Gelar Sosialisasi Percepatan Sertipikasi Tanah bagi MBR, Kejar Target 3 Juta Bidang

- Redaksi

Senin, 21 September 2026 - 14:11 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : John Henuk Editor : Redaksi
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

onlinentt.com-Jakarta – Upaya menghadirkan kepastian hukum atas kepemilikan tanah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) terus didorong pemerintah.

 

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) memperkuat koordinasi lintas lembaga melalui Sosialisasi Percepatan Sertipikasi Tanah bagi MBR yang digelar di Aula Prona Kementerian ATR/BPN, Jakarta, Kamis (17/09/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Forum tersebut menjadi bagian dari langkah mempercepat program sertipikasi 3 juta bidang tanah bagi MBR. Kementerian ATR/BPN mendorong agar target yang sebelumnya direncanakan selesai pada 2028 dapat dipercepat menjadi 2027.

 

Staf Ahli Bidang Partisipasi Masyarakat dan Pemerintah Daerah, Andi Tenri Abeng, menegaskan bahwa percepatan program tersebut membutuhkan kerja bersama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, legislatif, serta kementerian/lembaga terkait.

 

Menurutnya, sertipikat tanah tidak hanya berkaitan dengan dokumen administrasi, tetapi juga memberikan kepastian hukum bagi masyarakat atas tanah yang dimiliki.

 

Karena itu, percepatan sertipikasi diharapkan dapat berjalan seiring dengan upaya penyediaan rumah layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

 

“Saya mengajak kita semua menjadikan forum ini sebagai titik awal kolaborasi yang lebih erat demi terwujudnya rumah layak huni yang berdiri di atas tanah bersertipikat bagi seluruh rakyat Indonesia,” ujar Andi Tenri Abeng.

Baca Juga :  Diduga Pengadaan Bibit Kacang Tanah dan Padi Lokal dari Dana Desa Lalukoen Tahun 2024 "Diselewengkan" Pj Kades dan Aparat

 

Dorongan percepatan tersebut sekaligus menempatkan koordinasi sebagai salah satu faktor penting. Kementerian ATR/BPN menyadari bahwa target jutaan bidang tanah tidak dapat dituntaskan hanya melalui kerja internal kementerian.

 

Sinergi dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Komisi II DPR RI, pemerintah daerah hingga jajaran Kantor Wilayah BPN dan Kantor Pertanahan di seluruh Indonesia dinilai menjadi bagian penting dalam memastikan program dapat diterapkan hingga ke tingkat masyarakat.

 

“Itulah kita perlu bersinergi dan bekerja sama, baik dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) maupun dengan teman-teman TA dari Komisi II.

 

Mudah-mudahan bisa dirasakan langsung oleh masyarakat kerja kita di lapangan,” kata Andi.

 

Dukungan terhadap percepatan program tersebut juga disampaikan Anggota Komisi II DPR RI, Mardani Ali Sera, yang mengikuti kegiatan secara daring.

 

Ia menyatakan Komisi II DPR RI siap mendukung kebutuhan program tersebut, termasuk dalam pembahasan dukungan anggaran.

Baca Juga :  Ketua OSIS Pimpin Upacara, SMA N 1 Lobalain Tanamkan Tiga Nilai Karakter

 

“Kami di Komisi II akan dukung 100% dan apresiasi yang tadinya target tiga tahun jadi dua tahun, kami akan perjuangkan anggarannya tersedia,” tutur Mardani Ali Sera.

 

Bagi masyarakat berpenghasilan rendah, kepemilikan tanah yang telah memiliki kepastian hukum menjadi salah satu aspek penting dalam membangun kehidupan yang lebih aman dan terencana.

 

Sertipikasi juga menjadi bagian dari upaya memperjelas status kepemilikan serta mengurangi persoalan administrasi pertanahan yang dapat muncul di kemudian hari.

 

Karena itu, percepatan program 3 juta bidang tersebut tidak berhenti pada penetapan target.

 

Koordinasi di tingkat pusat dan daerah menjadi penentu agar kebijakan dapat diterjemahkan menjadi pelayanan pertanahan yang benar-benar menjangkau masyarakat.

 

Dalam sosialisasi tersebut, sejumlah narasumber turut memberikan pemaparan terkait pelaksanaan program.

