Paulus Henuk Rangkul Tokoh Adat dan Warga Loaholu, Cari Jalan Tengah untuk Persoalan Bersama

- Redaksi

Minggu, 20 September 2026 - 03:09 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : John Henuk Editor : Redaksi
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

onlinentt.com-Rote Ndao – Pemerintah Kabupaten Rote Ndao terus membuka ruang dialog bersama masyarakat dan tokoh adat dalam menyikapi berbagai persoalan yang berkembang di tengah kehidupan masyarakat.

 

Hal itu terlihat saat Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, SH, menerima Camat, para Kepala Desa, para Maneleo, serta masyarakat Loaholu di Rumah Jabatan Bupati Rote Ndao, Sabtu (19/09/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana kekeluargaan. Berbagai persoalan yang tengah dihadapi masyarakat dibicarakan secara terbuka dengan semangat mencari solusi bersama, tanpa mengedepankan kepentingan salah satu pihak.

 

Bagi Paulus Henuk, komunikasi menjadi bagian penting dalam menyelesaikan setiap persoalan yang muncul di tengah masyarakat.

 

Pemerintah, menurutnya, tidak dapat berjalan sendiri tanpa dukungan masyarakat dan tokoh adat.

Baca Juga :  Bibit Siklon Tropis 97S Diprediksi Terus Bergerak Menjauhi Wilayah NTT

 

“Setiap persoalan yang muncul di tengah masyarakat harus diselesaikan melalui komunikasi, kebersamaan, dan semangat untuk saling memahami,” ujar Paulus.

 

Ia menegaskan, pemerintah dan tokoh adat memiliki tanggung jawab yang saling melengkapi.

 

Karena itu, hubungan keduanya harus terus dibangun agar setiap persoalan dapat diselesaikan dengan mengedepankan kedamaian, persatuan, serta kepentingan masyarakat.

 

Dalam diskusi tersebut, Paulus juga mengajak semua pihak memahami bahwa sebuah objek atau persoalan dapat memiliki keterikatan dengan lebih dari satu kepentingan.

 

Di satu sisi terdapat kepentingan anak Leo bersama keluarga adatnya. Namun di sisi lain, terdapat pula kepentingan masyarakat yang menjadi bagian dari tanggung jawab pemerintah.

Baca Juga :  Kasat Binmas Polres Dompu Pimpin Kegiatan Penjaringan Anggota Kamtibmas

 

Karena itu, menurut Paulus, penyelesaian persoalan tidak boleh ditempatkan dalam kerangka siapa yang menang dan siapa yang kalah.

 

“Yang kita cari bukanlah siapa yang harus dikalahkan atau siapa yang harus dimenangkan, melainkan bagaimana menemukan jalan keluar yang adil, bijaksana, dan dapat diterima bersama,” tegasnya.

 

Pendekatan tersebut menjadi penting agar persoalan yang berkembang tidak semakin melebar dan mengganggu hubungan sosial di tengah masyarakat.

 

Paulus menekankan bahwa penghormatan terhadap adat harus tetap berjalan beriringan dengan tanggung jawab pemerintah dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat.

 

“Adat harus dihormati, masyarakat harus dilindungi, dan pemerintah hadir untuk menjembatani keduanya,” katanya.

 

Baca Juga :  Jelang New Normal, Babinsa Koramil 1604-07 Amarasi Lakukan Silaturahmi Bersama Kaur Pembangunan Desa

Usai berdiskusi, pertemuan kemudian dilanjutkan dengan makan malam bersama. Suasana tersebut menjadi bagian lain dari upaya membangun kedekatan antara pemerintah, tokoh adat, pemerintah desa, dan masyarakat.

 

Bagi Paulus, makan bersama bukan sekadar kegiatan seremonial. Momen sederhana tersebut justru menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi dan rasa persaudaraan.

 

Melalui pertemuan seperti ini, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao ingin memastikan bahwa setiap persoalan masyarakat dapat dibicarakan secara terbuka, dengan mengedepankan kebersamaan dan mencari titik temu yang dapat diterima semua pihak.

 

Kolaborasi antara pemerintah, tokoh adat, pemerintah desa, dan masyarakat pun dinilai perlu terus dirawat sebagai modal sosial dalam menjaga kehidupan masyarakat Rote Ndao tetap aman, damai, dan harmonis.*

Berita Terkait

Martha Floria Yanti Teuf, S.Pd: Menapaki Perjalanan dengan Hati, Mengabdi dengan Kasih, dan Bertumbuh dalam Ketekunan
Sertipikat Sekolah Rakyat Diserahkan, Pemkab Rote Ndao Pastikan Aset Pendidikan Berdiri di Atas Dasar Hukum
Paulus Henuk Dorong Keterbukaan Informasi Jadi Budaya Pelayanan Pemerintahan
DPRD dan Pemkab Rote Ndao Sahkan Raperda Perubahan APBD 2026 Dalam Penutupan Sidang III
Bupati Paulus Henuk Buka Ruang Dialog Bersama Klasis Rote Barat Laut, Pemerintah dan Gereja Perkuat Peduli Terhadap Warga
Rote Ndao Raih Penghargaan Kabupaten Terentaskan Paling Progresif, Bupati Paulus Henuk Jadi Narasumber Knowledge Sharing Pembangunan Daerah 2026
Kepsek SDN Mbadokai Rekrut Panitia Didominasi Guru, Beni Nalle Mengaku Tidak Tahu
Usman Husin Fokus Dewan Pusat, Order Max Sombu Tertarik Main Dewan Provinsi, Opini Publik Deras di Dunia Maya dan Obrolan Kampung Terus Membahana

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 19:48 WITA

Martha Floria Yanti Teuf, S.Pd: Menapaki Perjalanan dengan Hati, Mengabdi dengan Kasih, dan Bertumbuh dalam Ketekunan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:05 WITA

Sidang III Ditutup, Paulus Henuk Tegaskan Pemerintahan Harus Berujung pada Kepentingan Rakyat

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:12 WITA

Paulus Henuk Dorong Keterbukaan Informasi Jadi Budaya Pelayanan Pemerintahan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:13 WITA

DPRD dan Pemkab Rote Ndao Sahkan Raperda Perubahan APBD 2026 Dalam Penutupan Sidang III

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:30 WITA

MasNya ATR/BPN Diluncurkan, Masyarakat Bisa Tanya Soal Layanan Pertanahan Lewat Live TikTok

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:53 WITA

Bupati Paulus Henuk Buka Ruang Dialog Bersama Klasis Rote Barat Laut, Pemerintah dan Gereja Perkuat Peduli Terhadap Warga

Kamis, 1 Oktober 2026 - 02:39 WITA

Rote Ndao Raih Penghargaan Kabupaten Terentaskan Paling Progresif, Bupati Paulus Henuk Jadi Narasumber Knowledge Sharing Pembangunan Daerah 2026

Rabu, 30 September 2026 - 14:00 WITA

Kepsek SDN Mbadokai Rekrut Panitia Didominasi Guru, Beni Nalle Mengaku Tidak Tahu

Berita Terbaru