Revitalisasi Sekolah Disorot Komisi II DPRD Rote Ndao, Juknis Jangan Jadi Formalitas

- Redaksi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : John Henuk Editor : Redaksi
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

onlinentt.com-Rote Ndao I Program revitalisasi sekolah di Kabupaten Rote Ndao mendapat sorotan Komisi II DPRD setelah ditemukan sejumlah pelaksanaan di lapangan yang dinilai belum sepenuhnya sejalan dengan Petunjuk Teknis (Juknis).

 

Sorotan itu mencuat setelah Komisi II DPRD Rote Ndao melakukan kunjungan kerja selama empat hari untuk melihat langsung perkembangan pekerjaan sekaligus memastikan program revitalisasi berjalan sesuai ketentuan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Ketua Komisi II DPRD Rote Ndao, Meksi Mooy dari Fraksi Golkar, mengatakan secara umum terdapat sekolah yang telah melaksanakan program dengan baik. Namun, hasil pemantauan juga menemukan sejumlah hal yang perlu segera diperbaiki.

 

Salah satu perhatian utama menyangkut prinsip pemberdayaan masyarakat dalam pelaksanaan revitalisasi.

 

Menurut Meksi, hampir 50 persen sekolah yang dipantau masih ditemukan menggunakan material lokal maupun tenaga kerja dari luar lingkungan sekolah.

 

Padahal, salah satu semangat program tersebut adalah memberikan ruang kepada masyarakat sekitar untuk terlibat dalam proses pembangunan.

Baca Juga :  Di Tengah Kesibukan Tugas Pemerintahan, Paulus Henuk Luangkan Waktu Menguatkan Keluarga Fanggidae yang Berduka

 

“Roh dari revitalisasi ini adalah pemberdayaan masyarakat di sekitar lingkungan pembangunan. Namun, temuan kami menunjukkan hampir 50 persen sekolah justru mendatangkan material lokal maupun tenaga kerja dari luar lingkungan sekolah,” katanya.

 

Bagi Komisi II, persoalan tersebut tidak boleh dipandang sebagai hal sepele.

 

Pelaksanaan proyek pemerintah bukan hanya soal bangunan yang berdiri, tetapi juga kepatuhan terhadap aturan serta keterlibatan masyarakat yang menjadi bagian dari tujuan program.

 

Komisi II juga memberikan perhatian terhadap struktur panitia pelaksana di tingkat sekolah yang dalam praktiknya banyak melibatkan guru.

 

Meksi mengingatkan, keterlibatan guru dalam pelaksanaan pekerjaan fisik jangan sampai menimbulkan persoalan administratif maupun hukum di kemudian hari apabila terdapat ketidaksesuaian dengan Juknis.

 

Di sisi lain, tugas utama guru sebagai tenaga pendidik juga harus tetap menjadi prioritas.

 

Baca Juga :  Bupati Paulus Henuk Dukung Suksesnya Sensus Penduduk 2026 untuk Perkuat Perencanaan Pembangunan Rote Ndao

“Jangan sampai tugas tambahan dalam pengerjaan proyek fisik justru mengorbankan tugas pokok guru dalam mengajar,” tegasnya.

 

Sejumlah sekolah bahkan masuk dalam catatan khusus Komisi II dan akan menjadi bahan evaluasi lebih lanjut. Di antaranya SD Deoen, Kecamatan Pantai Baru, dan SMP Negeri 1 Rote Timur.

 

Untuk SMP Negeri 1 Rote Timur, progres fisik pekerjaan disebut telah mencapai sekitar 70 persen. Kendati demikian, masih terdapat sejumlah kewajiban administrasi dan teknis yang menurut Komisi II harus segera diselesaikan panitia pelaksana.

 

Komisi II memastikan hasil kunjungan tersebut tidak berhenti sebagai catatan lapangan.

 

Temuan akan difinalisasi bersama seluruh anggota komisi sebelum disampaikan kepada pimpinan DPRD Rote Ndao dan dijadikan bahan rekomendasi kepada Dinas Pendidikan.

 

“Fungsi kami adalah pengawasan untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai rel.

