Bupati Rote Ndao Bertemu Pimpinan PSPK, Bahas Penguatan Literasi-Numerasi dan Pembentukan LDB Untuk Daerah 3T

- Redaksi

Senin, 25 Mei 2026 - 09:28 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Johanes Henuk Editor : Redaksi
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

onlinentt.com-Rote Ndao-Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk SH, melakukan pertemuan dengan Direktur Eksekutif Pusat Studi Pendidikan dan Kebudayaan (PSPK), Nisa Felicia Faridz, beserta Manager Program Guru Merdeka Belajar, Indie Karina Natania, Jumat, (15/05/2026).

 

Pertemuan yang bertempat di Ruang Rapat Utama Kantor Bupati ini fokus membahas langkah-langkah penguatan literasi dan numerasi melalui rencana pembentukan Lingkar Daerah Belajar (LDB), serta kolaborasi pendidikan berbasis komunitas untuk daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T) di wilayah Kabupaten Rote Ndao.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Paulus Henuk menyampaikan bahwa peningkatan kualitas pendidikan merupakan salah satu prioritas utama pemerintah daerahnya, terutama di daerah-daerah yang memiliki tantangan geografis dan aksesibilitas terbatas.

Baca Juga :  Peduli Kunjungan Gubernur,  Seorang Anggota Kepolisian Sektor Rote Barat Sapu Jalan Raya

“Kabupaten Rote Ndao sebagai daerah 3T memang menghadapi berbagai tantangan dalam penyelenggaraan pendidikan. Oleh karena itu, langkah konkrit seperti pembentukan Lingkar Daerah Belajar sangat penting untuk menggerakkan komunitas lokal dalam mendukung proses pembelajaran, khususnya dalam meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi pada siswa,” ujar Bupati Paulus Henuk.

Sementara itu, Direktur Eksekutif PSPK, Nisa Felicia Faridz, menjelaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah dan lembaga pendidikan seperti PSPK serta program Guru Merdeka Belajar diharapkan dapat menciptakan model pembelajaran yang sesuai dengan kondisi lokal.

Baca Juga :  110 Desa Belum Pertanggung Jawabkan Dana Desa ?

“Kami siap mendukung upaya pemerintah Kabupaten Rote Ndao dengan memberikan pendampingan dan sumber daya yang dibutuhkan. Konsep pendidikan berbasis komunitas akan melibatkan berbagai pihak seperti guru, orang tua siswa, tokoh masyarakat, dan elemen lokal lainnya untuk bersama-sama membangun ekosistem pendidikan yang kuat,” jelas Nisa Felicia Faridz.

Indie Karina Natania, Manager Program Guru Merdeka Belajar, menambahkan bahwa program tersebut akan memberikan pelatihan dan pendampingan bagi guru-guru di Rote Ndao untuk mengembangkan metode pembelajaran yang lebih kreatif dan efektif dalam meningkatkan literasi dan numerasi.

Baca Juga :  Puskesmas Penkase-Oeleta Bakal Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid 19

“Melalui Lingkar Daerah Belajar, kita akan membentuk kelompok belajar yang tidak hanya melibatkan siswa dan guru, tetapi juga masyarakat sekitar agar pendidikan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari di daerah ini,” ungkap Indie Karina Natania.

Dalam pertemuan ini juga disepakati akan segera dilakukan kajian awal untuk menentukan lokasi pembentukan LDB pertama di Kabupaten Rote Ndao, serta menyusun rancangan kerja sama yang rinci antara pemerintah daerah, PSPK, dan program Guru Merdeka Belajar. Rencana ini diharapkan dapat segera diimplementasikan pada semester awal tahun pendidikan mendatang.*

Berita Terkait

Wujudkan Transparansi, Kantah Rote Ndao Dorong Masyarakat Urus Sertipikat Tanah Lewat Jalur Resmi
Sikapi Instruksi Kementerian Pendidikan, SKB Rote Ndao Sosialisasi Kekerasan dan Perundungan
Krisis Tenaga Medis di Puskesmas Ndao, Komisi II DPRD Rote Ndao Rekomendasikan Kenaikan Insentif dan Pengembalian Personel
Gerbang DPRD Rote Ndao “Digembok” Untuk Hindari Pengalihan Lokus Demo
Bupati Rote Ndao, Forkopimda dan Gubernur NTT Hadiri Pertemuan Dengan Tim Kementerian Kelautan dan Perikanan RI
Tindaklanjuti Prediksi Kekeringan Extrim Tahun 2026 dan Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan, Bupati Henuk Rapat Koordinasi Dengan Menteri Pertanian
Budaya Ratapan Orang Rote Ti Dalam Makna Ratapan Orang Israel
Massa Pendemo Serobot Kantor DPRD Rote Ndao, Gebrak Pintu Ruang Sidang Komisi I dan II
Tag :
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 09:28 WITA

Bupati Rote Ndao Bertemu Pimpinan PSPK, Bahas Penguatan Literasi-Numerasi dan Pembentukan LDB Untuk Daerah 3T

Rabu, 13 Mei 2026 - 23:14 WITA

Sikapi Instruksi Kementerian Pendidikan, SKB Rote Ndao Sosialisasi Kekerasan dan Perundungan

Rabu, 6 Mei 2026 - 13:42 WITA

Krisis Tenaga Medis di Puskesmas Ndao, Komisi II DPRD Rote Ndao Rekomendasikan Kenaikan Insentif dan Pengembalian Personel

Senin, 4 Mei 2026 - 11:17 WITA

Gerbang DPRD Rote Ndao “Digembok” Untuk Hindari Pengalihan Lokus Demo

Sabtu, 25 April 2026 - 13:55 WITA

Bupati Rote Ndao, Forkopimda dan Gubernur NTT Hadiri Pertemuan Dengan Tim Kementerian Kelautan dan Perikanan RI

Kamis, 23 April 2026 - 08:54 WITA

Tindaklanjuti Prediksi Kekeringan Extrim Tahun 2026 dan Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan, Bupati Henuk Rapat Koordinasi Dengan Menteri Pertanian

Rabu, 22 April 2026 - 19:12 WITA

Budaya Ratapan Orang Rote Ti Dalam Makna Ratapan Orang Israel

Selasa, 14 April 2026 - 00:04 WITA

Massa Pendemo Serobot Kantor DPRD Rote Ndao, Gebrak Pintu Ruang Sidang Komisi I dan II

Berita Terbaru