Gerakan Tanam Serempak di Moina-Keoen, Pemkab Rote Ndao Perkuat Langkah Menuju Swasembada Pangan Berkelanjutan

- Redaksi

Minggu, 19 Juli 2026 - 02:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Johanes Henuk Editor : Redaksi
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

onlinentt.com-Rote Ndao – Komitmen Pemerintah Kabupaten Rote Ndao dalam memperkuat sektor pertanian kembali ditunjukkan melalui pelaksanaan Gerakan Nasional Tanam Padi Serempak Periode Juli 2026 yang dipusatkan di kawasan persawahan Optimalisasi Lahan (Oplah) Moina-Keoen, Kecamatan Pantai Baru, Sabtu, (18/07/2026).

 

Kegiatan tersebut diinisiasi oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Rote Ndao sebagai bagian dari dukungan terhadap program nasional swasembada pangan serta percepatan peningkatan produksi padi di daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Rote Ndao, Nixon Molelanik Balukh, SP, M.Si,

bersama Kepala Bidang Tanaman Pangan,Jodian A. Suki, S.Sos, Kepala Bidang Hortikultura, Fungsional Perkebunan, para Ketua Tim Kerja, Camat Pantai Baru, Kepala Desa, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), serta kelompok-kelompok tani yang menjadi pelaku utama pembangunan pertanian.

Baca Juga :  Bupati Rote Ndao Serahkan LKPD Unaudited ke BPK RI Perwakilan Provinsi Nusa Tenggara Timur

 

Gerakan tanam serempak ini menjadi momentum penting untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan pertanian melalui program Optimalisasi Lahan (Oplah), sekaligus mendorong peningkatan Indeks Pertanaman (IP) dari satu kali menjadi dua hingga tiga kali musim tanam dalam setahun.

 

Dengan pola tanam yang lebih intensif, produktivitas lahan diharapkan meningkat sehingga mampu memberikan tambahan hasil panen dan memperkuat ketahanan pangan daerah.

 

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan pertanian tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan lahan, tetapi juga sinergi seluruh pihak, mulai dari pemerintah, penyuluh hingga para petani.

 

“Gerakan tanam serempak ini merupakan langkah nyata untuk mempercepat peningkatan produksi padi sekaligus mendukung target swasembada pangan nasional.

Baca Juga :  Jawab Kebutuhan Daerah, Sejumlah Perusahaan Ternama dan Beberapa Kementerian Rapat Kerja Strategis Bersama Bupati Rote Ndao; Hasilkan Lima Point Penting

 

Program Optimalisasi Lahan menjadi salah satu strategi agar lahan yang tersedia dapat dimanfaatkan secara maksimal dan berkelanjutan,” ujarnya.

 

Selain meningkatkan luas tanam, kegiatan ini juga diarahkan untuk memperkuat implementasi program Rote Ndao Bertani, yang menjadi salah satu fokus pembangunan daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis sektor pertanian.

 

Melalui pendampingan penyuluh pertanian, penggunaan benih unggul, penerapan teknologi budidaya yang tepat, serta pengelolaan irigasi yang baik, pemerintah optimistis produktivitas padi di kawasan Moina-Keoen akan terus meningkat.

 

Para petani yang mengikuti gerakan tanam serempak menyambut positif program tersebut. Mereka berharap dukungan pemerintah terus berlanjut, baik dalam penyediaan sarana produksi, pendampingan teknis maupun penguatan infrastruktur pertanian sehingga usaha tani menjadi lebih produktif dan menguntungkan.

Baca Juga :  Perum Bulog NTT Ketemu Bupati Rote Ndao Bahas Rencana Percepatan Penyaluran Cadangan Pangan 2026

 

Pemerintah Kabupaten Rote Ndao menilai, keberhasilan peningkatan Indeks Pertanaman hingga IP II dan IP III tidak hanya akan berdampak pada meningkatnya produksi gabah, tetapi juga membuka peluang peningkatan pendapatan petani, menjaga stabilitas pasokan pangan, serta memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat pedesaan.

 

Dengan semangat kolaborasi antara pemerintah, penyuluh dan petani, Gerakan Nasional Tanam Padi Serempak Juli 2026 di kawasan Oplah Moina-Keoen diharapkan menjadi salah satu penggerak utama terwujudnya Swasembada Pangan Berkelanjutan, sekaligus memperkokoh posisi Kabupaten Rote Ndao sebagai daerah yang terus mengembangkan sektor pertanian sebagai fondasi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.*

Berita Terkait

Festival Hus Ndeo Tasilo Teguhkan Jati Diri Rote Ndao, Budaya dan UMKM Menjadi Penggerak Pembangunan Daerah
Kolaborasi Bangun Ekonomi Pesisir, Bupati Paulus Henuk Sambut Investasi Tambak Garam di Pukuafu
471 PPPK Paruh Waktu Resmi Terima SK, Bupati Paulus Henuk Tegaskan Komitmen Penguatan Pelayanan Publik
Kunjungan Diplomatik Dorong Promosi Tenun Ikat Rote Ndao ke Kancah Internasional
Dubes RI untuk Australia Tinjau K-SIGN, Rote Ndao Kian Diperhitungkan sebagai Lumbung Garam Nasional
Sinergi Pemda dan Yayasan TLM Diperkuat, Hadirkan Program Pemberdayaan untuk Masyarakat Rote Ndao
Investor Energi Surya Tinjau Potensi Rote Ndao, Pemkab Dorong Pengembangan Energi Berkelanjutan Menulis
Bupati Paulus Henuk Perkuat Pengawasan Pembangunan K-SIGN Demi Dorong Sektor Perikanan Rote Ndao

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 05:15 WITA

Peredaran Rokok Ilegal di Rote Ndao Membludak, Masyarakat Minta Aparat Perketat Pengawasan

Rabu, 8 Juli 2026 - 07:39 WITA

Tasilo Disiapkan Menjadi Pusat Perayaan HUS Ndeo, Bupati Rote Ndao Pastikan Seluruh Persiapan Matang

Jumat, 19 Juni 2026 - 06:32 WITA

Bupati Paulus Henuk Tegaskan Sinergi Literasi, Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat untuk Kemajuan Rote Ndao

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:07 WITA

Calon Kades Bermain Politik Uang Dinilai Cacat Moral

Selasa, 9 Juni 2026 - 05:54 WITA

Rote Ndao Perkuat Ketahanan Keluarga dan Generasi Muda

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:16 WITA

Pamela Luisa Sinlae Raih Gelar Duta Generasi Muda Berbakat, Kepala Sekolah Berikan Penghargaan Khusus

Selasa, 2 Juni 2026 - 11:45 WITA

DPRD Rote Ndao Rampungkan Reses I Tahun 2026, Aspirasi Warga Jadi Masukan Penyusunan APBD

Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:01 WITA

Dampingi Menteri PU Tinjau Beberapa Titik Pembangunan Infrastruktur, Bupati Rote Ndao Sodorkan Sejumlah Proposal Usulan

Berita Terbaru