Bank NTT Tawarkan Skema Bunga Lebih Rendah Dibandingkan Pola Pembiayaan Yang Selama ini Diakses Calon PMI

- Redaksi

Kamis, 22 Januari 2026 - 22:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Johanes Henuk Editor : redaksi
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

onlinentt.com-Rote Ndao-Bank Nusa Tenggara Timur (Bank NTT), kini semakin mantap dalam pelayanannya. Hal itu dibuktikan dengan dimulainya pembenahan tata kelola Pekerja Migran Indonesia, (PMI), asal NTT.

 

Sebagai institusi kunci melalui skema pembiayaan baru yang lebih murah, terintegrasi dan berorientasi perlindungan ini, Bank NTT diposisikan sebagai tulang punggung sistem pembiayaan PMI yang aman dan berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Direktur Utama Bank NTT, Charlie Paulus, mengungkapkan skema kredit yang disiapkan menawarkan bunga lebih rendah dibandingkan pola pembiayaan yang selama ini diakses calon PMI. Selain itu, mekanisme pengembalian kredit pun dirancang tidak memberatkan keluarga di daerah asal.

 

“Pengembalian dilakukan melalui pemotongan gaji secara proporsional setelah PMI bekerja. Dengan begitu, keluarga di kampung tidak terbebani cicilan,” terangnya.

Baca Juga :  Terima Mapala UCB, Gubernur Minta Jadi Ibu Bagi Pohon Yang Ditanam Sampai Bisa Tumbuh Mandiri

 

Tak berhenti pada tahap pra-keberangkatan, Bank NTT juga memperluas perannya hingga fase pasca-penempatan. Salah satu langkah strategis yang tengah dijajaki adalah kerja sama dengan perbankan internasional, termasuk bank di Jepang agar remitansi gaji PMI dapat langsung masuk ke rekening Bank NTT.

 

“Dengan remitansi langsung ke NTT, hasil kerja PMI bisa dimanfaatkan secara produktif  untuk pendidikan anak, pengembangan usaha, dan peningkatan kesejahteraan keluarga,” ujar Charlie.

 

Dalam aspek tata kelola, Bank NTT menegaskan sikap selektif. Pembiayaan hanya diberikan kepada lembaga pelatihan dan penyalur PMI yang patuh terhadap seluruh ketentuan hukum.

 

“Kami tidak kompromi. Bank NTT hanya membiayai lembaga yang legal, kredibel, dan bertanggung jawab,” tegasnya.

Baca Juga :  Bupati Rote Ndao Minta Sekda Buat Group WhatsApp

 

Sejalan dengan itu, Gubernur NTT Melki Laka Lena mengumumkan kebijakan satu pintu keberangkatan PMI melalui Kota Kupang. Seluruh PMI asal NTT wajib diberangkatkan dari Kupang guna memastikan legalitas, pengawasan, dan perlindungan yang lebih ketat.

 

“Kebijakan satu pintu ini tidak bisa dilepaskan dari peran Bank NTT. Pembiayaan, pengawasan, hingga keberangkatan akan terintegrasi dalam satu sistem,” papar Melki.

 

Ia menambahkan, kebijakan tersebut diharapkan menjadi pengungkit penguatan ekosistem ekonomi daerah. Dampaknya mencakup peluang pembukaan rute penerbangan internasional dari Bandara El Tari Kupang, peningkatan layanan keimigrasian, hingga pertumbuhan sektor jasa pendukung.

 

Dari sisi pelaksana, Direktur Utama PT AP Bali Konsultan Bisnis, Dominika Aloysia Trom Trombine, menilai keterlibatan Bank NTT memberi kepastian jangka panjang bagi program pelatihan dan penempatan PMI melalui LPK Musubu, khususnya di sektor kesehatan dengan tujuan utama Jepang.

Baca Juga :  Pemerintah dan DPRD Kota Kupang Resmi Tetapkan APBD 2021

“Dengan dukungan penuh Bank NTT, proses pelatihan dan penempatan menjadi lebih cepat, transparan, dan terjangkau. Ini meningkatkan kepercayaan peserta dan orang tua,” ujarnya.

 

Gubernur Melki menutup kegiatan tersebut dengan menegaskan bahwa kolaborasi ini menandai babak baru pengelolaan PMI NTT – lebih tertata, terintegrasi, dan berpihak pada perlindungan pekerja.

 

“Bank NTT kini berdiri di garis depan perlindungan PMI NTT. Ini langkah besar untuk memastikan mereka berangkat legal, bekerja bermartabat, dan pulang membawa manfaat nyata bagi daerah,” pungkasnya. *

Berita Terkait

Penandatanganan KUA-PPAS 2027, Bupati Paulus Henuk Tegaskan Komitmen Anggaran Berorientasi pada Kesejahteraan Rakyat
Bupati Paulus Henuk Dukung Gerakan Pemuda Gereja, Dorong Generasi Rote Ndao Menjadi Motor Perubahan Daerah
Dari Lumbung Petani ke Gudang Bulog: Paulus Henuk Pastikan Hasil Panen Rakyat Menjadi Pilar Ketahanan Pangan Rote Ndao
Di Balik Senyum Anak-Anak, Ada Kenangan Masa Kecil Seorang Bupati Paulus Henuk
Rote Ndao Bersinergi Sambut HUT Persekutuan Doa Sinode GMIT 2026, Pemda Tegaskan Dukungan Penuh Bagi Iman dan Ekonomi Umat
MPLS 2026 Rote Ndao Dimulai, Bupati Paulus Henuk Tegaskan Sekolah Harus Menjadi Ruang Tumbuh Generasi Berkarakter
Dari Pulau Terselatan, Keluarga Kuat Menjadi Awal Masa Depan Rote Ndao
Adrianus Pandie, Sosok Peduli yang Memilih Berbuat dalam Diam

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 07:24 WITA

Penandatanganan KUA-PPAS 2027, Bupati Paulus Henuk Tegaskan Komitmen Anggaran Berorientasi pada Kesejahteraan Rakyat

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:40 WITA

Dari Lumbung Petani ke Gudang Bulog: Paulus Henuk Pastikan Hasil Panen Rakyat Menjadi Pilar Ketahanan Pangan Rote Ndao

Sabtu, 11 Juli 2026 - 12:10 WITA

Di Balik Senyum Anak-Anak, Ada Kenangan Masa Kecil Seorang Bupati Paulus Henuk

Kamis, 9 Juli 2026 - 00:51 WITA

Rote Ndao Bersinergi Sambut HUT Persekutuan Doa Sinode GMIT 2026, Pemda Tegaskan Dukungan Penuh Bagi Iman dan Ekonomi Umat

Rabu, 8 Juli 2026 - 14:25 WITA

MPLS 2026 Rote Ndao Dimulai, Bupati Paulus Henuk Tegaskan Sekolah Harus Menjadi Ruang Tumbuh Generasi Berkarakter

Senin, 29 Juni 2026 - 19:25 WITA

Dari Pulau Terselatan, Keluarga Kuat Menjadi Awal Masa Depan Rote Ndao

Jumat, 5 Juni 2026 - 11:35 WITA

Adrianus Pandie, Sosok Peduli yang Memilih Berbuat dalam Diam

Selasa, 2 Juni 2026 - 05:20 WITA

Pancasila Bukan Sekadar Dasar Negara atau Dokumen Historis

Berita Terbaru