K-SIGN Tahap II Disiapkan, Paulus Henuk Buka Ruang Dialog Bersama Warga Kawasan Tambak Garam

- Redaksi

Senin, 21 September 2026 - 23:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : John Henuk Editor : Redaksi
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

onlinentt.com–Rote Ndao | Persiapan pelaksanaan K-SIGN (Kawasan Sentra Industri Garam Nasional) Tahap II di Kabupaten Rote Ndao terus mendapat perhatian Pemerintah Kabupaten Rote Ndao.

 

Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, SH, bertemu langsung dengan masyarakat yang berada di kawasan tambak garam untuk berdiskusi mengenai persiapan lahan yang akan mendukung pelaksanaan program tersebut, Senin (21/09/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memastikan proses persiapan lahan dapat berjalan dengan komunikasi yang terbuka, sekaligus mempertimbangkan kondisi dan kepentingan masyarakat yang berada di sekitar kawasan tambak garam.

Baca Juga :  Revisi DNI, Airlangga Buka 1.700 Bidang Usaha Termasuk ke Asing

 

Bagi Bupati Paulus Henuk, pembangunan tidak cukup hanya berbicara mengenai target dan program.

 

Setiap proses yang bersentuhan langsung dengan masyarakat membutuhkan komunikasi agar berbagai persoalan dapat dibicarakan sejak awal.

 

“Dalam setiap proses pembangunan, komunikasi dan keterbukaan harus terus dijaga.

 

Kita perlu mencari solusi yang memperhatikan kepentingan masyarakat sekaligus mendukung keberlanjutan pembangunan,” demikian pesan yang disampaikan dalam pertemuan tersebut.

 

Program K-SIGN Tahap II sendiri menjadi salah satu bagian penting dalam pengembangan potensi garam di Rote Ndao.

 

Pengembangan kawasan tambak diharapkan tidak hanya memperkuat sektor produksi garam, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat apabila dikelola secara berkelanjutan.

Baca Juga :  Sebagai Pemegang Saham, Bupati Rote Ndao : Tegaskan Pemda Tetap Bersinergi Dengan Bank NTT

 

Karena itu, persiapan lahan menjadi tahapan yang membutuhkan perhatian serius.

 

Pemerintah perlu memastikan aspek teknis pembangunan berjalan beriringan dengan komunikasi bersama masyarakat, sehingga program yang dirancang pemerintah dapat memperoleh dukungan dan memberikan manfaat yang lebih luas.

 

Dialog bersama masyarakat juga memperlihatkan pendekatan pemerintah daerah yang menempatkan komunikasi sebagai bagian dari proses pembangunan.

 

Berbagai kepentingan yang muncul di lapangan diharapkan dapat dipertemukan melalui pembahasan dan pencarian solusi secara bersama.

Baca Juga :  Episode III, Menapaki Sejarah Pohon Lontar Versi Orang Ti

 

Bagi masyarakat kawasan tambak garam, ruang dialog seperti ini menjadi penting karena setiap rencana pengembangan kawasan akan bersentuhan langsung dengan aktivitas dan kehidupan mereka.

 

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao berharap persiapan K-SIGN Tahap II dapat berjalan dengan baik, dengan tetap menjaga keseimbangan antara kepentingan pembangunan, keberlanjutan kawasan, serta kepentingan masyarakat.

 

Dengan komunikasi yang terus dibangun, program pengembangan industri garam di Rote Ndao diharapkan tidak berhenti pada pembangunan fisik semata, tetapi mampu menjadi bagian dari penguatan ekonomi masyarakat dan pengelolaan potensi daerah secara berkelanjutan.*

Berita Terkait

Bupati Paulus Henuk Turun ke Kawasan K-SIGN, Dorong Sinergi agar Sentra Garam Nasional Beri Dampak Nyata
Bupati Paulus Henuk Dorong Bank NTT Jadi Mitra Tumbuhnya Wirausaha Muda dan Perempuan Rote Ndao
Perumda Rote Ndao Butuh Anggaran Rp10 Miliar Untuk Investasi Jangka Panjang, Dari Pengamanan Air Baku hingga Rencana Air Kemasan “Ita Oen”.
Di Balik Panjangnya Antrean BBM di SPBU Metina, Ada Persoalan Jam Layanan Hingga Validasi Nelayan
Bupati Rote Ndao Pantau Aktivitas Pasar Busalangga, Ekonomi Rakyat Jadi Perhatian
Dari Tambak Rote Menuju Pasar Jawa, Paulus Henuk Buka Jalur Logistik Garam
K-SIGN Mulai Ditopang Infrastruktur Energi, Paulus Henuk Dorong PLN dan Siapkan Jobber BBM
Bukan Sekadar Dibangun, K-SIGN Harus Dikawal: Paulus Henuk Perketat Pengawasan dari Jakarta

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 14:11 WITA

Gelar Sosialisasi Percepatan Sertipikasi Tanah bagi MBR, Kejar Target 3 Juta Bidang

Jumat, 18 September 2026 - 04:28 WITA

Dua Kampung Nelayan Segera Dibangun, Paulus Henuk Dorong Tujuh Lokasi Rote Ndao Terakomodir

Kamis, 17 September 2026 - 14:29 WITA

Paulus Henuk Dorong Penguatan Konektivitas Udara, Perpanjangan Runway Jadi Harapan Besar Rote Ndao

Kamis, 17 September 2026 - 13:16 WITA

Alberd Dano, S.Pd, Kepala SMAN 1 Lobalain Rutin Evaluasi RPM

Kamis, 17 September 2026 - 09:03 WITA

Bupati Paulus Henuk Dorong Rote Ndao Masuk Era Energi Bersih, Angin dan Surya Jadi Peluang Baru

Selasa, 15 September 2026 - 06:17 WITA

Latsar CPNS 2026 Dimulai, Paulus Henuk Dorong Calon ASN Rote Ndao Tumbuh dengan Integritas dan Semangat Melayani

Senin, 14 September 2026 - 12:58 WITA

Ketua OSIS Pimpin Upacara, SMA N 1 Lobalain Tanamkan Tiga Nilai Karakter

Minggu, 13 September 2026 - 18:39 WITA

Layanan Pengukuran Terjadwal Percepat Masyarakat Mendapatkan Peta Bidang Tanah

Berita Terbaru