onlinentt.com – Sumba Timur | Penguatan sektor pertanian di Kabupaten Sumba Timur tidak cukup hanya mengandalkan program pemerintah daerah.
Dukungan pemerintah pusat melalui kebijakan, anggaran, sarana produksi dan perjuangan aspirasi di tingkat nasional dinilai menjadi bagian penting untuk mempercepat pembangunan daerah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Bupati Sumba Timur, Umbu Lili Pekuwali, mengatakan kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Sumba Timur, pemerintah pusat dan DPR RI harus terus diperkuat agar berbagai kebutuhan masyarakat dapat direspons secara lebih cepat dan tepat sasaran.
Pernyataan tersebut disampaikan Umbu Lili, Senin (31/08/2026), saat mengulas kunjungan Anggota DPR RI Komisi IV Fraksi PKB dari Daerah Pemilihan (Dapil) NTT II, Usman Husin, ke Sumba Timur pada 12 Agustus 2026 lalu.
Dalam kunjungan tersebut, berbagai agenda strategis pembangunan daerah menjadi bahan pembahasan. Salah satu perhatian utama adalah sektor pertanian yang menjadi sumber penghidupan masyarakat.
Tidak sekadar berdiskusi, kunjungan tersebut juga ditandai dengan penyaluran bantuan berupa alat dan mesin pertanian (Alsintan) serta mesin perahu yang diperjuangkan berdasarkan aspirasi masyarakat.
“Jadi pertemuan itu sekaligus menjadi bagian dari rangkaian kunjungan Usman Husin untuk menyerap dan menindaklanjuti kebutuhan masyarakat,” kata Umbu Lili.
Menurutnya, kebutuhan masyarakat pertanian harus dilihat secara menyeluruh.
Ketersediaan Alsintan memang penting untuk meningkatkan efisiensi kerja petani, namun dukungan tersebut perlu berjalan beriringan dengan ketersediaan bibit produktif, pupuk, fasilitas pertanian serta infrastruktur pendukung lainnya.
Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat melalui dukungan DPR RI menjadi peluang penting untuk memperkuat fondasi pembangunan pertanian di Sumba Timur.
Umbu Lili berharap kolaborasi tersebut ke depan mampu mendorong peningkatan produksi sekaligus memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan petani.
Salah satu kebutuhan strategis yang turut menjadi perhatian adalah pengembangan dan penguatan daerah irigasi Tanaraing, Kecamatan Rindi, Kabupaten Sumba Timur, yang berada di bawah naungan Balai Provinsi NTT.
Ia berharap usulan tersebut dapat diperjuangkan melalui pemerintah pusat sehingga kebutuhan infrastruktur pertanian yang berkaitan langsung dengan ketersediaan air bagi masyarakat dapat memperoleh perhatian lebih serius.
“Pak Usman juga menegaskan komitmennya untuk terus membawa kebutuhan masyarakat di daerah ke tingkat pemerintah pusat untuk diperjuangkan,” ujarnya.
Usman Husin: Pertanian Tidak Cukup Hanya dengan Alsintan
Sementara itu, Usman Husin menegaskan bahwa kunjungannya ke Sumba Timur merupakan bagian dari upaya menyerap kebutuhan masyarakat sekaligus menyelaraskannya dengan program yang dapat diperjuangkan di tingkat pemerintah pusat.
Menurutnya, pemerintah daerah memiliki pemahaman yang lebih dekat mengenai kondisi masyarakat. Karena itu, komunikasi antara DPR RI dan pemerintah daerah sangat penting agar setiap aspirasi yang dibawa ke pusat benar-benar memiliki dasar kebutuhan yang jelas.
Usman menilai peningkatan produktivitas pertanian harus dilakukan melalui pendekatan yang terintegrasi.
Bantuan Alsintan menjadi salah satu instrumen untuk mempercepat dan mempermudah proses produksi. Namun, alat pertanian saja belum cukup apabila tidak didukung dengan input produksi dan infrastruktur yang memadai.
“Kalau kita bicara soal kebutuhan petani secara lebih lengkap, bukan hanya soal alat dan mesin, tetapi juga kita siapkan bibit, pupuk dan fasilitas pendukung lainnya,” jelas Usman.
Ia menambahkan, kualitas bibit dan ketersediaan pupuk menjadi faktor penting dalam mendorong peningkatan hasil pertanian.
“Jadi kalau kita ingin pertanian kita semakin produktif, maka sarana pendukungnya selain alat dan mesin kita juga butuh bibit yang bagus serta pupuk dan fasilitas lainnya,” papar Usman.
Kolaborasi tersebut diharapkan tidak berhenti pada penyerahan bantuan, tetapi berkembang menjadi kerja bersama untuk membangun ekosistem pertanian yang lebih kuat.
Dengan dukungan pemerintah daerah, pemerintah pusat dan DPR RI, berbagai kebutuhan strategis masyarakat Sumba Timur diharapkan dapat dikawal secara berkelanjutan sehingga pembangunan tidak hanya menghasilkan peningkatan produksi, tetapi juga membuka peluang ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.*




















