onlintt.com-Rote Ndao – Ada pemandangan yang berbeda pada pembukaan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Rote Ndao. Sebelum deretan stan UMKM ramai dikunjungi masyarakat dan aktivitas pameran dimulai, seluruh rangkaian diawali dengan Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR).
Sebuah pesan sederhana namun kuat: pembangunan tidak hanya dimulai dari kerja, tetapi juga dari iman, persatuan, dan harapan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Di Lapangan Christian Nehemia Dillak, SH, Sabtu (1/8/2026), Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH secara resmi membuka Pameran dan Expo UMKM HUT RI ke-81.
Pembukaan itu menjadi penanda dimulainya rangkaian kegiatan kemerdekaan sekaligus membuka ruang bagi pelaku usaha lokal untuk menampilkan hasil karya terbaik mereka kepada masyarakat.
Pilihan mengawali kegiatan dengan KKR mencerminkan bahwa pembangunan daerah tidak semata-mata diukur dari pertumbuhan fisik maupun angka-angka ekonomi.
Di balik setiap program pembangunan, terdapat nilai kebersamaan, persaudaraan, dan rasa syukur yang menjadi fondasi dalam membangun Kabupaten Rote Ndao.
Setelah suasana penuh hikmat tersebut, perhatian beralih ke deretan stan pameran yang menampilkan berbagai produk unggulan daerah.
Mulai dari hasil pertanian, perikanan, kerajinan tangan, kuliner lokal, hingga berbagai produk UMKM yang lahir dari kreativitas masyarakat Rote Ndao.
Seluruhnya menjadi gambaran bahwa potensi ekonomi daerah terus tumbuh dan layak mendapat ruang yang lebih luas.
Dalam sambutannya, Bupati Paulus Henuk menegaskan bahwa pameran bukan sekadar agenda seremonial tahunan.
Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan instrumen untuk memperkuat ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah.
Menurutnya, kemerdekaan harus dimaknai sebagai kesempatan untuk terus berkarya, berinovasi, dan menciptakan nilai tambah bagi daerah.
Karena itu, UMKM harus terus didorong agar mampu meningkatkan kualitas produk, memperluas jaringan pemasaran, serta memiliki daya saing di tengah perkembangan ekonomi yang semakin kompetitif.
Pameran ini juga menjadi ruang perjumpaan antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat. Interaksi tersebut membuka peluang lahirnya kerja sama, memperluas akses pasar, sekaligus memperkenalkan identitas ekonomi Kabupaten Rote Ndao kepada para pengunjung.
Di tengah tantangan ekonomi yang terus berkembang, keberadaan UMKM terbukti menjadi salah satu penyangga utama perekonomian daerah.
Dari usaha-usaha kecil inilah lahir lapangan pekerjaan, peningkatan pendapatan keluarga, dan perputaran ekonomi yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Karena itu, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao terus mendorong agar pelaku UMKM tidak berhenti pada produksi semata, tetapi mulai memperhatikan aspek inovasi, pengemasan, pemasaran digital, hingga peningkatan kualitas agar mampu menembus pasar yang lebih luas.
Peringatan HUT RI ke-81 akhirnya menemukan maknanya di Rote Ndao. Kemerdekaan tidak hanya dikenang melalui upacara dan simbol-simbol kebangsaan, tetapi diterjemahkan menjadi gerakan bersama untuk memperkuat ekonomi rakyat.
Dari mimbar doa, semangat persatuan tumbuh. Begitu juga stan-stan UMKM, harapan akan masa depan ekonomi daerah terus menyala.
Pameran dan Expo UMKM tahun ini diharapkan bukan sekadar menjadi agenda tahunan, melainkan menjadi titik awal lahirnya lebih banyak pelaku usaha yang tangguh, mandiri, dan mampu membawa nama Kabupaten Rote Ndao semakin dikenal melalui produk-produk unggulan yang membanggakan.*




















