DPRD dan Pemkab Rote Ndao Perkuat Akurasi Data Sosial, RDPU Hasilkan Langkah Nyata Perbaiki Penyaluran Bantuan

- Redaksi

Kamis, 6 Agustus 2026 - 18:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Johanes Henuk Editor : Redaksi
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

onlinentt.com – Rote Ndao | Komitmen mewujudkan penyaluran bantuan sosial yang lebih tepat sasaran terus diperkuat melalui sinergi antara Pemerintah Kabupaten Rote Ndao, DPRD Kabupaten Rote Ndao, dan Badan Pusat Statistik (BPS). Komitmen tersebut mengemuka dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) yang digelar DPRD Kabupaten Rote Ndao di

Ruang Sidang DPRD, Kamis (6/8/2026).

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rapat dipimpin Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Rote Ndao, Drs. Lasarus Yonas Pah, serta dihadiri Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, S.H., Plh. Sekretaris Daerah Daniel Nalle, Kasubbag Umum BPS Kabupaten Rote Ndao Isay S. H. Adu, SST, jajaran anggota DPRD, pimpinan perangkat daerah, para camat, lurah, kepala desa, serta operator yang menangani data kesejahteraan masyarakat.

 

RDPU berlangsung sebagai forum bersama untuk menyamakan persepsi mengenai penerapan sistem desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), sekaligus mencari solusi terhadap berbagai persoalan yang masih ditemui dalam proses penetapan calon penerima bantuan sosial.

 

Dalam pembahasan tersebut, DPRD menilai masih terdapat sejumlah kondisi yang perlu segera diperbaiki, terutama adanya ketidaksesuaian antara data administrasi dengan kondisi riil masyarakat di lapangan.

Baca Juga :  Polres Kupang Kota di Pra Peradilan Hari Ini

 

Karena itu, DPRD mendorong agar proses verifikasi dan validasi dilakukan secara lebih menyeluruh dengan melibatkan pemerintah desa, RT/RW, operator SIKS-NG, serta seluruh unsur terkait agar data yang dihasilkan benar-benar mencerminkan kondisi sosial ekonomi masyarakat.

 

Selain menitikberatkan pada kualitas data, DPRD juga memberikan perhatian terhadap kesejahteraan para petugas yang selama ini menjadi ujung tombak pendataan. Menurut DPRD, beban kerja RT, RW, dan Operator SIKS-NG semakin besar seiring meningkatnya kebutuhan pembaruan data masyarakat sehingga perlu diimbangi dengan dukungan insentif yang lebih layak.

 

Menanggapi berbagai masukan tersebut, Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, S.H. menyampaikan apresiasi atas fungsi pengawasan DPRD yang dinilai menjadi bagian penting dalam penyempurnaan kebijakan daerah.

 

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Rote Ndao akan terus memperkuat koordinasi bersama BPS untuk memastikan proses pemutakhiran data berjalan secara berkala, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.

 

Bupati juga menjelaskan bahwa Peraturan Bupati Rote Ndao Nomor 15 Tahun 2026 diterbitkan sebagai tindak lanjut Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025 yang mengarahkan agar program bantuan prioritas lebih banyak menyasar masyarakat pada kelompok Desil 1 dan Desil 2 sebagai kelompok dengan tingkat kesejahteraan terendah.

Baca Juga :  Warga Minta Aparat Penegak Hukum Periksa Paulus Bengu Mantan Kades Daleholu

 

Sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas pendataan, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao menyetujui peningkatan insentif RT, RW, dan Operator SIKS-NG dari Rp100 ribu menjadi Rp600 ribu setiap bulan.

 

Kebijakan tersebut akan dianggarkan melalui Alokasi Dana Desa (ADD) sehingga diharapkan mampu meningkatkan motivasi dan kualitas pelayanan pendataan di tingkat desa dan kelurahan.

 

Sementara itu, Kasubbag Umum BPS Kabupaten Rote Ndao, Isay S. H. Adu, SST menjelaskan bahwa sistem desil merupakan metode pengelompokan tingkat kesejahteraan rumah tangga berdasarkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

 

 Menurutnya, data tersebut bersifat dinamis sehingga dapat diperbarui apabila terjadi perubahan kondisi sosial maupun ekonomi masyarakat.

RDPU kemudian menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis yang akan menjadi dasar tindak lanjut Pemerintah Daerah.

