“Ketidakjujuran dan ketidakterbukaan dipernyatakan managemen bank semenjak tanggal 25 November 2019. Pengisian huruf dan angka dalam slip pengiriman uang/transfer dan formulir surat utang tidak pernah dikonfirmasi ke nasabah Rebeca,” tuding Gariel. .
Ketidakjujuran dan ketidakterbukaan itupun berlanjut hingga tanggal 30 Desember 2019. Dimana Rudianto Branch Managernya, tidak tampil terbuka dan jujur menjelaskan keberadaan uang 3 miliar nasabah Rebeca Adu Tadak yang sudah berpindah alamat ke rekening PT. Mahkota Properti Indo Permata Jakarta.
“Seturut informasi yang saya didapat dari Keluarga Korban sebut saja Trinotji Damayanti Isliko Adu, pada tanggal 5 Maret 2020, Rudianto, Branch Manager PT. Bank Bukopin Cabang Kupang, baru mengaku sebagai pimpinan cabang, tatkala dikejar dengan pertanyaan siapakah anda yang kala itu berdiri diantara pegawai bank bernama, Doni, Angel dan salah satu pegawai yang diketahui sebagai pimpinannya Angel, teler bank tersebut, yang dilokalisir di salah satu ruangan kantor setempat, membuktikan ada sesuatu yang besar yang sepatutnya dibongkar secara terang benderang”, papar Gabriel.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Halaman : 1 2 3 4 5 Selanjutnya

Ikuti Kami
Subscribe































