onlinentt.com–Rote Ndao I Semangat membangun kebiasaan menabung sejak usia sekolah mendapat momentum istimewa dalam puncak peringatan Hari Indonesia Menabung yang berlangsung di SMA Negeri 1 Lobalain, Kabupaten Rote Ndao.
Kegiatan yang dihadiri Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH tersebut menjadi bagian dari gerakan kolaboratif Bank NTT bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan dukungan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur dan Bank Indonesia, Rabu, (19/08/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Yang membanggakan, gerakan tersebut berhasil mencatatkan prestasi nasional melalui Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) setelah pembukaan rekening Simpanan Pelajar (SimPel) mencapai 220.194 rekening.
Bagi Bupati Paulus Henuk, pencapaian tersebut tidak semata-mata harus dilihat sebagai sebuah rekor.
Lebih jauh, capaian itu merupakan gambaran kuat tentang tumbuhnya kesadaran generasi muda NTT terhadap pentingnya literasi dan inklusi keuangan.
Menurutnya, kebiasaan menabung yang ditanamkan sejak dini memiliki nilai pendidikan yang jauh lebih besar daripada sekadar menyimpan uang.
Anak-anak, kata Paulus, perlahan diajak memahami bagaimana mengelola uang, membedakan kebutuhan dan keinginan, serta belajar merencanakan masa depan melalui kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten.
“Bagi saya, capaian ini bukan sekadar tentang rekor. Lebih dari itu, ini adalah langkah positif dalam membangun budaya menabung sejak dini,” demikian pesan yang disampaikan dalam momentum tersebut.
Ia menilai, keterlibatan pelajar dalam gerakan menabung menjadi investasi penting bagi lahirnya generasi NTT yang semakin mandiri dan memiliki pemahaman finansial yang baik.
Karena itu, budaya menabung diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial atau pencapaian rekor semata, tetapi terus menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari para pelajar.
Kolaborasi antara pemerintah, lembaga jasa keuangan, dunia pendidikan dan berbagai pemangku kepentingan dinilai menjadi kunci agar edukasi keuangan dapat menjangkau generasi muda secara lebih luas.
Momentum Hari Indonesia Menabung di SMA Negeri 1 Lobalain sekaligus menunjukkan bahwa sekolah dapat menjadi ruang strategis untuk memperkenalkan literasi keuangan secara nyata kepada peserta didik.
Dengan kebiasaan menabung yang dibangun sejak bangku sekolah, generasi muda diharapkan tidak hanya memiliki cita-cita besar, tetapi juga kemampuan untuk mempersiapkan dan mengelola masa depannya secara bijak.
Bupati Paulus Henuk pun berharap gerakan menabung terus berkembang di seluruh NTT dan menjadi bagian dari karakter generasi muda yang cerdas secara finansial.
“Semoga gerakan menabung ini terus tumbuh dan menjadi bagian dari budaya generasi muda NTT yang mandiri, cerdas dalam mengelola keuangan, dan memiliki perencanaan masa depan yang lebih baik,” harapnya.
Pencapaian 220.194 rekening SimPel akhirnya bukan hanya tercatat sebagai angka dalam sebuah rekor, tetapi menjadi simbol bahwa langkah kecil para pelajar untuk mulai menabung dapat menjadi gerakan besar ketika dilakukan secara bersama-sama.




















