Dari Mimbar Doa Menuju Kebangkitan Ekonomi, Pameran HUT RI ke-81 Rote Ndao Dimulai dengan Semangat Persatuan

- Redaksi

Minggu, 2 Agustus 2026 - 00:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Johanes Henuk Editor : Redaksi
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

onlintt.com-Rote Ndao – Ada pemandangan yang berbeda pada pembukaan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Rote Ndao. Sebelum deretan stan UMKM ramai dikunjungi masyarakat dan aktivitas pameran dimulai, seluruh rangkaian diawali dengan Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR).

 

Sebuah pesan sederhana namun kuat: pembangunan tidak hanya dimulai dari kerja, tetapi juga dari iman, persatuan, dan harapan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Di Lapangan Christian Nehemia Dillak, SH, Sabtu (1/8/2026), Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH secara resmi membuka Pameran dan Expo UMKM HUT RI ke-81.

 

Pembukaan itu menjadi penanda dimulainya rangkaian kegiatan kemerdekaan sekaligus membuka ruang bagi pelaku usaha lokal untuk menampilkan hasil karya terbaik mereka kepada masyarakat.

 

Pilihan mengawali kegiatan dengan KKR mencerminkan bahwa pembangunan daerah tidak semata-mata diukur dari pertumbuhan fisik maupun angka-angka ekonomi.

Baca Juga :  Makna dan Arti Sebuah “Payung” Bagi Sosok Politisi dan Tokoh Perempuan Rote, Apremoi Dudelusi Dethan

 

Di balik setiap program pembangunan, terdapat nilai kebersamaan, persaudaraan, dan rasa syukur yang menjadi fondasi dalam membangun Kabupaten Rote Ndao.

 

Setelah suasana penuh hikmat tersebut, perhatian beralih ke deretan stan pameran yang menampilkan berbagai produk unggulan daerah.

 

Mulai dari hasil pertanian, perikanan, kerajinan tangan, kuliner lokal, hingga berbagai produk UMKM yang lahir dari kreativitas masyarakat Rote Ndao.

 

Seluruhnya menjadi gambaran bahwa potensi ekonomi daerah terus tumbuh dan layak mendapat ruang yang lebih luas.

 

Dalam sambutannya, Bupati Paulus Henuk menegaskan bahwa pameran bukan sekadar agenda seremonial tahunan.

 

Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan instrumen untuk memperkuat ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah.

Baca Juga :  Puskesmas Penkase-Oeleta Bakal Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid 19

 

Menurutnya, kemerdekaan harus dimaknai sebagai kesempatan untuk terus berkarya, berinovasi, dan menciptakan nilai tambah bagi daerah.

 

Karena itu, UMKM harus terus didorong agar mampu meningkatkan kualitas produk, memperluas jaringan pemasaran, serta memiliki daya saing di tengah perkembangan ekonomi yang semakin kompetitif.

 

Pameran ini juga menjadi ruang perjumpaan antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat. Interaksi tersebut membuka peluang lahirnya kerja sama, memperluas akses pasar, sekaligus memperkenalkan identitas ekonomi Kabupaten Rote Ndao kepada para pengunjung.

 

Di tengah tantangan ekonomi yang terus berkembang, keberadaan UMKM terbukti menjadi salah satu penyangga utama perekonomian daerah.

 

Dari usaha-usaha kecil inilah lahir lapangan pekerjaan, peningkatan pendapatan keluarga, dan perputaran ekonomi yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

 

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao terus mendorong agar pelaku UMKM tidak berhenti pada produksi semata, tetapi mulai memperhatikan aspek inovasi, pengemasan, pemasaran digital, hingga peningkatan kualitas agar mampu menembus pasar yang lebih luas.

Baca Juga :  Dari Angka ke Kehidupan Nyata, Bimtek Kemenag Rote Ndao Dorong Guru SMTK Kuasai Strategi Numerasi Berbasis Masalah

 

Peringatan HUT RI ke-81 akhirnya menemukan maknanya di Rote Ndao. Kemerdekaan tidak hanya dikenang melalui upacara dan simbol-simbol kebangsaan, tetapi diterjemahkan menjadi gerakan bersama untuk memperkuat ekonomi rakyat.

 

Dari mimbar doa, semangat persatuan tumbuh. Begitu juga stan-stan UMKM, harapan akan masa depan ekonomi daerah terus menyala.

 

Pameran dan Expo UMKM tahun ini diharapkan bukan sekadar menjadi agenda tahunan, melainkan menjadi titik awal lahirnya lebih banyak pelaku usaha yang tangguh, mandiri, dan mampu membawa nama Kabupaten Rote Ndao semakin dikenal melalui produk-produk unggulan yang membanggakan.*

 

Berita Terkait

Bertahun-tahun Diduga Tak Masuk Kantor, Disiplin Dipertanyakan, Sekcam Landu Leko Aman Aman Saja
Irlan Lakabela Kembali Tatap Panggung Nasional, Siap Harumkan Nama SMAN 1 Lobalain di Kejurnas 2026
Paulus Henuk Turun Langsung ke PDAM, Evaluasi Layanan Air Bersih Jadi Perhatian
PEKPPP Jadi Cermin Pembenahan Pelayanan, Yohanis Dade Minta ASN Sumba Barat Berani Berbenah
Dari Perjuangan Panjang ke Hari Wisuda, Alberd W. Dano Bangga Melihat Para Ponakan Raih Gelar Sarjana
20 Guru Dipercaya Pimpin Sekolah, Bupati Yohanis Dade Dorong Kepemimpinan yang Berintegritas
Urus Paspor Secara Langsung, Bupati Paulus Henuk Apresiasi pPelayanan Imigrasi yang Tertib dan Ramah
Agen Anti Perundungan SMA Negeri 1 Lobalain Didorong Jadi Garda Terdepan Ciptakan Sekolah yang Aman

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 03:46 WITA

Bupati Paulus Henuk Dukung Perjuangan Atlet Tenis Meja Rote Ndao ke Tingkat Nasional

Kamis, 17 September 2026 - 04:36 WITA

Bupati Rote Ndao dan Ketua DPRD Minta Hadirkan Data Distribusi, Pertamina “Bingung”, RDP Diskors

Rabu, 16 September 2026 - 11:58 WITA

Saat HP Disimpan, Fokus Belajar di SMAN 1 Lobalain Makin Terasa

Minggu, 13 September 2026 - 18:39 WITA

Layanan Pengukuran Terjadwal Percepat Masyarakat Mendapatkan Peta Bidang Tanah

Minggu, 13 September 2026 - 05:48 WITA

Demi Program Masyarakat Tak Tertunda, DPRD Rote Ndao Percepat Pembahasan APBD Perubahan 2026

Sabtu, 12 September 2026 - 23:07 WITA

APBD Perubahan 2026 Tuntas, Pemkab Rote Ndao Pasang Target 90 Persen dan Tutup Celah Pekerjaan Tertunda

Jumat, 11 September 2026 - 13:37 WITA

Dari Gerak Tari Resa, Budaya Rote Temukan Panggung untuk Menyapa Dunia

Kamis, 10 September 2026 - 18:39 WITA

Ketika Siswa SMK Negeri 1 Rote Barat Diberi Kesempatan Oleh Hotel Nihi Bo’a Jadi Wajah Rote di Hadapan Wisatawan Dunia

Berita Terbaru