Bupati Paulus Henuk Tegaskan Pemerintah Harus Hadir, Aspirasi Petani Jadi Dasar Kebijakan

- Redaksi

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 03:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Johanes Henuk Editor : Redaksi
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

onlinentt.com – Rote Ndao | Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH menerima masyarakat petani dari Desa Busalangga Barat dan Desa Modosinal, Jumat (28/8/2026).

 

Pertemuan tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan secara langsung berbagai aspirasi, kebutuhan, sekaligus persoalan yang mereka hadapi dalam menjalankan aktivitas pertanian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Bagi Bupati Paulus Henuk, mendengarkan suara masyarakat bukan sekadar bagian dari agenda pemerintahan, tetapi merupakan tanggung jawab seorang kepala daerah dalam memastikan pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan rakyat.

Baca Juga :  Ketika PT. Bo'a Development Dikatain Dengan "Stigma Sesat", Maneleo Mbae; Akhirnya Angkat Bicara

 

“Mendengarkan secara langsung aspirasi, kebutuhan, serta berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat merupakan bagian penting dari tanggung jawab saya sebagai kepala daerah,” ujar Paulus Henuk.

 

Menurutnya, pemerintah tidak boleh mengambil kebijakan hanya berdasarkan laporan administratif dari balik meja.

 

Kehadiran pemerintah di tengah masyarakat menjadi penting agar setiap persoalan dapat dipahami secara lebih utuh dan kebijakan yang dihasilkan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.

 

Baca Juga :  Pemprov NTT Serius Fokus Tangani Penyakit Demam Berdarah dan Masalah Sampah

“Pemerintah harus terus hadir dan memastikan suara masyarakat menjadi bagian dari proses pengambilan kebijakan,” tegasnya.

 

Bagi masyarakat petani, ruang dialog secara langsung dengan kepala daerah juga menjadi kesempatan penting untuk menyampaikan kondisi riil yang mereka alami.

 

Berbagai kebutuhan sektor pertanian, persoalan di lapangan, hingga harapan terhadap dukungan pemerintah dapat disampaikan secara terbuka.

 

Pertemuan tersebut sekaligus mempertegas komitmen Pemerintah Kabupaten Rote Ndao untuk membangun komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat, khususnya kelompok petani yang menjadi salah satu kekuatan penting dalam menggerakkan perekonomian daerah.

Baca Juga :  Harhubnas 2026, Paulus Henuk Dorong Konektivitas Transportasi Jadi Penggerak Ekonomi Rote Ndao

 

Di tengah berbagai tantangan pembangunan, pemerintah dituntut tidak hanya hadir melalui program dan anggaran, tetapi juga melalui kemauan untuk mendengar, memahami, dan merespons persoalan masyarakat.

 

Bagi Paulus Henuk, pembangunan yang baik adalah pembangunan yang berangkat dari suara rakyat. Karena itu, aspirasi masyarakat akan terus menjadi bagian penting dalam menentukan arah kebijakan dan prioritas pembangunan Kabupaten Rote Ndao.*

Berita Terkait

HUT ke-25 Persekutuan Doa GMIT, Warga Binaan Lapas Ba’a Dikuatkan Lewat Pelayanan Rohani dan Pengobatan Gratis
Najwa Jumanatul Qolbi, Nyalakan Semangat Persaudaraan untuk Sekolah Tanpa Perundungan
Paulus Henuk Rangkul KMJ GMIT Siloam Metina, Matangkan Penyambutan HUT ke-25 Persekutuan Doa GMIT
Dari Susah Menuju Sukses, Yedit Bessie, Lalui “Sejuta” Pengorbanan dan Doa Selalu Menjadi Kekuatan
Martha Floria Yanti Teuf, S.Pd: Menapaki Perjalanan dengan Hati, Mengabdi dengan Kasih, dan Bertumbuh dalam Ketekunan
Sertipikat Sekolah Rakyat Diserahkan, Pemkab Rote Ndao Pastikan Aset Pendidikan Berdiri di Atas Dasar Hukum
Paulus Henuk Dorong Keterbukaan Informasi Jadi Budaya Pelayanan Pemerintahan
DPRD dan Pemkab Rote Ndao Sahkan Raperda Perubahan APBD 2026 Dalam Penutupan Sidang III

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 01:35 WITA

SMAN 1 Lobalain Buka Turnamen dengan Sapu Bersih, Takari Takluk Tiga Set di GOR Oepoi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 06:40 WITA

Bupati Paulus Henuk Hadiri Pembukaan HUT ke-20 Persekutuan Doa Sinode GMIT

Kamis, 15 Oktober 2026 - 04:30 WITA

Tanam Mangrove di Derenitan, Bupati Paulus Henuk Ajak Masyarakat Rawat Masa Depan Pesisir Rote Ndao

Kamis, 15 Oktober 2026 - 01:59 WITA

Lima Tahun GPdI Rajawali Leolutun, Eben-Haezer Menjadi Kesaksian Kesetiaan Tuhan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 01:07 WITA

Rp 6 Miliar untuk 40 Kelompok Tani, Paulus Henuk Dorong Pertanian Rote Ndao Lebih Tangguh Hadapi Kekeringan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 00:24 WITA

Masuki Tahap Ketiga Pilot Project Perintis 10 Hari Kini Tersedia di 131 Kantah

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:18 WITA

Bantuan Pertanian Harus Berbuah Hasil, Bupati Rote Ndao Titip Tanggung Jawab kepada 40 Kelompok Tani

Selasa, 13 Oktober 2026 - 17:41 WITA

Manfaatkan PTSL untuk Urus Sertipikat, Masyarakat Rasakan Kemudahan dan Kepastian Hukum

Berita Terbaru