Tambak Garam Rote Ndao, Harapan Baru PAD, Tempat Tumbuh Sumber Ekonomi Baru dan Masa Depan Anak Daerah

- Redaksi

Selasa, 29 September 2026 - 05:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : John Henuk Editor : Redaksi
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

John Henuk 

Suara Redaksi 

onlinentt.com-Rote Ndao I –Tambak garam di Kabupaten Rote Ndao menyimpan potensi besar yang tidak semestinya dilihat hanya sebagai kawasan produksi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Di balik hamparan tambak tersebut terdapat peluang untuk menghadirkan sumber ekonomi baru, membuka lapangan pekerjaan, sekaligus menjadi salah satu potensi penerimaan daerah.

 

Karena itu, keberadaan tambak garam patut mendapat dukungan dan dipertahankan sebagai bagian dari aset produktif yang dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi Rote Ndao.

 

Jika dikembangkan secara konsisten, tambak garam dapat menciptakan mata rantai ekonomi yang lebih luas.

 

Bukan hanya tenaga kerja di dalam kawasan tambak, tetapi juga sektor transportasi, jasa angkutan, perdagangan, pengolahan, pengemasan hingga distribusi.

 

Perputaran ekonomi tersebut berpotensi memberikan dampak kepada masyarakat di sekitar kawasan sekaligus membuka ruang tumbuh bagi pelaku usaha lokal.

 

Dalam perspektif pemerintah daerah, perkembangan sektor tersebut juga memiliki peluang untuk berkontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui mekanisme yang sesuai dengan kewenangan dan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Baca Juga :  Kolaborasi Bangun Ekonomi Pesisir, Bupati Paulus Henuk Sambut Investasi Tambak Garam di Pukuafu

Artinya, tambak garam dapat menjadi salah satu bagian dari upaya memperluas sumber-sumber ekonomi daerah.

 

Yang lebih penting, keberadaan tambak garam membawa harapan bagi generasi muda Rote Ndao.

 

Selama ini, keterbatasan lapangan pekerjaan menjadi salah satu alasan anak-anak daerah mencari penghidupan ke luar wilayah.

 

Jika sektor produktif seperti tambak garam berkembang, peluang kerja di daerah sendiri dapat semakin terbuka.

 

Generasi muda dapat mengambil bagian sebagai tenaga profesional, operator, tenaga administrasi, teknisi, pengemudi, pekerja pengolahan, pemasaran maupun dalam berbagai usaha pendukung yang tumbuh di sekitar industri garam.

 

Dengan demikian, manfaat tambak garam tidak hanya diukur dari berapa banyak garam yang diproduksi, tetapi juga dari berapa banyak kesempatan ekonomi yang tercipta bagi masyarakat.

 

Namun, dukungan terhadap investasi dan pengembangan tambak garam harus tetap berjalan bersama dengan kepentingan masyarakat.

Baca Juga :  Bagian Ekonomi Setda Kota Kupang Adakan Work Shop Optimalisasi Kelembagaan BUMD

 

Setiap persoalan yang muncul, termasuk berkaitan dengan lahan, kompensasi maupun komunikasi dengan masyarakat, perlu diselesaikan melalui dialog dan mekanisme yang jelas, adil serta sesuai ketentuan.

 

Jangan sampai persoalan yang sebenarnya masih dapat diselesaikan melalui komunikasi dan musyawarah justru berkembang menjadi konflik yang mengancam keberlanjutan sebuah investasi yang berpotensi memberikan manfaat bagi daerah.

 

Sebaliknya, keberlanjutan investasi juga tidak boleh menjadi alasan untuk mengabaikan hak dan kepentingan masyarakat.

 

Keduanya harus ditempatkan dalam satu kepentingan besar: memastikan pembangunan berjalan dan masyarakat memperoleh manfaat yang layak.

 

Di sinilah pemerintah daerah memiliki posisi penting untuk menjaga keseimbangan tersebut.

 

Pemerintah dapat menjadi jembatan antara kepentingan investasi dan masyarakat, memastikan aturan berjalan, mendorong penyelesaian persoalan secara terbuka serta memastikan potensi ekonomi yang tumbuh benar-benar memberikan manfaat bagi Rote Ndao.

