Bukan Sekadar Dibangun, K-SIGN Harus Dikawal: Paulus Henuk Perketat Pengawasan dari Jakarta

- Redaksi

Rabu, 12 Agustus 2026 - 06:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Johanes Henuk Editor : Redaksi
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

onlinentt.com-JAKARTA – Perjuangan membangun Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN) di Kabupaten Rote Ndao kembali mendapat pengawalan serius dari Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, SH.

 

Tidak hanya berbicara mengenai percepatan pembangunan fisik dan investasi, Paulus Henuk memastikan setiap tahapan strategis K-SIGN memiliki kepastian hukum, proses yang transparan serta tetap berada dalam koridor kepentingan masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Komitmen itu terlihat ketika Bupati Rote Ndao mengikuti Rapat Koordinasi Rencana Aksi Dukungan Kementerian/Lembaga dalam Percepatan Pembangunan K-SIGN, yang berlangsung di Ruang Rapat Sambit, Gedung Bina Graha Lantai 2, Kantor Staf Presiden, Jakarta Pusat, Selasa (11/08/2026).

 

Rapat tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi lintas kementerian dan lembaga dalam mendorong percepatan pembangunan K-SIGN di Rote Ndao.

 

Bagi Paulus Henuk, percepatan pembangunan tidak boleh berarti mengabaikan aspek hukum, administrasi maupun kepentingan masyarakat. Justru semakin besar sebuah proyek strategis nasional, semakin ketat pula pengawasan yang harus dilakukan.

Baca Juga :  AMSI Bentuk Agency Iklan IDiA, Pastikan Konten Sehat dan Bisnisnya Sehat

 

Dalam rapat itu dibahas sejumlah langkah strategis, termasuk kepastian Peraturan Presiden Nomor 17 Tahun 2025 sebagai salah satu landasan percepatan pembangunan K-SIGN dalam mendukung target swasembada garam nasional 2027.

 

Pembahasan juga diarahkan pada kepastian proses Penetapan Lokasi (Penlok) Tahap I agar berjalan aman, tertib dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

 

Tidak kalah penting, proses pengadaan lahan menjadi perhatian serius. Pemerintah daerah mendorong agar seluruh proses dilakukan secara transparan dan dapat dipertanggungjawabkan, dengan pengawalan aparat penegak hukum.

 

Langkah tersebut menunjukkan bahwa Pemerintah Kabupaten Rote Ndao tidak ingin pembangunan K-SIGN hanya mengejar target cepat, tetapi juga memastikan seluruh proses memiliki fondasi hukum yang kuat.

 

Untuk memperkuat kepastian dalam pengambilan keputusan strategis, rapat juga menekankan pentingnya legal opinion sebagai landasan dalam menentukan berbagai kebijakan yang berkaitan dengan pembangunan K-SIGN.

 

Bagi Paulus Henuk, kepastian hukum merupakan bagian penting dari keberlanjutan investasi dan pembangunan. Dengan dasar hukum yang jelas, pemerintah dapat bergerak lebih cepat sekaligus meminimalkan potensi persoalan di kemudian hari.

Baca Juga :  Gubernur NTT Dukung Program Kementerian Pertanian RI

 

Paulus Henuk Tidak Ingin K-SIGN Berjalan Tanpa Pengawasan

Sikap Paulus Henuk dalam mengawal K-SIGN memperlihatkan bahwa dirinya tidak ingin proyek strategis tersebut berjalan hanya berdasarkan target pembangunan semata.

 

Sebagai kepala daerah, ia terus mendorong agar setiap tahapan dipantau secara serius, dikomunikasikan lintas lembaga dan diselesaikan dengan mekanisme yang dapat dipertanggungjawabkan.

K-SIGN dipandang memiliki arti besar bagi masa depan ekonomi Rote Ndao.

 

Karena itu, keberhasilan kawasan industri garam tersebut tidak hanya diukur dari berdirinya fasilitas produksi, tetapi juga dari sejauh mana pembangunan tersebut mampu memberikan manfaat bagi daerah dan masyarakat.

 

Dari Jakarta, Paulus Henuk kembali menunjukkan bahwa perjuangan membawa K-SIGN menjadi penggerak ekonomi baru Rote Ndao tidak berhenti di daerah.

 

Ia terus melakukan komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah pusat, kementerian/lembaga serta pihak terkait untuk memastikan berbagai hambatan dapat diurai dan setiap tahapan dapat berjalan sesuai aturan.

