Dari Bo’a untuk Dunia: RHA Nihi Rote Menyiapkan Generasi Muda Jadi Talenta Pariwisata

- Redaksi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Humas Nihi Rote Editor : Redaksi
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

onlinentt.com-Rote Ndao — Di tengah pesona alam Nihi Rote, Desa Bo’a, Kecamatan Rote Barat, berlangsung sebuah proses yang mungkin tidak banyak terlihat oleh wisatawan.

 

Di tempat ini, sejumlah anak muda Rote Ndao sedang mempersiapkan diri agar kelak tidak hanya menjadi penonton, tetapi ikut mengambil peran dalam pertumbuhan industri pariwisata di daerahnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Melalui Rote Hospitality Academy (RHA) Nihi Rote, generasi muda dari berbagai kecamatan mendapatkan kesempatan untuk mempelajari bahasa Inggris sekaligus mengenal dasar-dasar dunia hospitality dan perhotelan.

 

Salah satu peserta yang merasakan langsung proses tersebut adalah Calfin Sarlin Fanggi. Saat ditemui wartawan di Kota Ba’a, Kamis (20/8/2026), Calfin menceritakan pengalamannya selama mengikuti program pendidikan di RHA.

 

Menurut Calfin, program tersebut diikuti sekitar dua puluhan peserta yang berasal dari sejumlah wilayah di Rote Ndao, di antaranya Kecamatan Pantai Baru, Rote Tengah, Rote Barat Daya, Rote Barat, Rote Barat Laut dan Loaholu.

Baca Juga :  Selepas Olahraga Bupati Rote Ndao Diskusi Dengan Sejumlah ASN dari Tiga Dinas

 

Mereka datang dari latar belakang yang berbeda, namun memiliki tujuan yang relatif sama, yakni memperoleh keterampilan yang dapat menjadi modal untuk menyambut terbukanya peluang kerja dan pengembangan karier di sektor pariwisata.

 

“Kami mulai pelatihan dari bulan Juni 2026. Dalam satu minggu tiga kali belajar.

 

Kalau sudah masuk bulan Oktober, kami mulai setiap hari karena sudah masuk tahap praktik,” ujar Calfin.

Ia menjelaskan, proses pembelajaran tidak hanya berfokus pada kemampuan berbahasa Inggris.

 

Para peserta juga diperkenalkan dengan berbagai pengetahuan dasar mengenai dunia perhotelan dan pelayanan.

 

Bagi Calfin, kemampuan tersebut menjadi penting karena perkembangan pariwisata membutuhkan tenaga kerja lokal yang tidak hanya mengenal daerahnya sendiri, tetapi juga mampu berkomunikasi dengan wisatawan serta memahami standar pelayanan dalam industri hospitality.

Baca Juga :  Dari Meja Kolaborasi untuk Rote Ndao, Dukungan Rp100 Juta Disiapkan untuk Air Bersih dan Stunting

 

Yang membuat proses belajar semakin menyenangkan, kata Calfin, adalah pendekatan para pengajar yang mampu membangun suasana belajar secara dekat dan kekeluargaan.

 

“Cara mengajar dari empat orang guru ini bagus, kami mengerti. Selain akrab dengan kami, seperti saudara,” katanya.

 

Bagi warga Desa Lid’or itu, kesempatan menjadi peserta RHA merupakan pengalaman yang sangat berharga.

 

Selain memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru, peserta juga mendapatkan dukungan berupa biaya transportasi setiap bulan.

 

“Pendaftaran awal tanpa biaya, bahkan sekarang ini kami setiap bulan dapat biaya transportasi,” ungkapnya.

 

Program tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa pembangunan pariwisata tidak semata-mata berbicara mengenai pembangunan destinasi, promosi wisata maupun peningkatan jumlah kunjungan wisatawan.

 

Ada bagian penting lainnya yang tidak kalah strategis, yakni menyiapkan sumber daya manusia lokal agar mampu menjadi bagian dari rantai industri pariwisata.

