.
Langkah ini menjadi bagian dari visi Pemerintah Kabupaten Rote Ndao untuk membangun daerah melalui peningkatan kualitas SDM sekaligus membuka peluang kerja yang lebih luas bagi masyarakat.
Kehadiran K-SIGN diharapkan tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, tetapi juga menjadi momentum lahirnya tenaga-tenaga profesional asal Rote Ndao yang mampu bersaing di tingkat nasional.*




