 

Di antaranya percepatan pemutakhiran DTSEN secara terpadu, penguatan koordinasi lintas sektor, peningkatan insentif petugas pendata, memastikan Perbup Nomor 15 Tahun 2026 tidak berlaku surut terhadap program yang telah ditetapkan dalam APBD Tahun Anggaran 2025, serta tetap memberikan ruang bagi masyarakat pada kategori Desil 4, 5, dan 6 untuk memperoleh bantuan melalui alokasi anggaran yang tersedia setelah prioritas bagi Desil 1, 2, dan 3 terpenuhi.

Baca Juga :  Satu Tahun Dikerjakan¸ Segmen 1 Ruas Bealaing Mukun Basang Senilai Rp 18 M Sudah Rusak

 

Forum juga merekomendasikan kajian terhadap kemungkinan pemberian keringanan pajak dan retribusi daerah bagi masyarakat pada kelompok Desil 1, 2, dan 3, memperkuat kinerja tim verifikasi yang telah dibentuk Pemerintah Daerah, memperluas sosialisasi mengenai DTSEN kepada masyarakat, hingga membuka ruang pengaduan dan perbaikan data yang lebih mudah diakses.

 

Melalui kesepakatan yang dihasilkan dalam RDPU tersebut, DPRD dan Pemerintah Kabupaten Rote Ndao menunjukkan komitmen bersama untuk membangun sistem perlindungan sosial yang semakin akurat, transparan, dan berkeadilan.

 

Dengan basis data yang terus diperbarui dan pengawasan yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan, diharapkan setiap program bantuan pemerintah benar-benar diterima oleh masyarakat yang paling membutuhkan, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan pelayanan sosial di Kabupaten Rote Ndao.*

Berita Terkait

Perkuat Kepastian Hukum Aset Pertahanan, Kantor Pertanahan Rote Ndao Serahkan Sertipikat Hak Pakai kepada Kementerian Pertahanan
Dari Ruang Aspirasi ke Jalan Damai, Paulus Henuk Temui Warga Loman dan Buka Ruang Mediasi
Sekda Rote Ndao Tidak Sediakan Buku Tamu Bagi Setiap Orang yang Bertamu
Juknis Sudah Jelas, Mengapa Kepsek Joseph Liu Sulit Bentuk P2SP dan Rekrut Guru?
66 Tahun Peringatan UUPA, Kementerian ATR/BPN Akselerasi Sejumlah Program Strategis di Bidang Pertanahan dan Tata Ruang
Sertipikat Tanah Wakaf Buka Jalan Lebih Lebar bagi Pendidikan Muhammadiyah di Pohuwato
Kendaraan Dinas Bukan Kendaraan Pribadi, Jam Dinas Usai Kembali ke Garasi ?
Paulus Henuk Bahas Perlindungan ASN Rote Ndao di Papua Mulai Mendapat Titik Terang

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 10:42 WITA

Lapas Baa Salurkan Paket Sembako kepada Keluarga Warga Binaan

Sabtu, 7 November 2026 - 10:35 WITA

Panen Tomat di Kebun SAE, Warga Binaan Lapas Baa Dibekali Keterampilan Pertanian untuk Masa Depan

Kamis, 5 November 2026 - 22:24 WITA

Warga Negara Australia Meninggal di Pantai Oemau Desa Bo’a Kecamatan Rote Barat

Minggu, 1 November 2026 - 19:15 WITA

Purna Tugas Obet Koroh, Kalapas Kupang Apresiasi Dedikasi dan Loyalitas dalam Pengabdian

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:00 WITA

Adakah Agen atau Pengecer Siluman?

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:19 WITA

Ada Dugaan Uang Pelicin di Meja Scan Barcode SPBU

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:11 WITA

Ketika BBM Menghilang di Penjualan Eceran, Sebagian Anak Anak Tidak Bersekolah, Bangku Sekolah Kosong

Minggu, 18 Oktober 2026 - 12:08 WITA

Ke Mana BBM dari Antrean Panjang SPBU Sanggaoen? Warga Menunggu, Minyak Eceran Justru Menghilang

Berita Terbaru

Uncategorized

Lapas Baa Salurkan Paket Sembako kepada Keluarga Warga Binaan

Sabtu, 7 Nov 2026 - 10:42 WITA