Baca Juga :  Bupati Paulus Henuk Perjuangkan Dukungan Pusat, Rote Ndao Bidik Percepatan Rehabilitasi Pascabencana dan Industri Garam Nasional

 

Keindahan pantai, laut, budaya dan kekayaan alam Rote Ndao tentu menjadi modal besar bagi perkembangan sektor pariwisata.

 

Namun, keberadaan sumber daya manusia yang memiliki keterampilan, kemampuan komunikasi dan pemahaman terhadap pelayanan menjadi faktor penting agar manfaat perkembangan pariwisata dapat semakin dirasakan masyarakat lokal.

 

Dari ruang-ruang belajar di Nihi Rote, para peserta RHA perlahan membangun kepercayaan diri. Mereka belajar bahasa Inggris, mengenal hospitality, memahami standar pelayanan dan mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja yang semakin terbuka.

 

Kisah Calfin dan peserta lainnya menjadi gambaran bahwa masa depan pariwisata Rote Ndao juga sedang tumbuh dari kalangan anak-anak daerah sendiri.

 

Dari Bo’a, mereka belajar menatap dunia. Dan dari Pulau Rote, mereka sedang mempersiapkan langkah untuk suatu hari menjadi wajah sekaligus tenaga profesional yang ikut membawa nama Rote Ndao ke panggung pariwisata yang lebih luas.*

Berita Terkait

Paulus Henuk Rangkul KMJ GMIT Siloam Metina, Matangkan Penyambutan HUT ke-25 Persekutuan Doa GMIT
Dari Susah Menuju Sukses, Yedit Bessie, Lalui “Sejuta” Pengorbanan dan Doa Selalu Menjadi Kekuatan
Martha Floria Yanti Teuf, S.Pd: Menapaki Perjalanan dengan Hati, Mengabdi dengan Kasih, dan Bertumbuh dalam Ketekunan
Sertipikat Sekolah Rakyat Diserahkan, Pemkab Rote Ndao Pastikan Aset Pendidikan Berdiri di Atas Dasar Hukum
Paulus Henuk Dorong Keterbukaan Informasi Jadi Budaya Pelayanan Pemerintahan
DPRD dan Pemkab Rote Ndao Sahkan Raperda Perubahan APBD 2026 Dalam Penutupan Sidang III
Bupati Paulus Henuk Buka Ruang Dialog Bersama Klasis Rote Barat Laut, Pemerintah dan Gereja Perkuat Peduli Terhadap Warga
Rote Ndao Raih Penghargaan Kabupaten Terentaskan Paling Progresif, Bupati Paulus Henuk Jadi Narasumber Knowledge Sharing Pembangunan Daerah 2026

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 01:07 WITA

Rp 6 Miliar untuk 40 Kelompok Tani, Paulus Henuk Dorong Pertanian Rote Ndao Lebih Tangguh Hadapi Kekeringan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:18 WITA

Bantuan Pertanian Harus Berbuah Hasil, Bupati Rote Ndao Titip Tanggung Jawab kepada 40 Kelompok Tani

Selasa, 13 Oktober 2026 - 17:41 WITA

Manfaatkan PTSL untuk Urus Sertipikat, Masyarakat Rasakan Kemudahan dan Kepastian Hukum

Minggu, 11 Oktober 2026 - 18:34 WITA

Bicara dalam Banten Investment Forum 2026, Wamen ATR/Waka BPN: Kepastian Pertanahan dan Tata Ruang Jadi Fondasi Investasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 01:02 WITA

Dari Ruang Kerja Bupati, Paulus Henuk Perkuat Komunikasi Politik untuk Kepentingan Rote Ndao

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:05 WITA

Sidang III Ditutup, Paulus Henuk Tegaskan Pemerintahan Harus Berujung pada Kepentingan Rakyat

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:50 WITA

Pemkab Rote Ndao Perkuat Sinergi Pertanahan, Bupati Paulus Henuk Terima Audiensi Kepala Kantor Pertanahan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:40 WITA

Angriyani Novita Lololau: “Doakan Apa yang Kamu Kerjakan dan Kerjakan Apa yang Kamu Doakan”

Berita Terbaru