onlinentt.com – Rote Ndao | Setelah kepergian yang meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, rekan kerja, dan masyarakat yang mengenal sosok Berkat N. M. F. Ngulu, S.H., tibalah saatnya prosesi pemakaman dilaksanakan.
Mendiang Berkat Ngulu akan dimakamkan pada Sabtu, 5 September 2026, pukul 10.00 WITA.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Prosesi pemakaman akan diawali dari rumah duka di Kampung Baru, Kelurahan Namodale, Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao.
Bagi keluarga, pemakaman bukan sekadar prosesi terakhir mengantarkan seseorang yang dikasihi.
Lebih dari itu, menjadi momentum untuk melepaskan kepergian dengan penuh kasih, doa, dan penghormatan, sembari mengenang seluruh perjalanan hidup yang telah dilalui bersama.
Kepergian Berkat Ngulu menyisakan ruang kosong bagi keluarga dan orang-orang terdekat. Namun, kenangan, keteladanan, serta kebaikan yang pernah ditinggalkan akan menjadi bagian yang terus hidup dalam ingatan mereka yang mengenalnya.
Suasana duka masih menyelimuti rumah keluarga. Kerabat, sahabat, dan berbagai pihak yang datang menyampaikan ungkapan belasungkawa menjadi bukti bahwa kepergian seorang anak manusia tidak pernah benar-benar hanya menjadi kehilangan bagi keluarganya.
Informasi Lokasi Rumah Duka
Rumah duka mendiang Berkat N. M. F. Ngulu, S.H. berada di Kampung Baru, Kelurahan Namodale, Ba’a.
Bagi keluarga, kerabat maupun masyarakat yang hendak hadir dalam prosesi pemakaman, lokasi rumah duka dapat ditempuh dengan masuk dari samping Puskesmas Ba’a – Polsek Lobalain, kemudian menuju arah Desa Oeleka sekitar 300 meter.
Pemakaman dijadwalkan berlangsung pada : Hari/Tanggal: Sabtu, 5 September 2026
Waktu: 10.00 WITA
Tempat: Rumah duka Kampung Baru, Kelurahan Namodale, Ba’a.
Di tengah kesedihan yang mendalam, keluarga besar mendiang Berkat Ngulu mengharapkan dukungan doa dari seluruh keluarga, sahabat, dan masyarakat.
Sebab pada akhirnya, setiap kehidupan akan sampai pada waktunya untuk kembali kepada Sang Pencipta.
Selamat jalan, Kaka Berkat Ngulu, (Bu Adi).
Kiranya segala kebaikan yang telah ditaburkan semasa hidup menjadi kenangan yang tidak pernah hilang, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta penghiburan dalam melewati masa duka ini.
Tuhan memberikan, Tuhan juga yang mengambil. Terpujilah nama Tuhan.*




















