onlinentt.com–Rote Ndao | Pembangunan daerah tidak hanya berbicara tentang infrastruktur dan pelayanan pemerintahan.
Di balik pertumbuhan sebuah daerah, ada kebutuhan untuk melahirkan masyarakat yang mampu menciptakan peluang ekonomi dan berdiri di atas kekuatan usahanya sendiri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Gagasan itulah yang ikut mengemuka ketika Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, SH, bertemu dengan jajaran Direksi Bank NTT di Kantor Pusat Bank NTT, Senin (14/09/2026).
Pertemuan tersebut menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi sekaligus membangun sinergi antara Pemerintah Kabupaten Rote Ndao dan Bank NTT dalam memperluas manfaat sektor keuangan bagi masyarakat.
Salah satu perhatian utama dalam pertemuan itu adalah bagaimana kolaborasi pemerintah daerah dan lembaga perbankan dapat diarahkan untuk membuka jalan lebih luas bagi lahirnya pengusaha-pengusaha baru dari Rote Ndao.
Bupati Paulus Henuk memandang kalangan pemuda dan pemudi memiliki potensi besar untuk menjadi kekuatan baru dalam menggerakkan perekonomian daerah.
Potensi tersebut perlu didukung dengan akses, pendampingan, keberanian memulai usaha, serta skema pembiayaan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
Karena itu, sinergi dengan Bank NTT diharapkan tidak berhenti pada hubungan kelembagaan semata, tetapi dapat berkembang menjadi kerja sama yang memberikan ruang bagi masyarakat untuk tumbuh secara ekonomi.
Perhatian juga diarahkan kepada kaum perempuan Rote Ndao. Perempuan dinilai memiliki peran strategis dalam membangun ketahanan ekonomi keluarga sekaligus mengembangkan usaha produktif yang dapat menjadi sumber pendapatan.
Melalui kolaborasi tersebut, pemerintah daerah dan Bank NTT diharapkan dapat bersama-sama mencari formulasi yang tepat untuk mendorong minat berusaha di kalangan generasi muda dan perempuan.
Gagasan ini menjadi penting karena tantangan membangun kewirausahaan tidak cukup dijawab hanya dengan menyediakan modal.
Masyarakat juga membutuhkan literasi keuangan, pendampingan usaha, akses pasar dan keberanian untuk mengembangkan usaha secara berkelanjutan.
Pemerintah Kabupaten Rote Ndao pun membuka ruang agar potensi ekonomi lokal dapat dikembangkan melalui kreativitas masyarakat sendiri.
Anak-anak muda tidak hanya diarahkan menjadi pencari kerja, tetapi juga didorong agar mampu menjadi pencipta lapangan kerja.
Demikian pula perempuan diharapkan semakin memiliki kesempatan untuk mengembangkan usaha dan memperkuat kemandirian ekonomi keluarga.
Pertemuan Bupati Paulus Henuk dengan Direksi Bank NTT menjadi salah satu langkah untuk membangun fondasi kolaborasi tersebut.
Dengan komunikasi yang semakin kuat antara pemerintah daerah dan sektor perbankan, peluang untuk menghadirkan program pemberdayaan ekonomi yang lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat Rote Ndao diharapkan semakin terbuka.
Pada akhirnya, keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya diukur dari seberapa banyak program pemerintah dilaksanakan, tetapi juga dari seberapa banyak masyarakat mampu mengambil bagian dalam menciptakan kesejahteraan.
Dari ruang pertemuan antara pemerintah daerah dan perbankan itu, sebuah harapan sedang dibangun: agar semakin banyak anak muda Rote Ndao berani memulai usaha, semakin banyak perempuan memiliki kesempatan mengembangkan ekonomi keluarga, dan semakin kuat pula fondasi perekonomian daerah.*




















