onlinentt.com-Rote Ndao – Pembangunan sebuah daerah tidak hanya diukur dari kemajuan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kekuatan nilai-nilai spiritual yang menjadi landasan kehidupan masyarakat.
Semangat itulah yang ditunjukkan Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, SH, dengan menghadiri Ibadah Penggembalaan sebagai bagian dari persiapan menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Persekutuan Doa GMIT se-Nusa Tenggara Timur yang akan digelar di Kabupaten Rote Ndao pada Oktober 2026.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kehadiran Bupati dalam ibadah tersebut menjadi simbol komitmen Pemerintah Kabupaten Rote Ndao untuk mendukung setiap kegiatan keagamaan yang memperkuat persaudaraan, kerukunan, dan kehidupan rohani masyarakat.
Persiapan penyelenggaraan tidak hanya difokuskan pada kesiapan teknis, tetapi juga diawali dengan memohon tuntunan dan penyertaan Tuhan agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh sukacita.
Menurut Bupati Paulus Henuk, doa merupakan kekuatan yang menyatukan seluruh elemen masyarakat dalam membangun daerah.
Karena itu, momentum Ibadah Penggembalaan menjadi kesempatan untuk mempersiapkan hati, menyamakan tekad, serta mempererat sinergi antara pemerintah, gereja, dan masyarakat dalam menyambut tamu-tamu dari berbagai daerah di Nusa Tenggara Timur.
“Kiranya setiap rangkaian kegiatan yang akan kita jalani senantiasa berada dalam penyertaan Tuhan dan membawa berkat bagi seluruh masyarakat Rote Ndao,” ungkap Bupati.
Perayaan HUT Persekutuan Doa GMIT se-NTT diperkirakan akan dihadiri peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Selain menjadi momentum penguatan iman, kegiatan tersebut juga diharapkan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat melalui meningkatnya aktivitas sektor UMKM, perdagangan, transportasi, jasa, serta promosi potensi wisata daerah.
Pemerintah Kabupaten Rote Ndao terus melakukan berbagai persiapan agar pelaksanaan kegiatan dapat berjalan maksimal.
Koordinasi lintas sektor terus diperkuat sehingga Rote Ndao mampu menjadi tuan rumah yang ramah, tertib, dan memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh peserta.
Melalui semangat kebersamaan yang dibangun sejak awal melalui doa dan persekutuan, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao optimistis perayaan HUT Persekutuan Doa GMIT se-NTT tidak hanya menjadi agenda keagamaan, tetapi juga menjadi momentum mempererat persaudaraan, memperkokoh persatuan, serta menghadirkan berkat bagi seluruh masyarakat di Pulau Rote, wilayah paling selatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.*




















