onlinentt.com-Rote Ndao-Migel Heret Beama, S.Pd, Anggota DPRD Kabupaten Rote Ndao, dalam masa reses, (recess/masa istirahat atau kegiatan di luar sidang), di Dusun Loe Ndolu Desa Bolatena Kecamatan Landu Leko, Jumat,(05/09/2025), menyerap dan menampung sejumlah keluh-kesah dari masyarakat setempat.
Tujuan reses tersebut untuk mendengar aspirasi serta pengaduan dari konstituen (masyarakat yang memilihnya), di daerah pemilihan, (Dapil), yang kemudian diperjuangkan menjadi kebijakan dalam program pemerintah daerah, (Pemda), sekaligus merupakan bentuk pertanggungjawaban moral sebagai wakil rakyat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Migel Beama, kepada media ini, Sabtu, (06/09/2025), via telepon selulernya, 082 237 XXX XXX, masyarakat di Dusun Loe Ndolu Desa Bolatena Kecamatan Landu Leko, sangat mengeluh soal asas pemanfaatan sumber air minum sumur bor yang diperjualbelikan secara pribadi oleh oknum tertentu dan sumber air irigasi yang tidak dimanfaatkan bagi masyarakat tani.
“Khusus sumur bor. Ada pihak tertentu yang selama ini pergunakan secara pribadi. Alasannya, karena dia yang beli ganti aki pada mesin sumur bor tersebut ketika rusak. Lebihnya lagi, setelah kuasai secara pribadi, dia jual beli lagi air sumur bor itu kepada masyarakat,”terang dia.
Masih ditambahkan Migel Beama, politisi elegan dan santun ini, hal yang sama juga dengan sumber air irigasi. Sumber air ini, sambung Migel, menurut pengakuan masyarakat, bahwa selama ini, petugas yang menjaga irigasi tersebut tidak membuka saluran air di saat musim kemarau dengan alasan yang tidak masuk akal. Pada hal, masyarakat tani di dusun atau desa itu sangat membutuhkan sumber air irigasi ini untuk pertanian hortikultura,” sebutnya.
Migel mengaku, dengan kondisi ini masyarakat berharap agar Dinas P2T air bawah tanah Prov-NTT dapat menindaklanjutinya dengan berkunjung ke Kabupaten Rote Ndao untuk memantau langsung kondisi yang dialami masyarakat saat ini.
“Ini soal kebutuhan, kesehatan dan perut masyarakat sehingga dengan pemberitaan ini semoga ada respon dari Bidang P2T agar segera mengambil tindakan,”harapnya
Dituturkan, Migel Heret, masyarakat di Desa Bolatena sangat mengharapkan, perhatian dan bantuan dari pemerintah Kabupaten maupun provinsi, berupa sejumlah sarana penampungan air, seperti tandon air, (tangki/viber). Hal ini bertujuan untuk menampung persediaan air bersih dan cuci,” paparnya.
Selain kebutuhan sarana prasarana air bersih, terdapat 11 Kepala Keluarga yang selama ini belum terlayani penerangan listrik PLN. Oleh karena itu, dia juga sudah menghubungi pihak PLN untuk segera memproses asuransi agar dapat dilayani penerangan oleh PLN,”pungkasnya.
Mengakhiri stedmennya, salah satu politisi terbaik asal Nusak Korbafo itu, mengaku masyarakat Desa Bolatena berharap Aparat Penegak Hukum, (APH), segera menuntaskan kasus Dugaan Korupsi Dana Desa, (DD), yang selama ini masih “mengendap” di Polres Rote Ndao,”timpahnya. *

Ikuti Kami
Subscribe









p



















