onlinentt.com-Rote Ndao | Perbaikan pelayanan air bersih tidak cukup hanya dibicarakan di ruang rapat.
Pemerintah daerah perlu melihat langsung bagaimana sebuah layanan publik berjalan di lapangan, termasuk ketika proses evaluasi sedang berlangsung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Hal itu dilakukan Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH saat berkunjung ke kantor PDAM Rote Ndao, Kamis (17/09/2026).
Kunjungan tersebut berlangsung bersamaan dengan rapat evaluasi yang sedang dilaksanakan di lingkungan PDAM.
Paulus pun menyempatkan diri mengikuti proses tersebut sekaligus melihat secara langsung berbagai hal yang menjadi bahan evaluasi.
Dalam kesempatan itu, Bupati memberikan sejumlah masukan terkait aspek-aspek yang perlu mendapat perhatian bersama, terutama yang berkaitan dengan upaya mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat.
Menurut Paulus, PDAM memiliki posisi penting karena pelayanan yang diberikan bersentuhan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat.
Karena itu, pembenahan tidak boleh berhenti pada persoalan administrasi atau pengelolaan internal, tetapi harus bermuara pada semakin baiknya pelayanan yang diterima masyarakat.
Respons terhadap keluhan masyarakat, tata kelola lembaga, serta langkah konkret untuk memastikan ketersediaan dan kualitas pelayanan air bersih menjadi bagian yang perlu terus diperhatikan.
Bagi pemerintah daerah, evaluasi menjadi momentum untuk melihat apa saja yang sudah berjalan dan bagian mana yang masih membutuhkan pembenahan.
Dengan demikian, berbagai persoalan pelayanan dapat ditangani secara lebih terarah dan tidak berhenti sebagai catatan dalam rapat.
Paulus menegaskan bahwa pembahasan yang lebih strategis akan dilanjutkan melalui rapat bersama pada Senin mendatang di ruang kerjanya.
Rapat tersebut akan menjadi ruang untuk membahas secara lebih mendalam berbagai langkah dan strategi yang diperlukan dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan PDAM Rote Ndao.
Langkah itu sekaligus menunjukkan bahwa penguatan pelayanan air bersih membutuhkan koordinasi antara pemerintah daerah dan jajaran pengelola PDAM, dengan kepentingan masyarakat sebagai perhatian utama.
Sebab, bagi masyarakat, ukuran keberhasilan PDAM pada akhirnya bukan hanya terlihat dari bagaimana lembaga itu dikelola, tetapi dari seberapa baik kebutuhan mereka terhadap pelayanan air bersih dapat dipenuhi.*




















