onlinentt.com-Rote Ndao-Selama satu tahun terakhir, mereka hadir di ruang-ruang pelayanan kesehatan Kabupaten Rote Ndao.
Mereka melayani pasien di puskesmas dan rumah sakit, menghadapi keterbatasan fasilitas, menempuh perjalanan menuju wilayah pelayanan, hingga menyaksikan secara langsung denyut pelayanan kesehatan di pulau terselatan Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kini, setelah masa pengabdian berakhir, pengalaman tersebut tidak dibiarkan menjadi kenangan semata.
Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, SH, memilih menjadikan pengalaman para dokter peserta Program Internship (ISHIP) sebagai sumber pengetahuan untuk memperbaiki sistem pelayanan kesehatan daerah.
Dalam pertemuan bersama para dokter yang telah menyelesaikan masa tugas selama satu tahun, Bupati tidak hanya menyampaikan apresiasi, tetapi juga mengajak mereka ikut membangun Rote Ndao melalui gagasan dan evaluasi yang jujur.
Atas nama Pemerintah Kabupaten Rote Ndao, Bupati menyampaikan penghargaan atas dedikasi dan pengabdian para dokter yang telah melayani masyarakat dengan penuh tanggung jawab.
Menurutnya, pelayanan kesehatan bukan sekadar profesi, melainkan panggilan kemanusiaan yang memiliki dampak besar terhadap kualitas hidup masyarakat.
Namun, yang menarik dari pertemuan tersebut adalah permintaan Bupati agar setiap dokter menyusun review tertulis mengenai sistem pelayanan kesehatan di Kabupaten Rote Ndao berdasarkan pengalaman nyata selama bertugas.
Bagi Paulus Henuk, laporan dari para dokter lapangan merupakan potret yang paling objektif mengenai kondisi pelayanan kesehatan saat ini.
Para dokter dinilai mengetahui secara langsung berbagai persoalan yang tidak selalu terlihat dalam laporan administrasi.
Mereka memahami bagaimana kondisi sarana dan prasarana, ketersediaan tenaga kesehatan, pola pelayanan kepada masyarakat, efektivitas sistem rujukan, hingga tantangan yang dihadapi dalam memberikan layanan medis di daerah kepulauan.
Pendekatan ini mencerminkan gaya kepemimpinan yang tidak hanya mengandalkan data statistik, tetapi juga membuka ruang bagi pengalaman lapangan sebagai dasar penyusunan kebijakan.
Pemerintah daerah ingin memastikan bahwa setiap keputusan yang diambil lahir dari kebutuhan nyata masyarakat, bukan sekadar berdasarkan angka-angka dalam laporan.
Masukan dari para dokter tersebut akan menjadi referensi penting bagi Pemerintah Kabupaten Rote Ndao dalam melakukan pembenahan pelayanan kesehatan secara bertahap dan berkelanjutan.
Evaluasi yang objektif diharapkan mampu mengidentifikasi kekuatan yang perlu dipertahankan sekaligus kelemahan yang harus segera diperbaiki.
Langkah ini juga menjadi pesan bahwa setiap tenaga kesehatan yang pernah mengabdi di Rote Ndao meninggalkan jejak yang lebih dari sekadar pelayanan medis.
Mereka turut berkontribusi dalam merancang masa depan sistem kesehatan daerah melalui pengalaman, pemikiran, dan rekomendasi yang mereka sampaikan.
Di tengah berbagai tantangan pelayanan kesehatan di wilayah kepulauan, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao terus berupaya membangun sistem yang lebih adaptif, berkualitas, dan berpihak kepada masyarakat.
Sinergi antara pemerintah dan tenaga kesehatan menjadi salah satu fondasi penting untuk mewujudkan pelayanan yang semakin profesional, mudah diakses, dan mampu menjawab kebutuhan warga di seluruh pelosok daerah.
Melalui pertemuan yang sederhana namun penuh makna tersebut, Bupati Paulus Henuk menegaskan bahwa membangun pelayanan kesehatan tidak cukup hanya dengan membangun gedung atau menyediakan peralatan.
Yang jauh lebih penting adalah membangun sistem yang mampu belajar dari pengalaman, menerima kritik dengan terbuka, dan terus melakukan perbaikan demi menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih baik bagi seluruh masyarakat Rote Ndao.*




















