onlinentt.com-Rote Ndao | Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, SH, melakukan audiensi bersama Satuan Tugas (Satgas) BBM Kabupaten Rote Ndao, Senin (5/10/2026).
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari langkah Pemerintah Kabupaten Rote Ndao dalam memperkuat koordinasi sekaligus pengawasan terhadap ketersediaan dan penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah Kabupaten Rote Ndao.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Audiensi itu juga menjadi ruang evaluasi terhadap berbagai persoalan yang masih ditemukan dalam proses distribusi BBM di lapangan.
Pemerintah daerah bersama Satgas BBM membahas kondisi aktual yang berkaitan dengan ketersediaan, distribusi hingga pemenuhan kebutuhan masyarakat.
Bagi pemerintah daerah, persoalan BBM tidak semata menyangkut ketersediaan bahan bakar, tetapi juga menyangkut kelancaran aktivitas masyarakat.
BBM memiliki keterkaitan langsung dengan transportasi, aktivitas ekonomi, pelayanan publik maupun kebutuhan masyarakat sehari-hari.
Karena itu, koordinasi lintas pihak dinilai penting agar setiap persoalan yang muncul tidak berlarut-larut. Temuan di lapangan diharapkan dapat segera disampaikan, diverifikasi dan ditindaklanjuti sesuai kewenangan masing-masing.
Bupati Paulus Henuk menaruh perhatian pada pentingnya pengawasan yang dilakukan secara bersama-sama. Setiap mata rantai distribusi harus berjalan sesuai ketentuan sehingga BBM yang diperuntukkan bagi masyarakat benar-benar dapat diterima secara tepat dan merata.
Menurut Bupati Henuk melalui audiensi bersama Satgas BBM tersebut, pemerintah daerah mendorong agar mekanisme pengawasan semakin diperkuat.
“Persoalan yang ditemukan tidak berhenti pada laporan, tetapi harus menghasilkan langkah penyelesaian yang terukur,” ucapnya.
Dikatakan Paulus, langkah ini sekaligus menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Rote Ndao untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat mendapat perhatian serius.
“Pemerintah ingin agar koordinasi yang telah dibangun mampu menghasilkan pelayanan BBM yang lebih tertib, transparan dan berpihak pada kepentingan masyarakat,” paparnya.
Dengan pengawasan yang semakin intensif dan koordinasi yang lebih solid, Henuk mengaku, pemerintah berharap berbagai kendala distribusi BBM di Kabupaten Rote Ndao dapat ditangani secara cepat dan tepat, sehingga masyarakat tidak terus dibebani persoalan yang seharusnya dapat diselesaikan melalui kerja bersama, ” timpahnya.*



















