Dua Orang Siswa di Rote Selatan Yang Diikutkan Sebagai Joki oleh PORDASI Rote Ndao di Pacuan Kuda Tradisional Babau, Kini Menuai Kritik “Pedas”

- Redaksi

Senin, 4 Agustus 2025 - 09:26 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Johanes Henuk Editor : redaksi
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Istimewah

onlinentt.com-Rote Ndao-Dua orang siswa SMP Negeri 2 Rote Selatan yang dijadikan joki oleh Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia, (Pordasi), Kabupaten Rote Ndao,

untuk berlaga pada pacuan kuda tradisional di Babau Kabupaten Kupang, pada tanggal 5 sampai sengan 11 Agustus 2025, kini menuai kritik “pedas” dari sejumlah pihak.

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pasalnya, bila kedua siswa tersebut “dipaksakan” mengikuti laga pacuan tersebut maka akan selain ketertinggalan materi juga akan kesulitan dalam memahami materi pelajaran.

Baca Juga :  Bupati Paulus Henuk Beri Dukungan, Wakili Rote Ndao di Miss Culture Universe 2026

 

Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Rote Selatan,  dikonfirmasi awak media, melalui panggilan WhatsApp, Minggu (04/08/25), mengaku memberikan izin kepada kedua anak tersebut karena atas permintaan dari Pordasi Rote Ndao.

 

“Saya beri ijin karena rekomendasi dari Pordasi Rote Ndao. Menurut Pordasi bahwa sudah berkordinasi dengan Dinas Pendidikan, Kebudayaan dan Olahraga Provinsi NTT,” terang Markus Nenoliu.

 

Selanjutnya, saat media mempertentangkan, rugi atau tidak, kedua siswa bila tidak mengikuti pembelajaran selama enam hari, Kepsek Nenoliu dengan polos mengaku sangat terganggu meski pun hanya sehari.

Baca Juga :  Sosok Kalem dan Elegan itu Usman Husin, "Malaikat Penolong Masyarakat Tani dan Nelayan" yang Diutus Tuhan

 

 Sementara salah seorang warga Rote Selatan yang tidak ingin namanya disebut dalam pemberitaan, mengatakan harusnya kepsek SMP Negeri 2 Rote Selatan, sebelum mengeluarkan ijin kepada kedua siswa tersebut perlu mempertimbangkan dampaknya Sebab kedua siswa tersebut bukanlah anak-anak bebas atau tidak bersekolah.

 

“Mereka masih berstatus siswa-siswa aktif dan untuk mengikuti iven seperti itu perlu ijin juga dari orang tua bukan hanya sekolah. Oleh karena itu pihak sekolah perlu melakukan pembatalan terhadap ijin yang diberikan,” pungkas warga ini.

Baca Juga :  Kalvari Batulai Resmi Ditahbiskan, Bupati Paulus Henuk Ajak Jemaat Jadikan Gereja Sebagai Pusat Pembinaan Karakter dan Persatuan

 

Ditambahkan warga, dengan diikutkan kedua siswa itu, mereka akan ketinggalan materi pelajaran dan kesulitan dalam memahami materi pelajaran,” sebut dia.

 

Kepala Dinas PKO  Kabupaten Rote Ndao, Arkhilaus Lenggu, dihubungi wartawan melalui panggilan WhatsAppnya,  enggan mengangkat handpone, Minggu, (03/08/2025).

 

Ketua Pordasi Rote Ndao, Simson Polin, juga anggota DPRD Prov-NTT, hingga berita ini dipublishkasi belum dikonfirmasi oleh media. “

Berita Terkait

Hanya Empat Camat Hadiri Pembukaan Sidang Paripurna IV DPRD Rote Ndao, Ke Mana yang Lain?
Lapas Baa Gandeng Puskesmas dan Dinkes Rote Ndao, 119 Orang Jalani Mobile Test HIV dan IMS
Prestasi Dua Mahasiswa Ilmu Komunikasi Unwira: Buktikan Komunikasi dan Teknologi Bisa Berjalan Beriringan
Pertamax dan Pertalite Dijual Bisik-Bisik di Rote Ndao, Pemerintah Jangan Tutup Mata
UU Aturan Reforma Agraria Buka Jalan Pemulihan Hak Masyarakat dalam Konflik Pertanahan
BBM Eceran Sempat Muncul, Lalu Menghilang: Kuota Agen di Rote Ndao Harus Dibuka ke Publik
Agen BBM Kembali Bergerak, Satgas Diminta Awasi Jalur Distribusi hingga Takaran ke Konsumen
Tujuh Ranperda Masuki Tahap Pemantapan, DPRD dan Pemkab Rote Ndao Bidik Penetapan pada Sidang IV 2026
Tag :
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 10:42 WITA

Lapas Baa Salurkan Paket Sembako kepada Keluarga Warga Binaan

Sabtu, 7 November 2026 - 10:35 WITA

Panen Tomat di Kebun SAE, Warga Binaan Lapas Baa Dibekali Keterampilan Pertanian untuk Masa Depan

Kamis, 5 November 2026 - 22:24 WITA

Warga Negara Australia Meninggal di Pantai Oemau Desa Bo’a Kecamatan Rote Barat

Minggu, 1 November 2026 - 19:15 WITA

Purna Tugas Obet Koroh, Kalapas Kupang Apresiasi Dedikasi dan Loyalitas dalam Pengabdian

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:00 WITA

Adakah Agen atau Pengecer Siluman?

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:19 WITA

Ada Dugaan Uang Pelicin di Meja Scan Barcode SPBU

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:11 WITA

Ketika BBM Menghilang di Penjualan Eceran, Sebagian Anak Anak Tidak Bersekolah, Bangku Sekolah Kosong

Minggu, 18 Oktober 2026 - 12:08 WITA

Ke Mana BBM dari Antrean Panjang SPBU Sanggaoen? Warga Menunggu, Minyak Eceran Justru Menghilang

Berita Terbaru

Uncategorized

Lapas Baa Salurkan Paket Sembako kepada Keluarga Warga Binaan

Sabtu, 7 Nov 2026 - 10:42 WITA