Baca Juga :  Bupati Rote Ndao Bersama Kepala Bank TLM Cabang Rote Ndao dan Jajaran Bahas Berbagai Produk TLM

 

“Percepatan tetap harus berjalan, tetapi kepastian hukum, transparansi dan kepentingan masyarakat juga harus menjadi perhatian utama,” menjadi semangat yang terus dikedepankan dalam pengawalan pembangunan K-SIGN.

 

Dengan pola pengawasan yang semakin diperketat, Paulus Henuk ingin memastikan K-SIGN tidak sekadar menjadi proyek besar di atas kertas, tetapi benar-benar menjadi fondasi baru bagi kemandirian ekonomi Rote Ndao dan kontribusi nyata menuju swasembada garam nasional.

 

Bagi Rote Ndao, K-SIGN bukan hanya tentang garam. Di balik kawasan tersebut terdapat harapan terhadap terbukanya lapangan kerja, tumbuhnya aktivitas ekonomi masyarakat, meningkatnya investasi dan hadirnya sumber pertumbuhan baru bagi daerah.

 

Karena itu, perjuangan Paulus Henuk kini bukan hanya bagaimana K-SIGN segera dibangun, tetapi bagaimana setiap prosesnya dikawal ketat agar pembangunan tersebut berdiri di atas kepastian hukum dan pada akhirnya benar-benar kembali kepada kepentingan masyarakat Rote Ndao.*

Berita Terkait

Bupati Rote Ndao Pantau Aktivitas Pasar Busalangga, Ekonomi Rakyat Jadi Perhatian
Dari Tambak Rote Menuju Pasar Jawa, Paulus Henuk Buka Jalur Logistik Garam
K-SIGN Mulai Ditopang Infrastruktur Energi, Paulus Henuk Dorong PLN dan Siapkan Jobber BBM
Dari Ruang Kemenkes ke Tanah Leluhur: Paulus Henuk Bawa Semangat Rote Mengajar Menjemput Inspirasi dari Putra Rote
Perkuat Sistem Pengendalian Intern, Pemkab Rote Ndao dan BPKP Bangun Fondasi Tata Kelola Pemerintahan Berintegritas
Dari Ruang Diskusi ke Arena UMKM, Paulus Henuk Pastikan Pembangunan Bergerak Bersama
Kelangkaan BBM Kembali Lumpuhkan Rote Ndao, Antrean Mengular di SPBU Metina, Warga Pertanyakan Distribusi
Dari Pulau Terluar Menuju Pusat Industri Garam Nasional, Tiga Menteri Pastikan Masa Depan K-SIGN Rote Ndao

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 20:28 WITA

Kehilangan yang Tak Mudah, Bupati Paulus Henuk Sampaikan Belasungkawa dan Doa Penguatan bagi Charli Lian dan Keluarga

Kamis, 3 September 2026 - 19:01 WITA

Dari Evaluasi Menuju Aksi, Wabup Rote Ndao Dorong Dinas PMD Perkuat Tata Kelola Pemerintahan Desa

Selasa, 1 September 2026 - 05:14 WITA

Bukan Sekadar Pameran, Paulus Henuk Dorong Expo UMKM Jadi Mesin Perputaran Ekonomi dan Ruang Tumbuh Talenta Muda Rote Ndao

Selasa, 1 September 2026 - 04:58 WITA

Bupati Paulus Henuk Pacu Optimalisasi PAD, Tekankan Kolaborasi Lintas OPD untuk Kejar Target Pendapatan Daerah

Minggu, 30 Agustus 2026 - 08:34 WITA

Setengah Ton Beras Jadi Simbol Kepedulian, Jane Natalia Suryanto Kembali Dekat dengan Warga

Minggu, 30 Agustus 2026 - 06:58 WITA

Bikin Pengunjung Terpukau, Tarian Kebalai SMPN 1 Lobalain Jadi Magnet di Expo UMKM 2026

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 03:44 WITA

Bupati Paulus Henuk Buka Ruang Kolaborasi, Klasis Rote Barat Daya Bahas Persiapan Sidang Klasis

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 03:31 WITA

Bupati Paulus Henuk Tegaskan Pemerintah Harus Hadir, Aspirasi Petani Jadi Dasar Kebijakan

Berita Terbaru

Lintas Nusa

Disdik Rote Ndao Sepi Pegawai dan Pengunjung, Ada Apa?

Jumat, 4 Sep 2026 - 09:47 WITA