 

Tambak garam adalah peluang yang tidak datang setiap saat. Di dalamnya ada potensi PAD, ada perputaran ekonomi, ada peluang usaha masyarakat dan ada kesempatan kerja bagi anak-anak daerah.

Baca Juga :  Sambut HUT Partai Perindo Ke 12, Anggota DPRD Yunus Panie Serahkan 12 Sapi Bibit bagi Warga Dua Kecamatan

 

Karena itu, setiap persoalan yang muncul sebaiknya diselesaikan dengan kepala dingin dan semangat membangun. Yang perlu dipertahankan bukan hanya tambaknya, tetapi juga harapan ekonomi yang berada di balik keberadaan tambak tersebut.

 

Rote Ndao membutuhkan sumber-sumber ekonomi baru. Anak-anak daerah membutuhkan lapangan pekerjaan.

 

Masyarakat membutuhkan kesempatan meningkatkan kesejahteraan, sementara pemerintah daerah membutuhkan sumber penerimaan yang dapat memperkuat pembangunan.

 

Jika seluruh kepentingan tersebut dapat dipertemukan melalui tata kelola yang transparan, perlindungan hak masyarakat dan kepastian investasi, maka tambak garam dapat menjadi salah satu bagian penting dari perjalanan ekonomi Rote Ndao.

 

Tambak garam hari ini adalah harapan ekonomi untuk masa depan. Menjaganya berarti menjaga peluang PAD, menjaga lapangan kerja dan membuka ruang bagi anak-anak Rote Ndao untuk membangun masa depan di tanah kelahirannya sendiri.*

Berita Terkait

Sambut HUT Partai Perindo Ke 12, Anggota DPRD Yunus Panie Serahkan 12 Sapi Bibit bagi Warga Dua Kecamatan
Bupati Paulus Henuk Perkuat Sinergi dengan Bank NTT, Dorong Dukungan Perbankan untuk Pembangunan Rote Ndao
Dari Sanggaoen ke Pasar Global, Paulus Henuk Dorong Produk Rote Ndao Tembus Buyer Internasional
Paulus Henuk Perketat Pengawasan BBM, Satgas Diminta Cepat Tuntaskan Persoalan di Lapangan
Bupati Paulus Henuk Perkuat Koordinasi dengan Pertamina, Pastikan BBM Rote Ndao Tak Tersendat
K-S-SIGN Rote Ndao Masuk Tahap Pengawalan Serius, Pemerintah Dorong Percepatan Proyek Garam Nasional
Wakil Project Manager PT. Nindya Karya Rote Ndao Imbau Tanggul Tambak Garam Jangan Dirusak, Persoalan Bisa Diselesaikan dengan Komunikasi
K-SIGN Tahap II Disiapkan, Paulus Henuk Buka Ruang Dialog Bersama Warga Kawasan Tambak Garam

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 19:48 WITA

Martha Floria Yanti Teuf, S.Pd: Menapaki Perjalanan dengan Hati, Mengabdi dengan Kasih, dan Bertumbuh dalam Ketekunan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:05 WITA

Sidang III Ditutup, Paulus Henuk Tegaskan Pemerintahan Harus Berujung pada Kepentingan Rakyat

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:12 WITA

Paulus Henuk Dorong Keterbukaan Informasi Jadi Budaya Pelayanan Pemerintahan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:13 WITA

DPRD dan Pemkab Rote Ndao Sahkan Raperda Perubahan APBD 2026 Dalam Penutupan Sidang III

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:30 WITA

MasNya ATR/BPN Diluncurkan, Masyarakat Bisa Tanya Soal Layanan Pertanahan Lewat Live TikTok

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:53 WITA

Bupati Paulus Henuk Buka Ruang Dialog Bersama Klasis Rote Barat Laut, Pemerintah dan Gereja Perkuat Peduli Terhadap Warga

Kamis, 1 Oktober 2026 - 02:39 WITA

Rote Ndao Raih Penghargaan Kabupaten Terentaskan Paling Progresif, Bupati Paulus Henuk Jadi Narasumber Knowledge Sharing Pembangunan Daerah 2026

Rabu, 30 September 2026 - 14:00 WITA

Kepsek SDN Mbadokai Rekrut Panitia Didominasi Guru, Beni Nalle Mengaku Tidak Tahu

Berita Terbaru