onlinentt.com-Rote Ndao – Kabupaten Rote Ndao kembali menunjukkan perannya sebagai daerah yang terbuka terhadap kolaborasi ilmiah dan pengembangan inovasi.
Pemerintah Kabupaten Rote Ndao bersama Politeknik Pertanian Negeri (Politani) Kupang akan melaksanakan kegiatan Field Trip atau kunjungan lapangan sebagai bagian dari rangkaian Seminar Nasional dan Konferensi Internasional bertajuk “Implementasi One Health di Lahan Kering: Penguatan Keterampilan Vokasi untuk Ketahanan Pangan, Kesehatan, dan Lingkungan”, yang didukung Universitas Nusa Lontar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkenalkan potensi Rote Ndao sebagai kawasan pembelajaran lapangan dalam penerapan konsep One Health, sebuah pendekatan yang menekankan keterkaitan antara kesehatan manusia, kesehatan hewan, serta kelestarian lingkungan dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan.
Melalui kunjungan lapangan tersebut, para akademisi, peneliti, mahasiswa, praktisi, hingga peserta konferensi akan melihat secara langsung berbagai praktik pengelolaan sumber daya alam, sektor pertanian, peternakan, dan pemberdayaan masyarakat yang berkembang di wilayah lahan kering Rote Ndao.
Pemerintah Kabupaten Rote Ndao menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini karena diyakini mampu membuka ruang kolaborasi yang lebih luas antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dunia usaha, serta masyarakat dalam menghadirkan solusi nyata terhadap berbagai tantangan pembangunan, khususnya di sektor pangan, kesehatan, dan lingkungan.
Selain menjadi sarana pertukaran ilmu pengetahuan, kegiatan Field Trip juga diharapkan mampu memperkenalkan kekayaan potensi daerah kepada para peserta dari berbagai wilayah bahkan mancanegara.
Potensi pertanian lahan kering, peternakan, pengelolaan lingkungan, hingga kekayaan budaya lokal menjadi nilai tambah yang dapat dikembangkan melalui kerja sama berkelanjutan.
Konsep One Health yang diangkat dalam seminar dan konferensi ini dinilai sangat relevan dengan kondisi wilayah kepulauan seperti Rote Ndao yang memiliki karakteristik ekosistem khas serta tantangan perubahan iklim.
Dengan memperkuat keterampilan vokasi dan kolaborasi lintas sektor, diharapkan lahir berbagai inovasi yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan.
Pemerintah Kabupaten Rote Ndao berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda akademik semata, tetapi menjadi awal lahirnya berbagai program kerja sama yang berdampak langsung bagi pembangunan daerah.
Sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan masyarakat diyakini menjadi fondasi penting dalam mewujudkan ketahanan pangan, kesehatan masyarakat, serta pelestarian lingkungan yang berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, Rote Ndao kembali menegaskan komitmennya sebagai daerah yang terus membuka diri terhadap inovasi, riset, dan kemitraan strategis demi mempercepat pembangunan yang inklusif dan berorientasi pada masa depan.*

Ikuti Kami
Subscribe


















