Agen Anti Perundungan SMA Negeri 1 Lobalain Didorong Jadi Garda Terdepan Ciptakan Sekolah yang Aman

- Redaksi

Senin, 14 September 2026 - 15:11 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Humas SMA Negeri 1 Lobalain Editor : Redaksi
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

onlinentt com -Rote Ndao — Sekolah yang aman tidak lahir hanya dari aturan yang tertulis di atas kertas. Ia tumbuh dari kepedulian, keberanian untuk saling melindungi, serta kesediaan setiap warga sekolah untuk menghargai satu sama lain.

 

Semangat itulah yang dibangun SMA Negeri 1 Lobalain melalui kegiatan Anti Perundungan yang digelar di Aula SMA Negeri 1 Lobalain, Sabtu, 12 September 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Mengusung tema “Menciptakan Budaya Sekolah yang Aman, Peduli dan Bebas Perundungan”, kegiatan yang berlangsung pukul 10.00–12.00 WITA tersebut diikuti seluruh pengurus Agen Anti Perundungan SMA Negeri 1 Lobalain.

 

Kegiatan ini menghadirkan Martha Yanti Teuf, S.Pd, Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana dan Prasarana sekaligus Guru Bimbingan dan Konseling (BK) SMA Negeri 1 Lobalain, sebagai pemateri.

 

Dalam penyampaiannya, Martha menegaskan bahwa keberadaan Agen Anti Perundungan bukan sekadar simbol atau pelengkap kegiatan sekolah.

 

Para anggota memiliki tanggung jawab untuk menjadi mata dan telinga bagi teman sebaya dalam membangun lingkungan pendidikan yang nyaman dan bebas dari tindakan perundungan.

Baca Juga :  Pj. Gubernur sampaikan Tanggapan atas Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Prov-NTT

 

Menurutnya, kepekaan terhadap kondisi teman menjadi salah satu hal penting yang harus dimiliki setiap anggota Agen Anti Perundungan.

 

Mereka diharapkan mampu melihat persoalan yang mungkin tidak selalu tampak secara terbuka, termasuk tindakan perundungan yang terjadi melalui media sosial.

 

Untuk itu, anggota Agen Anti Perundungan didorong mempraktikkan budaya empati, kepedulian dan saling menghargai dalam kehidupan sehari-hari di sekolah.

 

Mereka juga memiliki peran sebagai penyampai informasi dan edukasi kepada teman sebaya mengenai bahaya bullying atau perundungan, kekerasan, serta pentingnya menggunakan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab.

 

Tidak kalah penting, anggota diharapkan mampu mengenali, melihat, mendengar dan mendata setiap kejadian yang berkaitan dengan perundungan, baik yang terjadi secara langsung maupun melalui ruang digital.

 

Informasi yang diperoleh selanjutnya harus disampaikan kepada pihak yang berwenang agar dapat ditindaklanjuti secara tepat.

Baca Juga :  Transformasi ATR/BPN Dorong Layanan Pertanahan Lebih Cepat, Pasti dan Bebas Pungli

 

Martha juga menekankan pentingnya kehadiran anggota Agen Anti Perundungan bagi siswa yang menjadi korban. Korban harus mendapatkan dukungan dan perhatian sehingga tidak merasa sendirian ketika menghadapi persoalan.

 

Dalam menjalankan tugas tersebut, kerahasiaan menjadi bagian penting yang tidak boleh diabaikan. Informasi mengenai korban maupun kejadian perundungan harus dijaga dengan baik demi memberikan rasa aman sekaligus membangun kepercayaan antara siswa, Agen Anti Perundungan dan Guru BK.

 

Pembina Agen Anti Perundungan SMA Negeri 1 Lobalain, Erlince Tomasui, S.Pd, menyampaikan optimisme bahwa kegiatan tersebut dapat semakin memperkuat peran para siswa dalam menciptakan lingkungan sekolah yang positif.

 

Ia berharap seluruh anggota mampu menjalankan perannya secara aktif dan menjadi pelopor dalam membangun budaya sekolah yang aman, peduli, saling menghargai serta bebas dari perundungan.

