Gambar istimewah/ ilustrasi jalan rusak
onlinentt.com-Rote Ndao-Masyarakat Desa Batutua Kecamatan Rote Barat Daya Kabupaten Rote Ndao, merasa terpinggirkan oleh pembangunan selama dua tahun kepemimpinan Bupati, meminta perhatian khusus dan serius Bupati Rote Ndao saat ini, Paulus Henuk, SH.
“Dari Bupati Leonard Haning, Ibu Paulina Haning-Bullu hingga Bupati saat ini kami tidak pernah mendapat sentuhan perhatian pembangunan,” warga Desa Batutua yang tidak mau menuliskan namanya ini kepada awak media.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dikatakan warga ini, semua akses jalan di Desa Batutua, terutama akses jalan lingkar masuk bekas Kantor Camat Rote Barat Daya, (RBD), lapangan sepak bola, SD Inpres Batutua hingga Rumah Jabatan Camat RBD.
“Desa kami merupakan ibukota Kecamatan tapi selama ini tidak pernah mendapat perhatian, apalagi sejak
aktivitas Kantor Camat, Puskesmas dan Pasar dipindahkan oleh pemerintah daerah, (Pemda), ke Des Oehandi, ” pungkas dia.
Dilanjutkan sumber ini, sebagai bagian dari teritorial dalam wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur, (Prov-NTT), khususnya Kabupaten Rote Ndao, pihaknya merasa selama ini di anak tirikan.
“Bila kondisi desa kami disandingkan dengan wilayah desa lain di Prov-NTT atau Kabupaten Rote Ndao, desa kami sangat memperihatinkan,” sebutnya.
Kepala Desa Batutua, Maxi Narang, yang coba dikonfirmasi media terkait aspirasi warga desanya melalui panggilan nomor WhatsAppnya, (WA), Rabu, (08/04/2026), tidak dapat dihubungi.*

Ikuti Kami
Subscribe