 

Hasil kunjungan kerja ini akan kami finalisasi bersama anggota Komisi II untuk dilaporkan kepada pimpinan DPRD, serta menjadi bahan rekomendasi kepada Dinas Pendidikan agar dilakukan pendampingan dan pengawasan yang lebih intensif,” ujar Ketua Komisi II.

Baca Juga :  Pekerjaan Ruas Jalan Provinsi Lete Langga Tahun Depan, Akan Habiskan Anggaran 9,5 Millyard Rupiah, Sementara Nggelak?

 

Pengawasan tersebut menjadi penting karena program revitalisasi sekolah membawa tujuan yang lebih besar dari sekadar memperbaiki bangunan. Setiap pekerjaan diharapkan menghasilkan fasilitas pendidikan yang berkualitas, dikerjakan sesuai aturan, sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitar sekolah.

 

Komisi II berharap seluruh pekerjaan revitalisasi dapat dituntaskan dengan mutu yang baik tanpa meninggalkan persoalan administrasi maupun persoalan hukum di kemudian hari.

 

Dengan demikian, ketika bangunan selesai digunakan, yang tersisa bukan persoalan baru, melainkan ruang belajar yang benar-benar memberi manfaat bagi siswa, guru, dan masyarakat.

 

Turut dalam kunjungan kerja tersebut Ketua Komisi II Meksi Mooy (Golkar), Falen Haning (PKB), Veky Boelan (Hanura), Yunus Panie (Perindo), Firlot Pelokila (Perindo), serta perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Rote Ndao.*

Berita Terkait

SMAN 1 Lobalain Asah Pena Guru dan Siswa, Siapkan Jurnalis Muda yang Kritis dan Berintegritas
Paulus Henuk Buka Ruang Dialog, Isu Rote Ndao Dibahas Bersama RRI
Pengukuran Terjadwal, Warga Kota Bengkulu Rasakan Presisi Waktu Jadwal Ukur Tanah
Bukan Sekadar Bisa Operasikan, Operator Alsintan Rote Ndao Ditempa Agar Mesin Tetap Produktif
SPBU Diminta Buka Data, Paulus Henuk: Pemerintah Tak Boleh Dicurigai Bermain BBM
Kepsek SDN Mbadokai Rekrut Panitia Didominasi Guru, Beni Nalle Mengaku Tidak Tahu
Di Tengah Duka Mariana Nalle, Falen Haning Dipercaya Sampaikan Suara Keluarga Foeh-Nalle
Sekjen ATR/BPN Tekankan Penyusunan Anggaran 2027 Harus Terukur dan Berdampak bagi Masyarakat

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 19:48 WITA

Martha Floria Yanti Teuf, S.Pd: Menapaki Perjalanan dengan Hati, Mengabdi dengan Kasih, dan Bertumbuh dalam Ketekunan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:05 WITA

Sidang III Ditutup, Paulus Henuk Tegaskan Pemerintahan Harus Berujung pada Kepentingan Rakyat

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:12 WITA

Paulus Henuk Dorong Keterbukaan Informasi Jadi Budaya Pelayanan Pemerintahan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:13 WITA

DPRD dan Pemkab Rote Ndao Sahkan Raperda Perubahan APBD 2026 Dalam Penutupan Sidang III

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:30 WITA

MasNya ATR/BPN Diluncurkan, Masyarakat Bisa Tanya Soal Layanan Pertanahan Lewat Live TikTok

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:53 WITA

Bupati Paulus Henuk Buka Ruang Dialog Bersama Klasis Rote Barat Laut, Pemerintah dan Gereja Perkuat Peduli Terhadap Warga

Kamis, 1 Oktober 2026 - 02:39 WITA

Rote Ndao Raih Penghargaan Kabupaten Terentaskan Paling Progresif, Bupati Paulus Henuk Jadi Narasumber Knowledge Sharing Pembangunan Daerah 2026

Rabu, 30 September 2026 - 14:00 WITA

Kepsek SDN Mbadokai Rekrut Panitia Didominasi Guru, Beni Nalle Mengaku Tidak Tahu

Berita Terbaru