 

Sementara itu, Mitha Dunggun, Ketua Agen Anti Perundungan SMA Negeri 1 Lobalain, mengaku senang dapat mengikuti kegiatan tersebut.

Baca Juga :  Pelepasan Perdana Kontingen KORMI NTT FORNAS Palembang 2022

 

Menurutnya, kegiatan Anti Perundungan memberikan pemahaman sekaligus tanggung jawab baru bagi para anggota untuk tidak hanya peduli terhadap diri sendiri, tetapi juga terhadap teman-teman di lingkungan sekolah.

 

Bagi SMA Negeri 1 Lobalain, upaya membangun sekolah yang bebas dari perundungan merupakan bagian dari pendidikan karakter.

 

Sekolah tidak hanya dituntut melahirkan peserta didik dengan prestasi akademik, tetapi juga generasi yang memiliki empati, kepedulian, rasa hormat dan keberanian untuk menciptakan lingkungan yang sehat.

 

Melalui Agen Anti Perundungan, pesan tersebut diharapkan tidak berhenti di ruang aula.

 

Semangat saling menjaga dan menghargai diharapkan menjadi kebiasaan yang tumbuh dalam keseharian seluruh warga SMA Negeri 1 Lobalain.

 

Sebab, sekolah yang nyaman bukan hanya tempat untuk belajar dan mengejar prestasi, tetapi juga ruang bagi setiap siswa untuk merasa diterima, dihargai dan aman menjadi dirinya sendiri.

 

“Bersama Kita Ciptakan Sekolah yang Aman, Peduli, dan Bebas Perundungan.”

Berita Terkait

Dari Angka ke Kehidupan Nyata, Bimtek Kemenag Rote Ndao Dorong Guru SMTK Kuasai Strategi Numerasi Berbasis Masalah
Air Bersih Jadi Perhatian Serius, Pemkab Rote Ndao Serahkan Pengelolaan Jaringan Perpipaan ke Desa
Sebelum Ajak Warga Hidup Sehat, Bupati Paulus Henuk Beri Teladan dari Diri Sendiri
SMAN 1 Lobalain Buka Pengelolaan IPP Secara Transparan, Kepercayaan Orang Tua Jadi Prioritas
Esok Pagi, Keluarga dan Kerabat Akan Mengantar Berkat Ngulu ke Tempat Peristirahatan Terakhir
Tangis Duka dari Rote Ndao, Bupati Paulus Henuk Berbelasungkawa atas Kepergian Berkat Ngulu, Mantan Ketua KPU Rote Ndao
Tak Berhenti di Beasiswa, Usman Husin Pastikan 44 Anak Sumba Tiba di Kampus dan Kos
Dua ASN Dinas Pendidikan Rote Ndao Dilaporkan ke Polisi

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 18:39 WITA

Layanan Pengukuran Terjadwal Percepat Masyarakat Mendapatkan Peta Bidang Tanah

Minggu, 13 September 2026 - 05:48 WITA

Demi Program Masyarakat Tak Tertunda, DPRD Rote Ndao Percepat Pembahasan APBD Perubahan 2026

Jumat, 11 September 2026 - 13:37 WITA

Dari Gerak Tari Resa, Budaya Rote Temukan Panggung untuk Menyapa Dunia

Kamis, 10 September 2026 - 18:39 WITA

Ketika Siswa SMK Negeri 1 Rote Barat Diberi Kesempatan Oleh Hotel Nihi Bo’a Jadi Wajah Rote di Hadapan Wisatawan Dunia

Rabu, 9 September 2026 - 12:28 WITA

Oktober 2026, Tambak Garam Rote Ndao Diproyeksikan Diresmikan Presiden Prabowo

Senin, 7 September 2026 - 16:32 WITA

FGD Bersama BPK RI Perwakilan NTT, Pemkab Rote Ndao Dorong Sinergi Transmigrasi dan Pariwisata

Jumat, 4 September 2026 - 14:53 WITA

Di Tengah Duka, Keluarga Besar SMAN 1 Lobalain Hadir Menguatkan Keluarga Berkat Ngulu

Jumat, 4 September 2026 - 09:47 WITA

Disdik Rote Ndao Sepi Pegawai dan Pengunjung, Ada Apa?

Berita Terbaru