Keluarga Besar Lenggu Serahkan Dokumen Lahan, Pengembangan K-SIGN Masuki Babak Baru

- Redaksi

Selasa, 16 Juni 2026 - 08:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Johanes Henuk Editor : Redaks
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

onlinentt.com-ROTE NDAO – Pengembangan kawasan K-SIGN di Kabupaten Rote Ndao kembali mencatat kemajuan penting. Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, SH, menerima secara langsung perwakilan keluarga besar Lenggu di Rumah Jabatan Bupati untuk menerima penyerahan dokumen lahan Tahap II yang berlokasi di Desa Lakamola, Kecamatan Rote Timur, Senin, (15/06/2026).

 

Penyerahan dokumen tersebut menjadi bagian dari tahapan strategis dalam proses pengadaan lahan yang akan mendukung pengembangan kawasan K-SIGN.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

 Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan semangat kolaborasi antara pemerintah daerah dengan masyarakat pemilik lahan.

 

Baca Juga :  Musyawarah Jadi Fondasi Utama Pemkab Rote Ndao dalam Mengawal Pembangunan K-SIGN

Bupati Paulus Henuk menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar Lenggu yang telah menunjukkan komitmen dan dukungan terhadap agenda pembangunan daerah.

 

Menurutnya, partisipasi masyarakat menjadi faktor penting dalam memastikan setiap program pembangunan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat Rote Ndao.

 

“Pemerintah daerah berkomitmen menjalankan seluruh proses sesuai ketentuan yang berlaku dengan mengedepankan prinsip transparansi, keadilan, dan kepastian hukum bagi semua pihak,” ujar Bupati.

 

Setelah penyerahan dokumen tersebut, tahapan berikutnya adalah proses penilaian lahan oleh Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) yang ditunjuk negara melalui instansi terkait.

Baca Juga :  Pemprov NTT Apresiasi Bayer Indonesia dan Mercy Corps Indonesia

 

Penilaian ini bertujuan untuk memperoleh nilai pasar yang wajar sebagai dasar penetapan harga lahan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

 

Keterlibatan lembaga penilai independen menjadi bagian penting dalam menjamin objektivitas proses pengadaan lahan. Dengan demikian, hak-hak masyarakat sebagai pemilik lahan tetap terlindungi, sekaligus memberikan kepastian bagi pemerintah dalam melaksanakan program pembangunan.

 

Pengembangan kawasan K-SIGN sendiri merupakan salah satu langkah strategis yang diharapkan mampu membuka peluang pertumbuhan ekonomi baru, meningkatkan konektivitas wilayah, serta mendorong pemanfaatan potensi daerah secara optimal.

 

Karena itu, setiap tahapan yang dilaksanakan selalu mengedepankan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik dan melibatkan masyarakat sebagai mitra pembangunan.

Baca Juga :  Perumda Rote Ndao Butuh Anggaran Rp10 Miliar Untuk Investasi Jangka Panjang, Dari Pengamanan Air Baku hingga Rencana Air Kemasan “Ita Oen”.

 

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao berharap proses penilaian dan tahapan selanjutnya dapat berjalan lancar sehingga pengembangan kawasan K-SIGN dapat segera direalisasikan.

 

Dukungan masyarakat yang terus mengalir menjadi modal berharga dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

 

Dengan penyerahan dokumen lahan Tahap II oleh keluarga besar Lenggu, pengembangan K-SIGN kini memasuki babak baru yang semakin memperkuat optimisme terhadap terwujudnya salah satu kawasan strategis yang akan menjadi kebanggaan Kabupaten Rote Ndao di masa mendatang.*

Berita Terkait

K-S-SIGN Rote Ndao Masuk Tahap Pengawalan Serius, Pemerintah Dorong Percepatan Proyek Garam Nasional
Wakil Project Manager PT. Nindya Karya Rote Ndao Imbau Tanggul Tambak Garam Jangan Dirusak, Persoalan Bisa Diselesaikan dengan Komunikasi
Tambak Garam Rote Ndao, Harapan Baru PAD, Tempat Tumbuh Sumber Ekonomi Baru dan Masa Depan Anak Daerah
K-SIGN Tahap II Disiapkan, Paulus Henuk Buka Ruang Dialog Bersama Warga Kawasan Tambak Garam
Bupati Paulus Henuk Turun ke Kawasan K-SIGN, Dorong Sinergi agar Sentra Garam Nasional Beri Dampak Nyata
Bupati Paulus Henuk Dorong Bank NTT Jadi Mitra Tumbuhnya Wirausaha Muda dan Perempuan Rote Ndao
Perumda Rote Ndao Butuh Anggaran Rp10 Miliar Untuk Investasi Jangka Panjang, Dari Pengamanan Air Baku hingga Rencana Air Kemasan “Ita Oen”.
Di Balik Panjangnya Antrean BBM di SPBU Metina, Ada Persoalan Jam Layanan Hingga Validasi Nelayan
Tag :
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 06:51 WITA

Dari Ruang Kelas ke Sirkuit, 17 Siswa SMAN 1 Lobalain Ambil Peran di Grasstrack Bupati Cup 2026

Rabu, 30 September 2026 - 05:01 WITA

Kepsek Joseph Liu Beberkan Sulit Bentuk Panitia Pembangunan, Akui Rekrut dari Para Guru

Selasa, 29 September 2026 - 07:59 WITA

Dari Jakarta Barat, Paulus Henuk Buka Jalan Investasi untuk Masa Depan Ekonomi Rote Ndao

Sabtu, 26 September 2026 - 19:42 WITA

Tepat di Momen HANTARU 2026, Implementasi PERINTIS 10 Hari Diperluas hingga ke 95 Kantah

Sabtu, 26 September 2026 - 19:37 WITA

Pesan Menteri Nusron di Peringatan0 HANTARU 2026: Transformasi, Melayani Lebih Pasti Jadi Cara Kerja Sehari-hari

Sabtu, 26 September 2026 - 07:46 WITA

PERKAJUSAMI SMA N 1 Lobalain: Dari Oemetina, 85 Penegak Ditempa Menjadi Pribadi Tangguh, Mandiri dan Siap Mengabdi

Rabu, 23 September 2026 - 20:18 WITA

Bupati Paulus Henuk Dorong Pendidikan Rote Ndao Bersiap Hadapi Era AI Tanpa Kehilangan Karakter

Rabu, 23 September 2026 - 15:04 WITA

RUU Pengaturan Reforma Agraria Disetujui Jadi Undang-Undang, Pemerintah Upayakan Sebesar-besarnya Kemakmuran Rakyat

Berita Terbaru