 

Dari Kementerian ATR/BPN hadir Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama, Bahrun Munawir, serta Kepala Subdirektorat Pengaturan Pendaftaran Tanah dan Ruang, Sigit Santosa.

Baca Juga :  Ana Kasim Siswa SMP Miliki Berat Badan 120 KG

 

Sementara secara daring hadir Kepala Subdirektorat Tematik Pertanahan dan Ruang, Aini Mulandari; Kepala Bidang Manajemen Data dan Pengembangan Sistem Informasi Kementerian PKP, Wijasena Hendra Kurniawan; serta Kepala Subdirektorat Penyusunan Keterpaduan Sistem Pembiayaan dan Perumahan Kementerian PKP, Tantra.

 

Kegiatan tersebut dimoderatori Kepala Bagian Penganggaran Biro Rencana, Daviet Haryanto Setyohatmoko.

Sosialisasi juga diikuti Kepala Kantor Wilayah BPN dan Kepala Kantor Pertanahan dari seluruh Indonesia secara daring.

 

Kehadiran jajaran pertanahan di daerah menjadi bagian dari penguatan koordinasi agar percepatan sertipikasi MBR dapat diterapkan secara terarah di lapangan.

 

Dengan target yang didorong lebih cepat, tantangan berikutnya adalah memastikan proses sertipikasi berlangsung tepat sasaran, terkoordinasi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang menjadi penerima program.

 

Kementerian ATR/BPN bersama mitra kerja diharapkan mampu menerjemahkan target 3 juta bidang tersebut menjadi pelayanan yang semakin dekat dengan masyarakat, sehingga rumah layak huni tidak hanya memiliki bangunan yang memadai, tetapi juga berdiri di atas tanah dengan kepastian hukum yang jelas.*

Berita Terkait

Dua Kampung Nelayan Segera Dibangun, Paulus Henuk Dorong Tujuh Lokasi Rote Ndao Terakomodir
Paulus Henuk Dorong Penguatan Konektivitas Udara, Perpanjangan Runway Jadi Harapan Besar Rote Ndao
Alberd Dano, S.Pd, Kepala SMAN 1 Lobalain Rutin Evaluasi RPM
Bupati Paulus Henuk Dorong Rote Ndao Masuk Era Energi Bersih, Angin dan Surya Jadi Peluang Baru
Latsar CPNS 2026 Dimulai, Paulus Henuk Dorong Calon ASN Rote Ndao Tumbuh dengan Integritas dan Semangat Melayani
Ketua OSIS Pimpin Upacara, SMA N 1 Lobalain Tanamkan Tiga Nilai Karakter
Layanan Pengukuran Terjadwal Percepat Masyarakat Mendapatkan Peta Bidang Tanah
Kantor Pertanahan Rote Ndao dan Bank NTT Bangun Kolaborasi, Dorong Pelayanan Masyarakat Makin Terintegrasi

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 03:09 WITA

Paulus Henuk Rangkul Tokoh Adat dan Warga Loaholu, Cari Jalan Tengah untuk Persoalan Bersama

Jumat, 18 September 2026 - 03:29 WITA

Harhubnas 2026, Paulus Henuk Dorong Konektivitas Transportasi Jadi Penggerak Ekonomi Rote Ndao

Rabu, 16 September 2026 - 05:34 WITA

PEKPPP Jadi Cermin Pembenahan Pelayanan, Yohanis Dade Minta ASN Sumba Barat Berani Berbenah

Minggu, 13 September 2026 - 11:51 WITA

Kapus Se-Rote Ndao Didorong Hadir di Paripurna, Jangan Hanya Tunggu Anggaran Turun

Jumat, 11 September 2026 - 01:37 WITA

Bendung Moresa Dorong Petani Batulilok Panen Dua Musim, Paulus Henuk Cek Langsung Manfaat Infrastruktur Pertanian

Rabu, 9 September 2026 - 22:43 WITA

Bupati Paulus Henuk Turun Langsung Kawal Pembangunan, Sejumlah Titik Jadi Sasaran Monev

Rabu, 9 September 2026 - 22:35 WITA

Bupati Paulus Henuk: Pembangunan Rote Ndao Harus Bertumpu pada Tiga Kekuatan Masyarakat

Selasa, 8 September 2026 - 19:31 WITA

Usai Sidang III Dibuka, Ketua DPRD dan Bupati Rote Ndao Tak Duduk Diam, Langsung Cek Pembangunan 2026

Berita Terbaru