Gambar istimewah
onlinentt.com-Rote Ndao-Pemuda-Pemudi di daerah perbatasan paling selatan Negara Kesatuan Republik Indonesia, (NKRI), meminta Komandan Distrik Militer, (Dandim), 1627 Rote Ndao untuk melobi Panglima TNI untuk melakukan pembukaan penerimaan Komponen Cadangan Angkatan Darat, (Komcad).
Pasalnya, mengingat Pulau Rote dan Ndao serta gugusan pulau kecil lainya merupakan wilayah perbatasan paling terselatan NKRI yang berbatasan langsung dengan Negara Australia dan Republik Democrat Timor Leste, (RDTL).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Seperti disampaikan oleh salah seorang pemuda asal Kelurahan Mokdale, yang enggan menyebut namanya kepada media ini, bahwa Rote Ndao sebagai daerah yang berbatasan langsung dengan dua negara, yaitu Australia dan RDTL maka perlu mendapat perhatian serius dari negara.
Sebab persoalan seperti Sipadan dan Ligitan telah menjadi perenungan panjang bagi seluruh masyarakat Indonesia. Oleh karena itu, perlu memperkokoh kedaulatan negara di daerah-daerah perbatasan, seperti Rote Ndao,” katanya.
Tapi sejauh ini, ditambahkan pemuda ini, setelah adanya Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2019, tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional (PSDN) untuk Pertahanan Negara adalah landasan hukum di Indonesia yang mengatur persiapan, penggunaan, dan pengorganisasian sumber daya nasional (manusia, alam, buatan) guna memperkuat sistem pertahanan negara, termasuk pembentukan Komponen Cadangan (Komcad), belum diadakan pembukaan penerimaannya di Kabupaten Rote Ndao,”bebernya.
Oleh karena itu menurut pemuda ini, berkaitan dengan rencana pendirian Komando Resor Militer, (Korem), di Kabupaten Rote Ndao, Komandan Distrik Militer, (Dandim) 1627 Rote Ndao dapat melobi Panglima TNI untuk mengadakan pembukaan penerimaan KOMCAD di Kabupaten terselatan Indonesia.
“Kalau buka Komcad, saya pasti orang pertama yang akan daftar sebab dari dulu saya sangat berkeinginan untuk masuk ABRI tapi karena orang tua saya miskin maka cita cita itu tak tersalurkan,” ungkap salah seorang pemuda di Nusaklain belum lama ini kepada awak media.
Menurut pemuda ini, menjadi anggota Komcad merupakan suatu keterpanggilan dan pengabdian terhadap bangsa dan negara yang patut diuplouse dan merupakan suatu kewajiban bagi seluruh pemuda-pemudi Rote Ndao untuk mendaftarkan diri. Oleh karena itu, Komandan Distrik Militer, (Dandim), diharapkan agar segera mengusulkan ke Panglima untuk melakukan pembukaan Komcad di Kabupaten Rote Ndao.
“Kami berharap pak Dandim dapat mendengar aspirasi agar dapat menindaklanjuti karena kami pemuda pemudi di Rote Ndao lagi menunggu pembukaan penerimaan Komcad, ” pintah dia.
Hal yang juga disampaikan warga Kecamatan Rote Barat Daya yang enggan menyebutkan namanya, bahwa dia sangat setuju dilakukan pembukaan Komcad di daerah perbatasan negara, seperti Kabupaten Rote Ndao sebab bila Negera dalam keadaan emergency tenaga komponen ini sangat membantu TNI AD.
“Kami sangat dukung pak Dandim bila melobi ke Panglima untuk segera melakukan pembukaan penerimaan Komcad di Rote Ndao,” ungkapnya.
Mengakhiri pernyataannya dia memberikan uplouse kepada Dandim 1627 Rote Ndao yang telah berperan penting bersama Polres Rote Ndao dalam menjaga kedaulatan Negara Indonesia di bumi sejuta lontar.
“Kami perlu memberikan penghormatan kepada pak Dandim dan Kepolisian karena telah berkontribusi besar terhadap keamanan negara di Rote Ndao yang sampai dengan hari ini damai dan tenang,” akhiri dia. *

Ikuti Kami
Subscribe


















