Usman Husin, Anggota DPR RI Komisi IV Fraksi PKB/Sang Aspirator Senayan dari Negeri Gersang/Foto : Daniel Timu, portalntt.com
onlinentt.com-Rote Ndao- Spirit Perjuangannya yang tak pernah berhenti, dengan slogan sejahteralah rakyat dan negeriku, menjadi “buah bibir” masyarakat Rote Ndao, baik oleh para pedagang, Kuli bangunan, tukang ojek, penyadap lontar, penggarap ladang, sawah, nelayan pesisir, pedagang pasar keliling hingga pengggembala hewan di padang gersang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Mereka mengaku ada sosok anak negeri yang memiliki hati tulus dan berkarakter santun serta elegan. Cinta kasihnya pun menembus “kilauan warna pelangi,”.
Figuritas yang tak banyak bicara, seakan menyimpan sejuta misteri itu, bak “air tenang yang tak berbuaya”, namun naluri kemanusiaannya terus “bergejolak”,
Kepekaannya terus “meneropong”, penderitaan yang dialami masyarakat sejauh derap langkah di pusara negeri gersang.
Pria kelahiran kampung pesisir Metina yang memiliki nama lengkap Usman Husin ini ternyata lahir dan tumbuh di tengah keluarga sederhana.
Di masa kecilnya tidak seperti anak anak kecil lain di kampungnya. Lahir di tengah keluarga sangat sederhana, masih terhiang hiang di kepalanya; sepulang sekolah, harus membantu ibunya berjualan kue keliling Kota Baa.
Sebagian ceritera tentang “orang besar”,/(red=orang gede, sebutan etnis Jawa), yang kebanyakan datangnya dari hal yang mirip tapi tidak semua, mengingat tentang asal dan usul.
Namun tidak bagi Usman Husin, justru dengan kebiasaan demikian menjadikannya bertumbuh dalam kondisi kerasnya kehidupan membuatnya banyak belajar makna kehidupan, bahwa hidup ini butuh pengorbanan dan perjuangan.
Maka itu, ketika dia dipercaya oleh masyarakat Nusa Tenggara Timur, khususnya masyarakat Rote Ndao, menjadi seorang legislator di Senayan Jakarta, dia bukan “penikmat permainan”, bak penonton yang duduk di atas tribun dan cuma teriak.
Tapi kesempatan itu menjadi peluang baginya untuk diam lalu bergerak, dan hasilnya, kini masyarakat tani dan nelayan di Rote Ndao “hasil pertanian” yang berlipat lipat dan dalam bercocok tanam hingga panen pun sudah berperilaku modern.
Dibalik kerja keras dan spirit memperjuangkan hak hak masyarakat tani dan nelayan itu, Usman Husin yang beristrikan salah satu Puteri asli ex Nusak Ti, keturunan pulau leluhur Ndana tersebut, sebagai seorang aspirator orang kecil dan “politisi petarung sejati”, hanya ada satu kata baginya “lakukan yang terbaik” bagi mereka yang membutuhkan dan jangan pernah menyerah “selagi mulut masih bisa bersuara, langkah masih dapat berjalan dan tangan tidak pernah diam”. *tim
Halaman : 1 2 Selanjutnya

Ikuti Kami
Subscribe













