Terima Kunjungan Bank Indonesia, Perkuat Sinergi Pengembangan UMKM dan Integrated Farming

- Redaksi

Jumat, 5 Juni 2026 - 05:08 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Johanes Henuk Editor : Redaksi
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

onlinentt.com-ROTE NDAO – Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, SH, mengawali agenda kerja pada Kamis (04/06/2026) dengan menerima kunjungan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Timur beserta tim di ruang kerjanya.

 

Pertemuan itu berlangsung sejak pukul 08.00 WITA tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Rote Ndao dan Bank Indonesia dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya melalui pengembangan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta program pemberdayaan masyarakat berbasis pertanian terpadu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Dalam suasana diskusi yang hangat dan produktif, berbagai isu strategis terkait kondisi ekonomi daerah dibahas secara mendalam.

 

Baca Juga :  Pemprov NTT Tetapkan Alokasi Pengeluaran 3.080 Ternak Besar dari Rote Ndao Tahun 2026

Salah satu fokus utama pembahasan, Bupati  Paulus Henuk dan Bank Indonesia, adalah upaya peningkatan kapasitas UMKM sebagai penggerak ekonomi masyarakat, sekaligus memperluas akses pemberdayaan bagi kelompok masyarakat berpenghasilan rendah.

 

Bupati Paulus Henuk menyampaikan  Pemerintah Kabupaten Rote Ndao saat ini tengah menyiapkan konsep pengembangan Integrated Farming atau pertanian terpadu yang dirancang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama bagi kelompok desil 1 dan desil 2 yang masuk kategori miskin ekstrem dan masyarakat miskin.

 

Program tersebut akan mengintegrasikan sektor pertanian, peternakan, dan perikanan dalam satu sistem yang saling mendukung sehingga mampu menciptakan sumber pendapatan yang berkelanjutan bagi masyarakat penerima manfaat.

 

“Puji Tuhan, Kepala Perwakilan Bank Indonesia NTT menyatakan komitmennya untuk mendukung pengembangan konsep Integrated Farming yang sedang dipersiapkan Pemerintah Kabupaten Rote Ndao.

Baca Juga :  Victor Bungtilu Laiskodat Akui Rote Ndao Miliki Sejumlah Potensi yang Sangat Menjanjikan Bagi Perekonomian Masyarakat

 

Program ini diarahkan untuk membantu masyarakat miskin ekstrem dan kelompok miskin agar memiliki sumber penghidupan yang lebih produktif dan berkelanjutan,” ungkap Bupati Paulus Henuk.

 

Menurutnya, keberhasilan program tersebut membutuhkan kolaborasi lintas sektor dengan melibatkan sejumlah perangkat daerah, di antaranya Dinas Pertanian, Dinas Peternakan, dan Dinas Perikanan. Melalui pendekatan terpadu, masyarakat tidak hanya memperoleh bantuan, tetapi juga pendampingan dan penguatan kapasitas usaha agar mampu meningkatkan taraf hidup secara mandiri.

 

Komitmen Bank Indonesia untuk mendukung program tersebut menjadi angin segar bagi Pemerintah Kabupaten Rote Ndao dalam mewujudkan pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkeadilan.

Baca Juga :  TJPS: Tanam Uang Rp 25 M, Hanya Hasilkan Sapi 412 Ekor

 

Dukungan tersebut diharapkan dapat mempercepat upaya pengentasan kemiskinan ekstrem sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat di daerah.

 

Pertemuan ini juga menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Rote Ndao dalam membangun kemitraan strategis dengan berbagai pihak guna menghadirkan program-program yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

 

Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan Bank Indonesia, pengembangan UMKM serta implementasi program Integrated Farming diharapkan dapat menjadi salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi baru di Kabupaten Rote Ndao, sekaligus membuka peluang usaha dan lapangan kerja bagi masyarakat yang membutuhkan.

 

Berita Terkait

Atasi Persoalan BBM, Paulus Henuk Konsolidasikan Perangkat Daerah Cari Solusi bagi Rote Ndao
Sambut HUT Partai Perindo Ke 12, Anggota DPRD Yunus Panie Serahkan 12 Sapi Bibit bagi Warga Dua Kecamatan
Bupati Paulus Henuk Perkuat Sinergi dengan Bank NTT, Dorong Dukungan Perbankan untuk Pembangunan Rote Ndao
Dari Sanggaoen ke Pasar Global, Paulus Henuk Dorong Produk Rote Ndao Tembus Buyer Internasional
Paulus Henuk Perketat Pengawasan BBM, Satgas Diminta Cepat Tuntaskan Persoalan di Lapangan
Bupati Paulus Henuk Perkuat Koordinasi dengan Pertamina, Pastikan BBM Rote Ndao Tak Tersendat
K-S-SIGN Rote Ndao Masuk Tahap Pengawalan Serius, Pemerintah Dorong Percepatan Proyek Garam Nasional
Wakil Project Manager PT. Nindya Karya Rote Ndao Imbau Tanggul Tambak Garam Jangan Dirusak, Persoalan Bisa Diselesaikan dengan Komunikasi

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:27 WITA

32 Tahun Mengabdi di Rote Ndao, Karolus Laga Masan Memilih Setelah Pensiun Menetap: “Tanah Ini Sudah Menjadi Negeri Ayah dan Ibu Kedua”

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:21 WITA

Bupati dan Wakil Bupati, ASN, DPRD dan Polisi Punya Jalur BBM, Wartawan Untuk Dapat Setetes Saja Sulit

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:14 WITA

Barcode BBM Diduga Dimanipulasi, Satu Mobil Bisa Isi Berulang Kali? Polisi dan Samsat Harus Bertindak!

Senin, 19 Oktober 2026 - 01:26 WITA

Dari Lobalain Menatap IPDN, Kaleb Bessie Buktikan Perjuangan Anak Rote Ndao Tak Berhenti di Batas Pulau

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:49 WITA

Ke Mana BBM dari Antrean Panjang SPBU Sanggaoen? Warga Menunggu, Minyak Eceran Justru Menghilang, Di Mana Satgas BBM dan Tim Pemantau BBM?

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:26 WITA

Di Balik Jeruji, 21 Warga Binaan Lapas Ba’a Merajut Kembali Mimpi Lewat Pendidikan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:58 WITA

Masyarakat Rote Ndao “Bak Hidup di Persimpangan Sorga dan Neraka”

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:46 WITA

Data Pertanahan Kantah Kabupaten Karawang Sebagian Besar Telah Dialihmediakan, Masyarakat Diimbau Tidak Khawatir

Berita Terbaru