onlinentt.com – Rote Ndao — Pengembangan sektor peternakan di Kabupaten Rote Ndao tidak hanya membutuhkan program dan kebijakan, tetapi juga pijakan ilmiah yang kuat agar setiap langkah pembangunan benar-benar sesuai dengan kondisi serta potensi masyarakat di daerah.
Semangat tersebut menjadi bagian dari diskusi bersama tim dosen Fakultas Peternakan Universitas Nusa Cendana (Undana) dalam rangka persiapan pelaksanaan penelitian di Kabupaten Rote Ndao.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pertemuan tersebut menjadi ruang untuk bertukar gagasan mengenai berbagai aspek peternakan yang dapat dikaji secara lebih mendalam.
Penelitian diharapkan mampu menghasilkan data dan rekomendasi yang dapat memberikan manfaat nyata bagi pengembangan peternakan sekaligus peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Rote Ndao sendiri memiliki potensi peternakan yang cukup besar.
Ternak bukan hanya menjadi bagian dari aktivitas ekonomi masyarakat, tetapi juga telah menjadi bagian dari kehidupan sosial dan sumber penghidupan keluarga di berbagai wilayah.
Karena itu, penelitian yang dilakukan secara terarah dinilai penting untuk melihat kondisi peternakan dari berbagai sisi, mulai dari pola pemeliharaan, ketersediaan pakan, produktivitas ternak, hingga peluang pengembangan usaha peternakan yang lebih modern dan berkelanjutan.
Diskusi bersama para akademisi Undana juga mencerminkan pentingnya membangun jembatan antara dunia pendidikan tinggi dan kebutuhan pembangunan di daerah.
Pengetahuan yang lahir dari kampus diharapkan tidak berhenti sebagai kajian akademik, tetapi dapat diterjemahkan menjadi rekomendasi yang mudah diterapkan di lapangan.
Kolaborasi seperti ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat pembangunan Rote Ndao berbasis data.
Dengan penelitian yang dilakukan secara objektif dan melibatkan berbagai pihak, potensi serta persoalan yang dihadapi peternak dapat dipetakan dengan lebih baik.
Harapannya, hasil penelitian nantinya dapat menjadi salah satu referensi dalam merumuskan kebijakan dan program peternakan yang lebih tepat sasaran.
Lebih jauh, kerja sama dengan perguruan tinggi juga membuka peluang bagi Rote Ndao untuk terus mengembangkan inovasi di bidang peternakan.
Sentuhan ilmu pengetahuan dan teknologi diharapkan mampu meningkatkan produktivitas, nilai ekonomi ternak, serta daya saing peternak lokal.
Bagi masyarakat Rote Ndao, peternakan bukan sekadar persoalan ternak dan produksi. Di dalamnya terdapat harapan keluarga, sumber pendapatan, serta potensi ekonomi daerah yang perlu dikembangkan secara serius.
Melalui sinergi pemerintah daerah, akademisi, masyarakat dan para pelaku usaha, sektor peternakan diharapkan semakin kuat dan mampu memberikan kontribusi yang lebih besar bagi masa depan Rote Ndao.
Diskusi bersama tim dosen Fakultas Peternakan Undana pun menjadi langkah awal untuk menghadirkan penelitian yang tidak hanya berbicara tentang teori, tetapi benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat dan potensi daerah.*




















