Dari Pulau Terluar Menuju Pusat Industri Garam Nasional, Tiga Menteri Pastikan Masa Depan K-SIGN Rote Ndao

- Redaksi

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Johanes Henuk Editor : Redaksi
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

onlinentt.com – Rote Ndao | Langkah besar menuju kemandirian garam nasional mulai menemukan pijakannya di ujung selatan Indonesia.

 

Kabupaten Rote Ndao yang selama ini dikenal sebagai pulau terluar kini diproyeksikan menjadi salah satu pusat industri garam terbesar di Tanah Air melalui pembangunan Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN) di Desa Matasio, Kecamatan Rote Timur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Komitmen tersebut diperlihatkan secara nyata melalui kunjungan kerja tiga menteri Kabinet Merah Putih, Kamis (30/7/2026). Hadir langsung Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia Zulkifli Hasan, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, serta Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto untuk meninjau kesiapan kawasan yang akan menjadi tulang punggung industri garam nasional.

 

Kunjungan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan penegasan bahwa pemerintah pusat menempatkan Rote Ndao sebagai bagian penting dalam strategi mewujudkan swasembada garam Indonesia sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor.

Baca Juga :  471 PPPK Paruh Waktu Resmi Terima SK, Bupati Paulus Henuk Tegaskan Komitmen Penguatan Pelayanan Publik

 

Dalam arahannya, Menteri Koordinator Bidang Pangan RI Zulkifli Hasan menegaskan bahwa pembangunan K-SIGN merupakan implementasi langsung dari arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, agar Indonesia mampu memenuhi kebutuhan garam dari produksi dalam negeri.

 

“Pesan Bapak Presiden Prabowo sangat jelas. Kalau garam diproduksi oleh bangsa sendiri, manfaat ekonominya akan kembali kepada rakyat Indonesia. Sebaliknya, jika terus bergantung pada impor, maka keuntungan justru dinikmati negara lain,” tegas Zulkifli Hasan.

 

Ia menjelaskan bahwa pembangunan kawasan industri garam tidak hanya mengejar peningkatan produksi, tetapi juga akan menghadirkan dampak ekonomi yang luas bagi masyarakat.

 

Setiap hektare lahan yang dikembangkan diperkirakan mampu membuka peluang usaha baru, menciptakan lapangan pekerjaan, menggerakkan aktivitas ekonomi lokal, hingga meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Baca Juga :  Buka Pameran Koepan Expo, Wagub Nae Soi Apresiasi Pemkot Kupang

 

Pembangunan K-SIGN sendiri merupakan pelaksanaan dari Peraturan Presiden Nomor 17 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembangunan Pergaraman Nasional.

 

Regulasi tersebut menjadi dasar pemerintah dalam membangun ekosistem industri garam yang terintegrasi mulai dari produksi, pengolahan hingga distribusi sehingga mampu memenuhi kebutuhan garam nasional secara berkelanjutan.

 

Bagi Kabupaten Rote Ndao, proyek strategis nasional ini memiliki arti yang jauh lebih besar. Selain memperkuat identitas daerah sebagai wilayah paling selatan Indonesia, K-SIGN menjadi simbol perubahan bahwa daerah terluar bukan lagi sekadar beranda negara, tetapi telah menjadi beranda depan pembangunan ekonomi nasional.

 

Bupati Rote Ndao Paulus Henuk yang turut mendampingi rombongan menteri menyampaikan bahwa kehadiran pemerintah pusat menjadi sinyal kuat bahwa pembangunan di Rote Ndao mendapat perhatian serius.

Baca Juga :  Bupati Paulus Henuk Mengecek Pekerjaan Ruas Jalan dari Cabang Keoen Menuju PSN K-SIGN Rote Ndao

 

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao berkomitmen mendukung seluruh tahapan pembangunan K-SIGN agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat melalui peningkatan kesempatan kerja, pertumbuhan ekonomi, dan penguatan sektor industri berbasis potensi lokal.

 

Peninjauan tersebut juga dihadiri Kepala Dinas PUPR Provinsi Nusa Tenggara Timur Benyamin Nahak, Asisten I Sekretaris Daerah Provinsi NTT Alex Lumba, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta para pimpinan perangkat daerah Kabupaten Rote Ndao.

 

Melalui sinergi pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan Pemerintah Kabupaten Rote Ndao, pembangunan K-SIGN diharapkan menjadi tonggak baru kebangkitan industri garam Indonesia sekaligus menghadirkan kesejahteraan yang berkelanjutan bagi masyarakat di pulau paling selatan.*

Berita Terkait

NIHI Rote Tembus 20 Hotel Baru Terbaik Dunia, Nama Rote Ndao Kian Diperhitungkan di Peta Wisata Internasional
Atasi Persoalan BBM, Paulus Henuk Konsolidasikan Perangkat Daerah Cari Solusi bagi Rote Ndao
Sambut HUT Partai Perindo Ke 12, Anggota DPRD Yunus Panie Serahkan 12 Sapi Bibit bagi Warga Dua Kecamatan
Bupati Paulus Henuk Perkuat Sinergi dengan Bank NTT, Dorong Dukungan Perbankan untuk Pembangunan Rote Ndao
Dari Sanggaoen ke Pasar Global, Paulus Henuk Dorong Produk Rote Ndao Tembus Buyer Internasional
Paulus Henuk Perketat Pengawasan BBM, Satgas Diminta Cepat Tuntaskan Persoalan di Lapangan
Bupati Paulus Henuk Perkuat Koordinasi dengan Pertamina, Pastikan BBM Rote Ndao Tak Tersendat
K-S-SIGN Rote Ndao Masuk Tahap Pengawalan Serius, Pemerintah Dorong Percepatan Proyek Garam Nasional

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 10:42 WITA

Lapas Baa Salurkan Paket Sembako kepada Keluarga Warga Binaan

Sabtu, 7 November 2026 - 10:35 WITA

Panen Tomat di Kebun SAE, Warga Binaan Lapas Baa Dibekali Keterampilan Pertanian untuk Masa Depan

Kamis, 5 November 2026 - 22:24 WITA

Warga Negara Australia Meninggal di Pantai Oemau Desa Bo’a Kecamatan Rote Barat

Minggu, 1 November 2026 - 19:15 WITA

Purna Tugas Obet Koroh, Kalapas Kupang Apresiasi Dedikasi dan Loyalitas dalam Pengabdian

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:00 WITA

Adakah Agen atau Pengecer Siluman?

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:19 WITA

Ada Dugaan Uang Pelicin di Meja Scan Barcode SPBU

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:11 WITA

Ketika BBM Menghilang di Penjualan Eceran, Sebagian Anak Anak Tidak Bersekolah, Bangku Sekolah Kosong

Minggu, 18 Oktober 2026 - 12:08 WITA

Ke Mana BBM dari Antrean Panjang SPBU Sanggaoen? Warga Menunggu, Minyak Eceran Justru Menghilang

Berita Terbaru

Uncategorized

Lapas Baa Salurkan Paket Sembako kepada Keluarga Warga Binaan

Sabtu, 7 Nov 2026 - 10:42 WITA