Revitalisasi Kelompok Tani Dipercepat, Dinas Pertanian Rote Ndao Perkuat Fondasi Pembangunan Pertanian dari Tingkat Lapangan

- Redaksi

Minggu, 19 Juli 2026 - 02:11 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Johanes Henuk Editor : Redaksi
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

onlinentt.com-Rote Ndao – Pemerintah Kabupaten Rote Ndao melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan terus memperkuat kelembagaan petani sebagai fondasi utama pembangunan sektor pertanian.

 

Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan supervisi dan diskusi lapang yang dipimpin langsung Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan bersama Kepala Bidang Tanaman Pangan, Kepala Bidang Hortikultura, Fungsional Perkebunan, serta Camat Pantai Baru di sejumlah kelompok tani di Kecamatan Pantai Baru, Sabtu, (18/072026)).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Kegiatan ini menjadi bagian dari percepatan Gerakan Revitalisasi Kelompok Tani, sebuah program yang diarahkan untuk meningkatkan kualitas kelembagaan petani melalui peningkatan kelas kelompok tani, pembenahan administrasi, serta penataan identitas kelompok dengan pemasangan papan nama sebagai bentuk legalitas dan penguatan organisasi di tingkat lapangan.

Baca Juga :  Sebelum Ajak Warga Hidup Sehat, Bupati Paulus Henuk Beri Teladan dari Diri Sendiri

 

Dalam supervisi tersebut, tim melakukan dialog langsung bersama para petani guna mendengarkan berbagai perkembangan usaha tani, kendala yang dihadapi, hingga menyusun langkah-langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas kelompok tani agar lebih mandiri, tertib administrasi, dan mampu menjadi mitra pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan daerah.

 

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Rote Ndao, Nixon Molelanik Balukh, SP, M.Si, mengungkapkan  kelompok tani bukan sekadar wadah berkumpulnya petani, tetapi merupakan ujung tombak pelaksanaan berbagai program pembangunan pertanian.

 

Oleh karena itu, kelembagaan kelompok harus terus diperkuat agar mampu mengakses berbagai program pemerintah, bantuan sarana produksi, pendampingan teknologi, hingga pengembangan usaha tani secara berkelanjutan.

,

Melalui gerakan revitalisasi ini, seluruh kelompok tani diharapkan segera melengkapi administrasi kelompok, mulai dari buku anggota, buku kegiatan, buku keuangan, hingga dokumen pendukung lainnya.

Baca Juga :  Saatnya Bupati Rote Ndao Tanam Dua Harapan: Pangan Berkualitas dan Generasi Berkarakter

 

Selain itu, setiap kelompok juga diminta memasang papan nama sebagai identitas resmi yang memudahkan proses pembinaan, pendataan, dan koordinasi di lapangan.

 

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan juga menginstruksikan seluruh Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) untuk melakukan pendampingan secara intensif terhadap kelompok tani sekaligus melaksanakan penilaian peningkatan kelas kelompok sesuai indikator yang telah ditetapkan.

 

Saat ini terdapat 1.007 kelompok tani yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Rote Ndao. Seluruh kelompok tersebut menjadi sasaran pembinaan berkelanjutan agar memiliki tata kelola organisasi yang baik, administrasi yang tertib, serta kemampuan manajerial yang semakin meningkat.

Baca Juga :  Romy Laapen Formulir Verifikasi Media Akan Diberikan Kepada ke Delapan Media Usai Pemeriksaan Legalitas

 

Menurut Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, peningkatan kelas kelompok tani merupakan indikator penting dalam memperkuat kelembagaan petani. Kelompok yang memiliki organisasi yang baik akan lebih siap menerima inovasi teknologi, memperluas akses permodalan, meningkatkan produktivitas usaha tani, hingga mendukung terciptanya ketahanan pangan yang berkelanjutan.

 

Melalui sinergi antara pemerintah daerah, penyuluh pertanian, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan seluruh kelompok tani, Gerakan Revitalisasi Kelompok Tani diharapkan mampu melahirkan kelembagaan petani yang lebih profesional, mandiri, dan berdaya saing.

 

Dengan penguatan kelembagaan yang terus dilakukan, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao optimistis sektor pertanian akan semakin berkembang, produktivitas petani meningkat, dan cita-cita mewujudkan ketahanan pangan yang tangguh di Bumi Nusa Lontar dapat tercapai secara berkelanjutan.*

Berita Terkait

Ada Dugaan Uang Pelicin di Meja Scan Barcode SPBU
Layanan ATR/BPN Dekat, Permudah Masyarakat Dapatkan Informasi Pertanahan
Suara Warisan Literasi Budaya: Merawat Tradisi, Menghidupkan Identitas Nusantara
Dugaan Penimbunan BBM Menguat, Satgas Diminta Turun Langsung Sisir Jalur Distribusi di Rote Ndao
NasDem Cup 2026 Tutup Kompetisi, Bupati Paulus Henuk Dorong Lahirnya Generasi Muda Berprestasi
Tak Hanya Prestasi Akademik, Paulus Henuk Dorong Sekolah di Rote Ndao Bangun Budaya Bersih dan Tata Kelola Berkualitas
Leo Kunak Nusak Ba’a Perkuat Gerakan Anti Narkoba, Tokoh Adat Turun Edukasi Masyarakat
Selamatkan Bahasa Ibu, Pemprov NTT dan Pemkab Rote Ndao Perlu Wajibkan ASN Berbahasa Daerah di Kantor

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:19 WITA

Ada Dugaan Uang Pelicin di Meja Scan Barcode SPBU

Minggu, 18 Oktober 2026 - 12:08 WITA

Ke Mana BBM dari Antrean Panjang SPBU Sanggaoen? Warga Menunggu, Minyak Eceran Justru Menghilang

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:56 WITA

Bahasa Ibu di Ambang Punah, Pemerintah Perlu Ambil Sikap

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:21 WITA

Sertipikat Sekolah Rakyat Diserahkan, Pemkab Rote Ndao Pastikan Aset Pendidikan Berdiri di Atas Dasar Hukum

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:05 WITA

Sidang III Ditutup, Paulus Henuk Tegaskan Pemerintahan Harus Berujung pada Kepentingan Rakyat

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:30 WITA

MasNya ATR/BPN Diluncurkan, Masyarakat Bisa Tanya Soal Layanan Pertanahan Lewat Live TikTok

Selasa, 29 September 2026 - 06:27 WITA

Bupati Paulus Temui Menteri KKP: K-SIGN Harus Jalan, Jangan Korbankan Masa Depan Rote Ndao karena Kepentingan Politik

Sabtu, 26 September 2026 - 06:36 WITA

Dari Jakarta untuk Desa-Desa Rote Ndao, Paulus Henuk Pastikan Verifikasi Pemekaran Segera Bergulir

Berita Terbaru

Humaniora

Ada Dugaan Uang Pelicin di Meja Scan Barcode SPBU

Kamis, 22 Okt 2026 - 16:19 WITA