onlinentt.com-ROTE NDAO – Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, SH, mengawali agenda kerja pada Kamis (04/06/2026) dengan menerima kunjungan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Timur beserta tim di ruang kerjanya.
Pertemuan itu berlangsung sejak pukul 08.00 WITA tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Rote Ndao dan Bank Indonesia dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya melalui pengembangan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta program pemberdayaan masyarakat berbasis pertanian terpadu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam suasana diskusi yang hangat dan produktif, berbagai isu strategis terkait kondisi ekonomi daerah dibahas secara mendalam.
Salah satu fokus utama pembahasan, Bupati Paulus Henuk dan Bank Indonesia, adalah upaya peningkatan kapasitas UMKM sebagai penggerak ekonomi masyarakat, sekaligus memperluas akses pemberdayaan bagi kelompok masyarakat berpenghasilan rendah.
Bupati Paulus Henuk menyampaikan Pemerintah Kabupaten Rote Ndao saat ini tengah menyiapkan konsep pengembangan Integrated Farming atau pertanian terpadu yang dirancang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama bagi kelompok desil 1 dan desil 2 yang masuk kategori miskin ekstrem dan masyarakat miskin.
Program tersebut akan mengintegrasikan sektor pertanian, peternakan, dan perikanan dalam satu sistem yang saling mendukung sehingga mampu menciptakan sumber pendapatan yang berkelanjutan bagi masyarakat penerima manfaat.
“Puji Tuhan, Kepala Perwakilan Bank Indonesia NTT menyatakan komitmennya untuk mendukung pengembangan konsep Integrated Farming yang sedang dipersiapkan Pemerintah Kabupaten Rote Ndao.
Program ini diarahkan untuk membantu masyarakat miskin ekstrem dan kelompok miskin agar memiliki sumber penghidupan yang lebih produktif dan berkelanjutan,” ungkap Bupati Paulus Henuk.
Menurutnya, keberhasilan program tersebut membutuhkan kolaborasi lintas sektor dengan melibatkan sejumlah perangkat daerah, di antaranya Dinas Pertanian, Dinas Peternakan, dan Dinas Perikanan. Melalui pendekatan terpadu, masyarakat tidak hanya memperoleh bantuan, tetapi juga pendampingan dan penguatan kapasitas usaha agar mampu meningkatkan taraf hidup secara mandiri.
Komitmen Bank Indonesia untuk mendukung program tersebut menjadi angin segar bagi Pemerintah Kabupaten Rote Ndao dalam mewujudkan pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkeadilan.
Dukungan tersebut diharapkan dapat mempercepat upaya pengentasan kemiskinan ekstrem sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat di daerah.
Pertemuan ini juga menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Rote Ndao dalam membangun kemitraan strategis dengan berbagai pihak guna menghadirkan program-program yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.
Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan Bank Indonesia, pengembangan UMKM serta implementasi program Integrated Farming diharapkan dapat menjadi salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi baru di Kabupaten Rote Ndao, sekaligus membuka peluang usaha dan lapangan kerja bagi masyarakat yang membutuhkan.




















