Budaya Ratapan Orang Rote Ti Dalam Makna Ratapan Orang Israel

- Redaksi

Rabu, 22 April 2026 - 19:12 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Johanes Henuk Editor : Redaksi
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto istimewah 

onlinentt.com-Rote Ndao,-Ratapan meruapakan luapan suasana perasaan dalam keadaan suka cita dan duka cita, misalnya; berupa kata-kata yang diiringi tangisan atau air mata.

 

Sementara, dahulu, dalam budaya orang Rote Ti menyebutnya, “Na Lu Luu”. Makna harafiah kata, “na lu luu”, dapat diartikan, “ungkapan hati/perasan yang mendalam terhadap seseorang yang dianggap terlalu dekat secara emosional atau tersayang “.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Tradisi ini dapat dilihat dan ditemui ketika ada kematian dalam kalangan masyarakat adat Rote Ti.

Baca Juga :  Esok Pagi, Keluarga dan Kerabat Akan Mengantar Berkat Ngulu ke Tempat Peristirahatan Terakhir

 

“Na Luu Luu”, sampai saat sudah jarang ditemui dalam setiap kematian di Pulau Rote, tetapi biasanya yang mengambil bagian atau melakukannya adalah orang tua, saudara kandung/dekat atau kerabat yang meninggal dunia. Serta waktu yang biasa dilakukan pun ketika yang bersangkutan baru meninggal atau setiap malam sebelum penguburan.

 

Pada saat penguburan, bagi yang dinilai melakukan “na lu luu” akan mendapatkan atau diberi ukuran daging yang besar. Sehingga bagi yang berkeinginan mendapatkan ukuran daging seperti itu menurut ceritera tetua di ex Nusak Ti, bahwa biasanya disiapkan bawang.

Baca Juga :  Bupati Paulus Henuk Hadiri Pelantikan Dewan Komisaris dan Direksi PT. Flobamor serta PT Kawasan Industri Bolok masa bhakti 2026–2030

 

Bawang itu akan digosokan ke mata agar  mengeluarkan air mata dalam jumlah banyak karena dengan demikian akan menjadi ukuran saat pembagian daging, (ndu mba), setelah penguburan yang meninggal dunia.

 

 Hal yang lain juga diuraikan dalam Perjanjian Lama yang diyakini ditulis oleh Nabi Yeremia untuk meratapi kehancuran Yerusalem.

Baca Juga :  Di Balik Kesibukan Membangun Rote Ndao, Bupati Paulus Henuk Persembahkan Doa Terindah untuk Sekda Jonas Selly di Hari Ulang Tahunnya yang ke-60

Ratapan Yermia tersebut sebagai cara untuk memproses kesedihan dan membawa duka kepada Tuhan, bukan sekedar frustrasi.

 

Begitu pula dengan tembok ratapan dianggap sebagai tempat suci di Yerusalem, sisa tembok penahan Bait Suci kedua yang dihancurkan Romawi tahun 70 M, di mana umat Yahudi berdoa, meratap, dan menyelipkan kertas doa.

 

Hal yang sama dalam Mazmur, dua pertiga dari kitab ini dianggap sebagai ratapan atau doa permohonan kepada Allah di masa kesesakan. *

 

Berita Terkait

Tujuh Ranperda Masuki Tahap Pemantapan, DPRD dan Pemkab Rote Ndao Bidik Penetapan pada Sidang IV 2026
Ada Dugaan Uang Pelicin di Meja Scan Barcode SPBU
Layanan ATR/BPN Dekat, Permudah Masyarakat Dapatkan Informasi Pertanahan
Suara Warisan Literasi Budaya: Merawat Tradisi, Menghidupkan Identitas Nusantara
Dugaan Penimbunan BBM Menguat, Satgas Diminta Turun Langsung Sisir Jalur Distribusi di Rote Ndao
NasDem Cup 2026 Tutup Kompetisi, Bupati Paulus Henuk Dorong Lahirnya Generasi Muda Berprestasi
Tak Hanya Prestasi Akademik, Paulus Henuk Dorong Sekolah di Rote Ndao Bangun Budaya Bersih dan Tata Kelola Berkualitas
Leo Kunak Nusak Ba’a Perkuat Gerakan Anti Narkoba, Tokoh Adat Turun Edukasi Masyarakat
Tag :
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Foto istimewah

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:34 WITA

Urus Peralihan Hak Sendiri, Pengurusan Sertipikat Tidak Seribet yang Dibayangkan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:11 WITA

Terapkan Manajemen Risiko dengan Pendekatan GRC, Wamen ATR/Waka BPN Harapkan Pengendalian Risiko Berbasis Data

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:00 WITA

Lindungi Hak Masyarakat, Kementerian ATR/BPN Selesaikan 3.018 Kasus Pertanahan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:21 WITA

Bupati dan Wakil Bupati, ASN, DPRD dan Polisi Punya Jalur BBM, Wartawan Untuk Dapat Setetes Saja Sulit

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:14 WITA

Barcode BBM Diduga Dimanipulasi, Satu Mobil Bisa Isi Berulang Kali? Polisi dan Samsat Harus Bertindak!

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:25 WITA

Atas Perintah Siapa Pertamax Sanggaoen Dibatasi? Pengakuan Anggota Polisi Picu Tanda Tanya

Senin, 19 Oktober 2026 - 01:26 WITA

Dari Lobalain Menatap IPDN, Kaleb Bessie Buktikan Perjuangan Anak Rote Ndao Tak Berhenti di Batas Pulau

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:49 WITA

Ke Mana BBM dari Antrean Panjang SPBU Sanggaoen? Warga Menunggu, Minyak Eceran Justru Menghilang, Di Mana Satgas BBM dan Tim Pemantau BBM?

Berita Terbaru

Humaniora

Ada Dugaan Uang Pelicin di Meja Scan Barcode SPBU

Kamis, 22 Okt 2026 - 16:19 WITA