onlinentt.com-Rote Ndao – Persoalan bahan bakar minyak (BBM) yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat dan perputaran ekonomi daerah menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Rote Ndao. Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, SH, mengumpulkan jajaran pemerintah daerah untuk membahas langkah penanganan persoalan BBM di wilayah tersebut, Selasa (13/10/2026).
Rapat yang melibatkan Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah, para asisten, serta perangkat daerah terkait itu menjadi ruang koordinasi untuk mengidentifikasi persoalan sekaligus mencari solusi terhadap berbagai kendala ketersediaan dan distribusi BBM di Kabupaten Rote Ndao.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Bagi masyarakat, BBM memiliki peran penting dalam menunjang kehidupan sehari-hari. Ketersediaannya turut memengaruhi kelancaran transportasi, aktivitas nelayan, pelayanan jasa, hingga kegiatan perdagangan dan usaha masyarakat.
Karena itu, persoalan BBM membutuhkan perhatian serius serta penanganan yang terkoordinasi dari pemerintah dan pihak-pihak terkait.
Melalui rapat tersebut, Bupati Paulus Henuk mendorong pentingnya keterlibatan perangkat daerah sesuai tugas dan kewenangan masing-masing dalam merespons persoalan yang berkembang.
Koordinasi lintas sektor diperlukan agar berbagai kendala tidak hanya dibahas dalam forum pemerintahan, tetapi juga dapat ditindaklanjuti melalui langkah yang tepat.
Pemerintah daerah juga dihadapkan pada kebutuhan untuk memastikan persoalan distribusi BBM dipahami secara menyeluruh, mulai dari ketersediaan pasokan hingga kelancaran penyalurannya kepada masyarakat.
Dengan pemetaan masalah yang jelas, kebijakan dan langkah penanganan diharapkan dapat lebih terarah serta menjawab kebutuhan di lapangan.
Bagi Kabupaten Rote Ndao, kelancaran distribusi BBM mempunyai arti strategis karena berkaitan dengan mobilitas masyarakat dan keberlangsungan kegiatan ekonomi.
Ketika pasokan dan penyaluran BBM mengalami kendala, dampaknya berpotensi menjalar ke berbagai sektor yang menjadi penopang kehidupan masyarakat.
Karena itu, pembahasan yang dipimpin Bupati Paulus Henuk menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat koordinasi internal sekaligus mencari jalan keluar atas persoalan yang dihadapi.
Masyarakat tentu berharap koordinasi tersebut berlanjut pada langkah konkret yang mampu memberikan kepastian ketersediaan BBM dan mendukung kelancaran aktivitas ekonomi di Kabupaten Rote Ndao.*



















