Pastikan Program Tepat Sasaran, Dinas Pertanian Rote Ndao Tinjau Sentra Cabai, Bawang Merah, dan Penangkaran Benih Sorgum di Tunganamo

- Redaksi

Minggu, 19 Juli 2026 - 01:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Johanes Henuk Editor : Redaksi
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

onlinentt.com-Rote Ndao – Pemerintah Kabupaten Rote Ndao melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan terus memperkuat pembinaan terhadap sektor pertanian guna meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani.

 

Salah satu langkah nyata dilakukan melalui kegiatan supervisi dan diskusi lapangan di kawasan hortikultura serta penangkaran benih sorgum di Desa Tunganamo, Kecamatan Pantai Baru, Sabtu, (18/07/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Rote Ndao, Nixon Molelanik Balukh, SP, M.Si, bersama Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Kepala Bidang Hortikultura, Jodian A. Suki, S.Sos.

 

Kehadiran tim teknis ini menjadi bagian dari upaya memastikan pelaksanaan program pembangunan pertanian berjalan sesuai target sekaligus memberikan pendampingan kepada kelompok tani di lapangan.

Baca Juga :  Pemuda Pemudi di Batas Paling Selatan NKRI Minta Dandim Lobi Panglima TNI Adakan Pembukaan KOMCAD

 

Dalam kunjungan tersebut, rombongan meninjau secara langsung kawasan budidaya cabai dan bawang merah yang menjadi salah satu sentra hortikultura di Kecamatan Pantai Baru.

 

Selain melihat perkembangan pertumbuhan tanaman, tim juga berdialog dengan para petani mengenai berbagai tantangan yang dihadapi, mulai dari teknik budidaya, pengendalian hama dan penyakit tanaman, hingga strategi peningkatan hasil panen.

 

Diskusi berlangsung secara interaktif, di mana petani menyampaikan berbagai pengalaman dan kebutuhan mereka.

 

Sementara itu, tim Dinas Pertanian memberikan berbagai masukan teknis agar produktivitas tanaman dapat terus meningkat dengan tetap menerapkan budidaya yang ramah lingkungan dan efisien.

Baca Juga :  Dandim 1604/Kupang Bekerjasama Komunitas Peduli NTT Bagikan Sembako Kepada Warga Kurang Mampu

 

Selain meninjau kawasan hortikultura, rombongan juga mengunjungi lokasi penangkaran benih sorgum.

 

Komoditas sorgum dinilai memiliki prospek yang sangat baik sebagai salah satu tanaman pangan alternatif yang mampu tumbuh pada kondisi lahan kering seperti yang banyak dijumpai di Kabupaten Rote Ndao.

 

Melalui penangkaran benih yang dikelola secara baik, diharapkan ketersediaan benih unggul sorgum dapat terus terjamin sehingga mampu mendukung perluasan areal tanam sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

 

Nixon Molelanik Balukh, SP, M.Si, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan dalam kesempatan itu menegaskan supervisi lapangan tidak hanya bertujuan melakukan monitoring, tetapi juga memastikan seluruh program pemerintah benar-benar memberikan manfaat bagi petani.

Baca Juga :  Ketua Pengadilan Tinggi Agama NTT Buka Rakor Kerja

 

Pendekatan yang dilakukan mengedepankan komunikasi dua arah agar setiap kendala dapat segera dicarikan solusi bersama.

 

Menurutnya, pengembangan komoditas hortikultura seperti cabai dan bawang merah serta penguatan penangkaran benih sorgum merupakan bagian dari strategi Pemerintah Kabupaten Rote Ndao dalam meningkatkan produksi pertanian, mengurangi ketergantungan pasokan dari luar daerah, sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat.

 

Melalui kegiatan supervisi dan diskusi lapangan ini, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Rote Ndao berharap sinergi antara pemerintah dan petani semakin kuat.

 

Dengan pendampingan yang berkelanjutan, sektor pertanian diharapkan mampu menjadi penggerak utama perekonomian masyarakat sekaligus mewujudkan pertanian Rote Ndao yang maju, mandiri, dan berdaya saing.*

Berita Terkait

Lindungi Hak Masyarakat, Kementerian ATR/BPN Selesaikan 3.018 Kasus Pertanahan
32 Tahun Mengabdi di Rote Ndao, Karolus Laga Masan Memilih Setelah Pensiun Menetap: “Tanah Ini Sudah Menjadi Negeri Ayah dan Ibu Kedua”
Bupati dan Wakil Bupati, ASN, DPRD dan Polisi Punya Jalur BBM, Wartawan Untuk Dapat Setetes Saja Sulit
Barcode BBM Diduga Dimanipulasi, Satu Mobil Bisa Isi Berulang Kali? Polisi dan Samsat Harus Bertindak!
Atas Perintah Siapa Pertamax Sanggaoen Dibatasi? Pengakuan Anggota Polisi Picu Tanda Tanya
Dari Lobalain Menatap IPDN, Kaleb Bessie Buktikan Perjuangan Anak Rote Ndao Tak Berhenti di Batas Pulau
Ke Mana BBM dari Antrean Panjang SPBU Sanggaoen? Warga Menunggu, Minyak Eceran Justru Menghilang, Di Mana Satgas BBM dan Tim Pemantau BBM?
Di Balik Jeruji, 21 Warga Binaan Lapas Ba’a Merajut Kembali Mimpi Lewat Pendidikan

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:19 WITA

Ada Dugaan Uang Pelicin di Meja Scan Barcode SPBU

Minggu, 18 Oktober 2026 - 12:08 WITA

Ke Mana BBM dari Antrean Panjang SPBU Sanggaoen? Warga Menunggu, Minyak Eceran Justru Menghilang

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:56 WITA

Bahasa Ibu di Ambang Punah, Pemerintah Perlu Ambil Sikap

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:21 WITA

Sertipikat Sekolah Rakyat Diserahkan, Pemkab Rote Ndao Pastikan Aset Pendidikan Berdiri di Atas Dasar Hukum

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:05 WITA

Sidang III Ditutup, Paulus Henuk Tegaskan Pemerintahan Harus Berujung pada Kepentingan Rakyat

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:30 WITA

MasNya ATR/BPN Diluncurkan, Masyarakat Bisa Tanya Soal Layanan Pertanahan Lewat Live TikTok

Selasa, 29 September 2026 - 06:27 WITA

Bupati Paulus Temui Menteri KKP: K-SIGN Harus Jalan, Jangan Korbankan Masa Depan Rote Ndao karena Kepentingan Politik

Sabtu, 26 September 2026 - 06:36 WITA

Dari Jakarta untuk Desa-Desa Rote Ndao, Paulus Henuk Pastikan Verifikasi Pemekaran Segera Bergulir

Berita Terbaru

Humaniora

Ada Dugaan Uang Pelicin di Meja Scan Barcode SPBU

Kamis, 22 Okt 2026 - 16:19 WITA