Gotong Royong Bangun Gereja, Rawat Persaudaraan dan Masa Depan Rote Ndao

- Redaksi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 04:12 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Johanes Henuk Editor : Redaksi
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

onlinentt.com–Rote Ndao | Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH, menghadiri ibadah penggalangan dana pembangunan Jemaat GMIT Loaholu Oelua, Selasa, (25/08/2026).

 

Kehadiran Bupati dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap semangat kebersamaan dan kepedulian masyarakat dalam membangun kehidupan bergereja sekaligus memperkuat persaudaraan di tengah masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Ibadah penggalangan dana berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan.

 

Jemaat bersama berbagai elemen masyarakat menunjukkan bahwa pembangunan gereja bukan semata-mata tanggung jawab segelintir orang, melainkan sebuah gerakan bersama yang lahir dari kepedulian dan rasa memiliki.

 

Dalam kesempatan tersebut, Paulus Henuk menegaskan bahwa semangat gotong royong merupakan salah satu kekuatan penting masyarakat Rote Ndao yang harus terus dipelihara.

 

Menurutnya, pembangunan daerah tidak cukup hanya diukur dari berdirinya berbagai infrastruktur fisik.

Baca Juga :  Ke Mana BBM dari Antrean Panjang SPBU Sanggaoen? Warga Menunggu, Minyak Eceran Justru Menghilang, Di Mana Satgas BBM dan Tim Pemantau BBM?

 

Lebih dari itu, pembangunan harus mampu memperkuat persaudaraan, kepedulian, empati serta rasa memiliki terhadap daerah.

 

“Semangat gotong royong dan kebersamaan seperti ini terus menjadi kekuatan dan modal kita sebagai masyarakat Rote Ndao yang perlu dijaga dan dipertahankan,” ujar Paulus.

 

Ia mengatakan, pembangunan gereja juga memiliki dimensi yang jauh lebih luas dibandingkan pembangunan sebuah gedung. Gereja menjadi ruang pembentukan karakter dan pertumbuhan iman bagi seluruh generasi.

 

“ Membangun gereja bukan hanya membangun gedung, tetapi juga membangun masa depan generasi penerus gereja dan bangsa maupun daerah,” katanya.

 

Paulus menyebut, gereja memiliki peran strategis dalam membentuk kehidupan masyarakat sejak usia dini.

 

Anak-anak melalui Sekolah Minggu dibina untuk mengenal nilai-nilai iman dan kasih, sementara kaum muda dan remaja terus diarahkan untuk memiliki karakter serta kehidupan spiritual yang kuat.

Baca Juga :  Sidang III Ditutup, Paulus Henuk Tegaskan Pemerintahan Harus Berujung pada Kepentingan Rakyat

 

Di sisi lain, orang tua juga memiliki ruang untuk saling menguatkan, mendoakan dan bertumbuh bersama dalam kehidupan persekutuan.

 

Karena itu, menurut Paulus, dukungan terhadap pembangunan gereja harus dipandang sebagai investasi sosial dan spiritual bagi masa depan masyarakat Rote Ndao.

 

Ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus mempertahankan budaya saling membantu dan berbagi dalam berbagai bidang kehidupan.

 

“Ketika kita bergandengan tangan, yang kita bangun bukan hanya sebuah bangunan, tetapi juga rasa persaudaraan dan kepedulian.

 

Dari kebersamaan seperti inilah kita menyiapkan generasi Rote Ndao yang kuat, beriman dan memiliki kepedulian terhadap sesama,” ungkapnya.

 

Penggalangan dana pembangunan Jemaat GMIT Loaholu Oelua pun menjadi gambaran bahwa kekuatan pembangunan dapat tumbuh dari partisipasi masyarakat. Setiap bentuk dukungan, sekecil apa pun, memiliki arti ketika dilakukan dengan ketulusan dan semangat kebersamaan.

Baca Juga :  Laporkan Hoax, Direktur PT SAK Diperiksa Polisi

 

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao di bawah kepemimpinan Paulus Henuk terus mendorong agar semangat kolaborasi antara pemerintah, gereja dan masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun daerah.

 

Sebab, kemajuan Rote Ndao bukan hanya tentang pembangunan jalan, gedung dan fasilitas publik, tetapi juga tentang membangun manusia yang memiliki iman, karakter, solidaritas dan rasa tanggung jawab terhadap masa depan daerah.

 

Melalui semangat gotong royong yang terus dirawat, pembangunan Jemaat GMIT Loaholu Oelua diharapkan tidak hanya menghadirkan tempat ibadah yang lebih baik, tetapi juga menjadi ruang yang terus melahirkan generasi penerus yang bertumbuh dalam iman, persaudaraan dan kepedulian terhadap sesama.*

Berita Terkait

32 Tahun Mengabdi di Rote Ndao, Karolus Laga Masan Memilih Setelah Pensiun Menetap: “Tanah Ini Sudah Menjadi Negeri Ayah dan Ibu Kedua”
Bupati dan Wakil Bupati, ASN, DPRD dan Polisi Punya Jalur BBM, Wartawan Untuk Dapat Setetes Saja Sulit
Barcode BBM Diduga Dimanipulasi, Satu Mobil Bisa Isi Berulang Kali? Polisi dan Samsat Harus Bertindak!
Atas Perintah Siapa Pertamax Sanggaoen Dibatasi? Pengakuan Anggota Polisi Picu Tanda Tanya
Dari Lobalain Menatap IPDN, Kaleb Bessie Buktikan Perjuangan Anak Rote Ndao Tak Berhenti di Batas Pulau
Ke Mana BBM dari Antrean Panjang SPBU Sanggaoen? Warga Menunggu, Minyak Eceran Justru Menghilang, Di Mana Satgas BBM dan Tim Pemantau BBM?
Di Balik Jeruji, 21 Warga Binaan Lapas Ba’a Merajut Kembali Mimpi Lewat Pendidikan
Masyarakat Rote Ndao “Bak Hidup di Persimpangan Sorga dan Neraka”

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:27 WITA

32 Tahun Mengabdi di Rote Ndao, Karolus Laga Masan Memilih Setelah Pensiun Menetap: “Tanah Ini Sudah Menjadi Negeri Ayah dan Ibu Kedua”

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:21 WITA

Bupati dan Wakil Bupati, ASN, DPRD dan Polisi Punya Jalur BBM, Wartawan Untuk Dapat Setetes Saja Sulit

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:14 WITA

Barcode BBM Diduga Dimanipulasi, Satu Mobil Bisa Isi Berulang Kali? Polisi dan Samsat Harus Bertindak!

Senin, 19 Oktober 2026 - 01:26 WITA

Dari Lobalain Menatap IPDN, Kaleb Bessie Buktikan Perjuangan Anak Rote Ndao Tak Berhenti di Batas Pulau

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:49 WITA

Ke Mana BBM dari Antrean Panjang SPBU Sanggaoen? Warga Menunggu, Minyak Eceran Justru Menghilang, Di Mana Satgas BBM dan Tim Pemantau BBM?

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:26 WITA

Di Balik Jeruji, 21 Warga Binaan Lapas Ba’a Merajut Kembali Mimpi Lewat Pendidikan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:58 WITA

Masyarakat Rote Ndao “Bak Hidup di Persimpangan Sorga dan Neraka”

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:46 WITA

Data Pertanahan Kantah Kabupaten Karawang Sebagian Besar Telah Dialihmediakan, Masyarakat Diimbau Tidak Khawatir

Berita Terbaru