Berdasarkan pantauan tim investigasi media ini¸ badan Jalan Provinsi, ruas Pota-Waekelambu masih berupa tanah. Di bagian kiri dan kanan jalan tersebut, membentang areal persawahan milik warga.
Seperti disaksi tim media ini, hampir disepanjang jalan sekitar 4 km tersebut berlubang, bahkan menyerupai kubangan. Para pengendara; baik kendaraan roda dua maupun roda empat yang melintasi ruas jalan tersebut harus berhati-hati badan jalan yang licin. Di beberapa titik ada aliran air di badan jalan yang berasal dari areal persawahan.
Di lokasi proyek, mulai dari kampung Buntal (4 pohon tempat wisata WNA Prancis, red) hingga kampung Kembo, tidak ada tanda-tanda aktivitas pekerjaan proyek. Base Camp tampak sepi dan lengang, tak ada aktivitas apapun. Pintu Base Camp tampak tertutup rapat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Di sekitar lokasi proyek, tampak ada 2 (dua) unit excavator (merk Hyundai). Satu (satu) unit excavator terparkir di base camp (di samping jembatan Buntal¸ red). Sedangkan excavator lainnya tampak berada di depan SDI Kembo, Desa Golo Lijun yang digunakan untuk membelah bukit dan mengambil batu untuk digunakan sebagai pasangan saluran.

Ikuti Kami
Subscribe































