onlinentt.com – Rote Ndao | Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan melalui penyerahan sumbangan kepada salah satu murid yang rumahnya mengalami musibah kebakaran beberapa waktu lalu.
Bantuan tersebut diserahkan sebagai bentuk empati dan perhatian terhadap kondisi keluarga murid yang sedang menghadapi masa sulit akibat kehilangan tempat tinggal dan sejumlah harta benda dalam peristiwa tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Alberd W. Dano, S.Pd, Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Lobalain, Sabtu, (22/08/2026), kepada media ini mengatakan penyerahan sumbangan ini menjadi wujud nyata bahwa lingkungan pendidikan tidak hanya berperan dalam proses belajar mengajar, tetapi juga hadir memberikan dukungan ketika peserta didiknya menghadapi persoalan dan musibah.
Kepedulian tersebut diharapkan dapat memberikan semangat kepada murid dan keluarganya untuk bangkit kembali setelah mengalami musibah,” terangnya.
Menurut Alberd Dano, dukungan moral maupun materiil, sekecil apa pun, dinilai memiliki arti penting bagi mereka yang sedang berada dalam kondisi sulit.
“Ini merupakan bentuk empati dan kepedulian kita terhadap murid kita yang sedang mengalami musibah. Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan beban keluarga dan memberikan kekuatan untuk kembali menata kehidupan,” demikian pesan Alberd dalam penyerahan bantuan tersebut.
Ditambahkan Dano, semangat kebersamaan juga menjadi nilai penting yang ingin terus dibangun di lingkungan pendidikan.
Ketika seorang murid mengalami kesulitan, perhatian dari guru, sekolah, maupun sesama warga pendidikan menjadi bagian dari dukungan untuk memastikan bahwa ia tidak merasa menghadapi persoalan tersebut seorang diri, ” ujarnya.
Alberd menyebut musibah kebakaran yang menimpa keluarga murid tersebut menjadi pengingat bahwa kepedulian sosial perlu terus dipupuk. Pendidikan tidak hanya membentuk kecerdasan akademik, tetapi juga menanamkan nilai kemanusiaan, solidaritas dan gotong royong,” ucapan dia.
Dengan adanya bantuan ini, diharapkan keluarga korban dapat melalui masa pemulihan dengan lebih kuat, sementara sang murid tetap memiliki semangat untuk melanjutkan pendidikan dan meraih cita-citanya.
Langkah sederhana tersebut sekaligus menunjukkan bahwa kepedulian dapat menjadi kekuatan untuk bangkit dari musibah,” pungkasnya.
Di tengah keterbatasan, Dano mengaku perhatian dan kebersamaan menjadi bagian penting dalam menghadirkan harapan baru bagi sesama,” cetusnya.*




















