Wakil Project Manager PT. Nindya Karya Rote Ndao Imbau Tanggul Tambak Garam Jangan Dirusak, Persoalan Bisa Diselesaikan dengan Komunikasi

- Redaksi

Selasa, 29 September 2026 - 05:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : John Henuk Editor : Redaksi
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

onlinentt.com-Rote Ndao I Wakil Project Manager PT Nindya Karya, Eko, mengimbau masyarakat di sekitar kawasan tambak garam Kabupaten Rote Ndao untuk bersama-sama menjaga fasilitas tambak, terutama tanggul, dan tidak melakukan pengrusakan. Imbauan tersebut disampaikan Eko kepada awak media, Senin (28/09/2026), di ruang kerjanya.

 

Menurut Eko, keberadaan tambak garam di Rote Ndao memiliki potensi besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Selain mendukung produksi garam, keberadaan industri tersebut juga dapat membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat lokal, khususnya generasi muda Rote Ndao.

 

“Tambak garam ini bisa membuat masyarakat Rote Ndao lebih sejahtera melalui pekerjaan dan membuka lowongan pekerjaan bagi anak-anak lokal,” katanya.

 

Karena itu, Eko meminta masyarakat untuk tidak merusak berbagai fasilitas tambak, terutama tanggul yang memiliki peran penting dalam mendukung proses produksi dan pengelolaan air.

Baca Juga :  Digitalisasi Adalah Peluang Karena Segala Aktivitas Gunakan Digital.

 

Ia menjelaskan, kerusakan tanggul dapat mengganggu kelancaran operasional tambak. Kondisi tersebut pada akhirnya dapat berdampak terhadap proses produksi dan berbagai aktivitas yang berkaitan dengan pengembangan industri garam.

 

“Kami meminta masyarakat bisa bekerja sama, membuka air dan tidak merusak tanggul lagi sehingga pekerjaan tambak garam tetap berjalan dengan baik dan tidak terhambat karena tidak ada air maupun kerusakan tanggul,” ungkapnya.

 

Eko juga mengingatkan, apabila terdapat persoalan atau hal-hal yang belum disepakati antara masyarakat dengan pihak pengelola, hendaknya dapat diselesaikan melalui komunikasi dan musyawarah secara baik-baik.

 

Menurutnya, perbedaan kepentingan maupun persoalan di lapangan tidak harus berujung pada tindakan pengrusakan terhadap fasilitas tambak.

Baca Juga :  Diperkirakan Industri Garam Nasional di Rote Ndao Akan Merekrut 26 Ribu Tenaga Kerja

 

“Kalau ada persoalan, mari kita komunikasikan dan selesaikan dengan baik. Tidak perlu merusak fasilitas atau tanggul,” ujarnya.

 

Ia menilai, fasilitas tambak garam merupakan bagian dari aset pembangunan yang memiliki nilai ekonomi besar dan perlu dijaga bersama.

 

Karena itu, setiap persoalan sebaiknya ditempuh melalui jalan komunikasi yang damai agar kegiatan tambak tetap dapat berjalan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

 

Keberadaan tambak garam di Rote Ndao, lanjut Eko, juga memiliki peluang strategis bagi daerah.

 

Jika dikembangkan dan dikelola secara berkelanjutan, industri tersebut berpotensi menjadi salah satu sumber baru pendapatan asli daerah (PAD), sekaligus menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat.

Baca Juga :  Gali Pandangan Publik, AMSI Gelar Serial Workshop Trusted News Indicator

 

Tidak hanya itu, keberadaan tambak garam juga diharapkan mampu menciptakan peluang kerja bagi generasi muda Rote Ndao sehingga anak-anak daerah memiliki kesempatan untuk bekerja dan mengembangkan masa depan di daerah sendiri.

 

Karena itu, Eko mengajak seluruh pihak untuk menjaga keberadaan tambak garam sebagai sebuah aset yang memiliki nilai ekonomi dan manfaat jangka panjang.

 

Ia berharap masyarakat dan pengelola dapat terus membangun komunikasi serta kerja sama yang baik sehingga berbagai persoalan yang muncul di lapangan dapat diselesaikan tanpa merusak fasilitas.

 

“Yang kita harapkan tambak ini bisa berjalan baik, masyarakat juga mendapatkan manfaat, ada pekerjaan untuk anak-anak lokal dan ke depan bisa memberikan kontribusi bagi daerah,” tutupnya.*

Berita Terkait

Sambut HUT Partai Perindo Ke 12, Anggota DPRD Yunus Panie Serahkan 12 Sapi Bibit bagi Warga Dua Kecamatan
Bupati Paulus Henuk Perkuat Sinergi dengan Bank NTT, Dorong Dukungan Perbankan untuk Pembangunan Rote Ndao
Dari Sanggaoen ke Pasar Global, Paulus Henuk Dorong Produk Rote Ndao Tembus Buyer Internasional
Paulus Henuk Perketat Pengawasan BBM, Satgas Diminta Cepat Tuntaskan Persoalan di Lapangan
Bupati Paulus Henuk Perkuat Koordinasi dengan Pertamina, Pastikan BBM Rote Ndao Tak Tersendat
K-S-SIGN Rote Ndao Masuk Tahap Pengawalan Serius, Pemerintah Dorong Percepatan Proyek Garam Nasional
Tambak Garam Rote Ndao, Harapan Baru PAD, Tempat Tumbuh Sumber Ekonomi Baru dan Masa Depan Anak Daerah
K-SIGN Tahap II Disiapkan, Paulus Henuk Buka Ruang Dialog Bersama Warga Kawasan Tambak Garam

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 19:48 WITA

Martha Floria Yanti Teuf, S.Pd: Menapaki Perjalanan dengan Hati, Mengabdi dengan Kasih, dan Bertumbuh dalam Ketekunan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:05 WITA

Sidang III Ditutup, Paulus Henuk Tegaskan Pemerintahan Harus Berujung pada Kepentingan Rakyat

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:12 WITA

Paulus Henuk Dorong Keterbukaan Informasi Jadi Budaya Pelayanan Pemerintahan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:13 WITA

DPRD dan Pemkab Rote Ndao Sahkan Raperda Perubahan APBD 2026 Dalam Penutupan Sidang III

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:30 WITA

MasNya ATR/BPN Diluncurkan, Masyarakat Bisa Tanya Soal Layanan Pertanahan Lewat Live TikTok

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:53 WITA

Bupati Paulus Henuk Buka Ruang Dialog Bersama Klasis Rote Barat Laut, Pemerintah dan Gereja Perkuat Peduli Terhadap Warga

Kamis, 1 Oktober 2026 - 02:39 WITA

Rote Ndao Raih Penghargaan Kabupaten Terentaskan Paling Progresif, Bupati Paulus Henuk Jadi Narasumber Knowledge Sharing Pembangunan Daerah 2026

Rabu, 30 September 2026 - 14:00 WITA

Kepsek SDN Mbadokai Rekrut Panitia Didominasi Guru, Beni Nalle Mengaku Tidak Tahu

Berita Terbaru