onlinentt.com-Rote Ndao-Komitmen Pemerintah Kabupaten Rote Ndao dalam mendorong pengembangan sektor garam nasional kembali mendapat perhatian strategis dari pemerintah pusat.
Hal ini ditandai dengan kunjungan kerja Duta Besar Republik Indonesia untuk Australia, Siswo Pramono, ke Kabupaten Rote Ndao pada Rabu (24/06/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kunjungan tersebut difokuskan pada peninjauan Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN) yang berada di wilayah Kecamatan Rote Timur dan Kecamatan Landu Leko.
Kehadiran Dubes RI untuk Australia menjadi momentum penting dalam melihat secara langsung potensi besar yang dimiliki Rote Ndao sebagai salah satu daerah penghasil garam yang prospektif di Indonesia.
Dalam agenda tersebut, rombongan meninjau sejumlah lokasi pengembangan industri garam yang selama ini menjadi bagian dari program strategis nasional.
Kawasan K-SIGN dinilai memiliki keunggulan dari sisi geografis, kondisi iklim, serta ketersediaan lahan yang mendukung peningkatan produksi garam berkualitas.
Kunjungan ini juga menjadi bentuk perhatian terhadap peluang pengembangan industri hilir garam yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi, tetapi juga pada penciptaan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat lokal.
Dengan pengelolaan yang terintegrasi, sektor garam di Rote Ndao diharapkan mampu membuka lapangan kerja baru sekaligus meningkatkan kesejahteraan para petambak.
Pemerintah Kabupaten Rote Ndao menyambut baik kunjungan tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan berbagai mitra strategis dalam mendukung pembangunan sektor unggulan daerah.
Keberadaan K-SIGN sendiri menjadi salah satu program yang diharapkan mampu menjawab kebutuhan garam nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah.
Dengan dukungan berbagai pihak, kawasan ini diproyeksikan berkembang menjadi pusat industri garam modern yang berdaya saing tinggi.
Kunjungan Duta Besar RI untuk Australia tidak hanya menjadi ajang peninjauan lapangan, tetapi juga mempertegas posisi Rote Ndao sebagai wilayah yang memiliki potensi besar dalam mendukung ketahanan industri garam nasional.
Langkah ini sekaligus membuka peluang kolaborasi yang lebih luas untuk mendorong investasi, pengembangan teknologi, dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia di sektor pergaraman.
Melalui pengembangan K-SIGN yang berkelanjutan, Rote Ndao semakin menunjukkan perannya sebagai daerah strategis yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan ekonomi daerah maupun nasional.*

Ikuti Kami
Subscribe


















