onlinentt.com-Rote Ndao – Kehadiran Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, SH bersama perwakilan Kedutaan Besar Australia dan rombongan di Sentra Tenun Ikat Sebelah Kali, Kelurahan Namodale, menjadi momentum penting bagi penguatan sektor ekonomi kreatif dan pelestarian budaya lokal di Kabupaten Rote Ndao.
Kunjungan tersebut disambut hangat oleh para pengrajin tenun ikat yang selama ini setia menjaga dan meneruskan tradisi menenun sebagai warisan budaya leluhur.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam kesempatan itu, rombongan tidak hanya melihat secara langsung proses pembuatan kain tenun, tetapi juga membeli berbagai produk hasil karya para pengrajin sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, SH menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan perhatian terhadap perkembangan tenun ikat Rote Ndao.
Menurutnya, dukungan dari berbagai pihak, termasuk mitra internasional, menjadi motivasi bagi para pengrajin untuk terus berkarya dan meningkatkan kualitas produknya.
“Tenun ikat bukan sekadar produk kerajinan, tetapi merupakan identitas budaya yang sarat nilai sejarah, filosofi, dan kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun oleh para leluhur. Karena itu, pelestariannya harus menjadi tanggung jawab bersama,” ujarnya.
Para tamu yang hadir tampak antusias menyaksikan proses menenun yang masih menggunakan peralatan tradisional. Keunikan motif serta teknik pengerjaan yang membutuhkan ketelitian tinggi menjadi daya tarik tersendiri yang mencerminkan kekayaan budaya masyarakat Rote Ndao.
Kunjungan ini juga memberikan dampak positif bagi para mama-mama pengrajin yang memperoleh kesempatan memperkenalkan hasil karya mereka secara langsung kepada tamu dari luar daerah bahkan mancanegara.
Selain meningkatkan penjualan produk, kegiatan tersebut membuka peluang yang lebih luas bagi promosi tenun ikat Rote Ndao di pasar nasional maupun internasional.
Pemerintah Kabupaten Rote Ndao terus berkomitmen mendukung pengembangan industri kreatif berbasis budaya sebagai salah satu pilar pembangunan daerah.
Melalui berbagai program pembinaan, promosi, dan pemberdayaan masyarakat, diharapkan tenun ikat Rote Ndao semakin dikenal luas serta mampu meningkatkan kesejahteraan para pengrajin.
Dengan semangat menjaga warisan leluhur, seluruh elemen masyarakat diajak untuk terus mencintai, menggunakan, dan mempromosikan tenun ikat sebagai simbol kebanggaan daerah.
Pelestarian budaya tidak hanya menjaga identitas masyarakat Rote Ndao, tetapi juga menjadi investasi berharga bagi generasi mendatang.*

Ikuti Kami
Subscribe


















