Sesuai rencana, jelas Cosmas Heng¸ pekerjaan hotmix akan dikerjakan di bulan April 2021 dimasa akhir kontrak proyek. Sedangkan urukan pilihan atau urpil akan diturunkan secepatnya. “Hotmix rencana diakhir kontrak april, urpil minggu ini sudah mulai stok materialnya¸” tandasnya.
Menurut Kosmas Heng¸ persoalan keterlambatan pengerjaan proyek dan ketidakmajuan progres proyek tersebut karena terkendala cuaca hujan di lokasi proyek. “Kendala curah hujan yg tinggi, wktu (waktu) kontrak awal msh (masih) tunggu tim dr (dari) smi (SMI/Sarana Multi Infrastruktur) turun MC 0… waktu sisa kami efektifkan untuk kejar fisik yg tertinggal,” jelasnya.
Terkait keterbatasan/ketiadaan sarana alat kerja pendukung seperti tom crusher dan Aspal Mixing Plan (AMP)¸ Kosmas Heng mengungkapkan bahwa stone crushernya sudah ada yakni di Kabupaten Nagekeo. Sementara AMP masih dalam proses pengiriman dari Surabaya ke lokasi proyek. “Tersedia Cruser (stone crusher/alat pemecah batu) saya sudah ada di Nagekeo dari 2009 Pak. AMP dalam proses pengiriman dan Februari 2021 pemasangannya¸” katanya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Ikuti Kami
Subscribe































